HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Pembelajaran Tematik terhadap Prestasi Belajar Ditinjau dari Motivasi Belajar

Judul Skripsi : Pengaruh Pembelajaran Tematik terhadap Prestasi Belajar Ditinjau dari Motivasi Belajar Asuhan Kebidanan Ibu Satu (Pada Mahasiswa Kebidanan Universitas Muhammadiyah Surabaya Tahun 2010)

 

A. Latar Belakang

Sekolah sebagai lembaga formal yang melaksanakan pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan Bertaqwa kepada tuhan Yang Maha Esa, bekerja keras, berbudi pekerti luhur, berdisiplin, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, terampil, serta sehat jasmani dan rohani. Tidak dapat di pungkiri bahwa yang turut menentukan sikap, mental , perilaku, kepribadian dan kecerdasan mahasiswa adalah pendidikan, pengalaman dan latihan – latihan yang di berikan dan dialami serta pengalaman yang di lalui sejak kecil. Suatu kegiatan pembelajaran akan sangat bermakna bagi mahasiswa apabila kegiatan pembelajaran tersebut mengutamakan interaksi dan komunikasi yang baik antara dosen dan mahasiswa (Saiful S, 2009:1)

Artinya kegiatan pembelajaran yang di lakukan merupakan tempat bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sehingga tujuan pendidikan yang akan di capai dapat terlaksana. Seperti yang di paparkan Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidik haruslah Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madyo mbangun karsa, Tut Wuri Handayani. Ing Ngarsa Sung Tuladha artinya, bahwa pendidik haruslah menjadi contoh yang baik bagi peserta didiknya. Baik contoh secara pribadi maupun social, jelas terlihat bahwa pendidik haruslah mempunyai integritas yang tinggi. Ing Madyo Mbangun karso artinya, pendidik di posisikan sebagai motivator. Dimana setiap gerak yang di lakukan haruslah mampu menumbuhkan keinginan, peningkatan motivasi peserta didik untuk mengenal dan memahami lebih jauh tentang sesuatu hal yang baru dan baik. Tut Wuri Handayani artinya, pendidik merupakan sosok yang mempunyai kepribadian yang kuat, mampu menyumbangkan hal yang positif bagi dunia pendidikan. Tidak hanya memberikan pengawasan, tetapi harus memantau perjalanan akademik dan psikis mahasiswa (Mulyono A, 2003:121)

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat di ambil rumusan masalahnya adalah: Adakah pengaruh pembelajaran tematik terhadap prestasi belajar di tinjau dari motivasi belajar Asuhan Kebidanan ibu satu pada Mahasiswa Kebidanan Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2010?

 

C. Kajian Teori

Pembelajaran Tematik

Pembelajaran Tematik merupakan pembelajaran bermakna bagi mahasiswa. Pembelajaran tematik lebih menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu. Oleh karena itu, dosen harus merancang pengalaman belajar yang akan mempengaruhi kebermaknaan belajar mahasiswa. Pengalaman belajar menunjukkan kaitan unsur-unsur konseptual yang menjadikan proses pembelajaran lebih efektif. Kaitan konseptual antar mata pelajaran yang dipelajari akan membentuk skema, sehingga mahasiswa memperoleh keutuhan dan kebulatan pengetahuan, selain itu, dengan penerapan pembelajaran tematik akan sangat membantu mahasiswa, hal ini dilihat dari tahap perkembangan mahasiswa yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan.

Prestasi Belajar

Prestasi belajar adalah: “Kesempurnaan yang dicapai seseorang dalam berfikir, merasa dan berbuat. Prestasi belajar dikatakan sempurna apabila memenuhi tiga aspek yakni: kognitif, affektif dan psikomotor, sebaliknya dikatakan prestasi kurang memuaskan jika seseorang belum mampu memenuhi target dalam ketiga criteria tersebut.” Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat dijelaskan bahwa prestasi belajar merupakan tingkat kemanusiaan yang dimiliki mahasiswa dalam menerima, menolak dan menilai informasi-informasi yang diperoleh dalam proses belajar mengajar. Prestasi belajar seseorang sesuai dengan tingkat keberhasilan sesuatu dalam mempelajari materi pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau raport setiap bidang studi setelah mengalami prosesbelajarmengajar. Prestasi belajar siswa dapat diketahui setelah diadakan evaluasi. Hasil dari evaluasi dapat memperlihatkan tentang tinggi atau rendahnya prestasi belajar mahasiswa.

Motivasi Belajar

Motivasi adalah proses yang member semangat, arah dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah dan bertahan lama (Santrock, 2009: 510). Motivasi adalah kekuatan mental yang menjadi penggerak belajar. Kekuatan penggerak itu berasal dari berbagai sumber . (Dimyati dkk, 2009:80). Siswa belajar karena di dorong oleh kekuatan mentalnya. Kekuatan mental itu berupa keinginan, perhatian, kemauan atau cita-cita. Kekuatan mental itu dapat tergolong rendah atau tinggi. Ada ahli pendidikan yang menyebut kekuatan mental yang mendorong terjadinya belajar tersebut sebagai motivasi belajar. Motivasi di pandang sebagai dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan perilaku manusia termasuk perilaku belajar. Dan motivasi terkandung adanya keinginan yang mengaktifkan, menggerakkan, menyalurkan dan mengarahkan sikap dan perilaku individu belajar.

Asuhan Kebidanan Ibu Satu

Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibi hamil normal dengan bantuan, didasari kosep-konsep, sikap dan ketrampilan serta hasil evidence based dalam praktik antenatal yang menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan pokokpokok bahasan konsep terjadinya kehamilan, adaptasi fisiologi dan psikologi ibu hamil, asuhan ibu hamil pada kunjungan awal dan ulang, deteksi terhadap komplikasi ibu dan janin serta pendokumentasiannya.

 

D. Metodelogi Penelitian

Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen. Penelitian di lakukan bulan Februari sampai dengan Juli 2010.

Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Mahasiswa Kebidanan semester 2A sebagai perlakuan dan kelas 2B sebagai control. Karena populasinya kecil, maka tidak di lakukan sampling.

Tehnik pengumpulan data menggunakan angket motivasi dan tes prestasi belajar. Tehnik Analisis data menggunakan Analisis varians dua Jalur.

 

E. Simpulan

1. Terdapat perbedaan pengaruh model pembelajarn terhadap prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Satu. Model pembelajaran tematik lebih efektif di gunakan daripada model pembelajaran non tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tematik memperoleh rata-rata prestasi yang lebih baik (mean = 68,3) di bandingkan dengan pencapaian prestasi belajar dengan menggunakan model pembelajaran non tematik (mean = 50,59).

2. Terdapat perbedaan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Satu. Berdasarkan hasil analisis data terlihat bahwa motivasi tinggi memperoleh rata-rata prestasi belajar yang lebih baik (mean = 65.92) di bandingkan dengan pencapaian prestasi belajar dengan motivasi rendah (mean = 52.98).

3. Terdapat interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajas Asuhan Kebidanan Ibu Satu. Adanya pengaruh dari interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Satu menunjukkan bahwa dengan mengelompokkan siswa yang mempunyai mitivasi tinggi dan yang mempunyai motivasi rendah dapat mempengaruhi keefektifan model pembelajaran yaitu dengan model pembelajaran tematik dan non tematik dalam mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa.

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Alamat IDTesis Surabaya

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)