HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Metode Diskusi dlm Pembelajaran IPS Sejarah dan Minat Membaca Buku-Buku Sejarah

Judul Skripsi : Pengaruh Metode Diskusi dalam Pembelajaran IPS Sejarah dan Minat Membaca Buku-Buku Sejarah terhadap Semangat Kebangsaan Siswa Kelas V SD Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus

 

A. Latar Belakang

Pada kenyataanya generasi muda saat ini semangat kebangsaannya mulai luntur, oleh karena itu pemupukan semangat kebangsaan adalah menjadi tugas bersama antara guru di sekolah-sekolah, orangtua dalam pembinaan keluarga, lingkungan masyarakat, dan pemerintah dalam penyedian sarana dan prasarananya. Metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh guru sebagai teknik menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di dalam kelas, agar pelajaran tersebut dapat ditangkap, dipahami dan digunakan oleh siswa dengan baik. Di dalam kenyataan cara atau metode mengajar atau teknik penyajian yang digunakan guru untuk menyampaikan informasi atau pesan lisan kepada siswa berbeda dengan cara yang ditempuh untuk memantapkan siswa dalam menguasai pengetahuan, keterampilan serta sikap.

Minat membaca dapat ditimbulkan melalui pengalaman membaca pada diri peserta didik itu sendiri dan adanya bimbingan dari guru, orang tua atau orang dewasa lainnya. Membaca merupakan suatu cara untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman dan kepuasan melalui buku-buku, mengisi kebutuhan untuk menambah pengetahuan, mendapatkan ide-ide baru, memupuk kreativitas dan menambah kemampuan untuk menilai. Minat membaca merupakan motivator kuat untuk melakukan aktivitas membaca.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah ada perbedaan pengaruh antara metode diskusi dan metode konvensional dalam pembelajaran IPS Sejarah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus?
  2. Apakah ada perbedaan pengaruh antara minat membaca buku-buku sejarah pada kategori tinggi dan rendah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus?
  3. Apakah ada pengaruh interaksi antara metode diskusi dan minat membaca buku-buku sejarah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus?

 

C. Landasan Teori

Semangat Kebangsaan

Menurut Giddens dikutip oleh Cahyo Pemungkas (2009:1), relevansi semangat kebangsaan ditentukan oleh bagaimana istilah kebangsaan tersebut dipahami. Makna kebangsaan sendiri secara praktis tentunya dapat dibaca dalam sudut pandang yang berbeda-beda baik dari sudut pandang negara maupun masyarakat sipil ataupun dari perspektif kelas-kelas sosial dalam masyarakat. Dalam perspektif politik negara, kebangsaan digunakan untuk memperkuat legitimasi negara yang berdiri di atas semua kepentingan golongan atau kelompok-kelompok dalam masyarakat. Hal tersebut dimanifestasikan dalam konstitusi hampir setiap negara di dunia yang mengatakan bahwa salah satu fungsi negara adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa beserta keutuhan wilayah negara bangsa.

 

Pembelajaran IPS

Mata pelajaran sejarah di Sekolah Dasar (SD) merupakan bagian dari mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang mempunyai posisi yang sangat penting dengan mata pelajaran yang lain. Pembelajaran sejarah di tingkat pendidikan dasar berfungsi menumbuhkan rasa kebangsaan dan bangga terhadap perkembangan masyarakat Indonesia sejak masa lalu hingga masa kini sehingga siswa memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan cinta tanah air (Depdikbud, 1994 : 74).1)

 

Pengertian IPS

“Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah mata pelajaran yang mengkaji kehidupan sosial yang bahannya didasarkan pada kajian sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, dan tata negara” (Depdikbud, 1994 : 109).

 

Aspek Minat Membaca

Minat membaca dapat ditimbulkan melalui pengalaman membaca yang terjadi secara kebetulan, melalui proses identifikasi terhadap orang dewasa disekitarnya, dan juga melalui proses bimbingan yang dilakukan oleh orangtua atau orang dewasa lainnya.

 

Pengukuran Minat Membaca Buku-buku Sejarah

Untuk mengetahui berminat atau tidaknya individu terhadap suatu obyek dapat diekspresikan melalui pernyataan yang menunjukkan bahwa individu lebih tertarik terhadap suatu obyek daripada obyek lain, dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Individu yang berminat terhadap obyek tertentu cenderung menaruh perhatian lebih besar terhadap obyek tersebut (Mulyono, 1998 : 17).

 

D. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan populasinya seluruh siswa kelas V SD se Kecamatan Jekulo.

Sampel penelitian menggunakan teknik purposive random sampling. Dari 63 SD di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dipilih 2 sekolah dalam kategori yang sama, terpilih SD 1 Klaling sebanyak 31 siswa, diambil 30 siswa sebagai kelompok eksperimen penggunaan metode pembelajaran diskusi kelompok, dan SD 6 Terban dengan jumlah siswa 32 anak, diambil 30 siswa sebagai kelompok kontrol pada eksperimen penggunaan metode pembelajaran konvensional. Keduanya dilihat tingkat minat membacanya untuk pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok maupun metode konvensional terhadap tingkat semangat kebangsaan siswa.

 

E. Kesimpulan Skripsi

1. Ada perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran diskusi kelompok dan konvensional terhadap semangat kebangsaan. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran diskusi kelompok semangat kebangsaan siswa lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, karena dalam penerapan metode pembelajaran diskusi kelompok siswa dilatih saling bekerja sama memecahkan masalah yang dihadapi sehingga dapat saling bertukar pendapat dan saling bertukar pengalaman dalam menghadapi hal-hal tertentu.

2. Ada perbedaan pengaruh antara minat membaca siswa terhadap semangat kebangsaan siswa. Minat membaca siswa terhadap buku-buku sejarah perlu ditanamkan pada siswa sejak usia dini, karena dengan tingginya minat membaca akan dapat menambah wawasan, pengetahuan tentang sejarah bangsa Indonesia dan pengalaman-pengalaman baru sehingga akan menumbuhkan rasa semangat kebangsaan yang tinggi.

3. Ada perbedaan pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan minat membaca siswa terhadap semangat kebangsaan. Semangat kebangsaan akan tumbuh melalui metode pembelajaran diskusi kelompok yang terarah melalui bimbingan guru dan dengan didukung minat membaca yang tinggi terhadap buku-buku sejarah.

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?