HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Media VCD Interaktif dan Media Gambar terhadap Prestasi Belajar IPS

Judul Skripsi : Pengaruh Media VCD Interaktif dan Media Gambar terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Cakranegara Nusa Tenggara Barat

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Dalam tantangan era globalisasi, kini dan esok, bukanlah rangkaian tantangan yang bersifat kompromistis terhadap dunia pendidikan. Dunia pendidikan, siap atau tidak, ditantang untuk menyesuaikan dirinya terhadap perkembangan tersebut. Tantangan utamanya adalah bagaimana sistem-sistem pendidikan dapat menghasilkan generasi hari esok yang memiliki kecerdasan majemuk dan berkembang secara harmonis dan optimal, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan dan bervariasi, serta komitmen dan etos kerja yang kuat dan bersifat konsisten, sehingga berdaya saing tinggi dan marketable (mudah diterima atau dibutuhkan oleh pasar kerja) baik tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu fungsi pendidikan adalah pengembangan kesadaran nasional. Karena kesadaran nasional merupakan sumber daya mental dalam proses pembangunan kepribadian yang tersusun dari karakteristik perwatakan yang tumbuh dan berkembang dalam proses pengalaman sepanjang kehidupan bangsa. Dengan demikian kepribadian nasional serta identitas suatu bangsa bertumpu pada pengalaman kolektif bangsa, yang bersifat historis (Sartono Kartodirdjo: 1988:1).

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan pengaruh penggunaan media VCD interaktif dengan gambar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial?
  2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh motivasi tinggi dan motivasi rendah terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial?
  3. Apakah terdapat interaksi pengaruh penggunaan media VCD Intaraktif dan gambar dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar?

 

C. Kajian Teori

Media Pembelajaran

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin mutakhir, sebagai guru dituntut untuk mengikuti perkembangannya dalam pemanfaatan teknologi yang ada. Maka dari itu, guru harus dapat menggunakan alat-alat yang sudah tersedia di sekolah untuk membantu proses pembelajaran.

 

VCD Interaktif

Media VCD Interaktif yang dimaksud peneliti adalah media video/VCD dilengkapi dengan kepingan CD yang menggambarkan tentang budaya dan adat istiadat yang ada ditiap propinsi dan kenampakan alam yang terjadi di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Guru menyiapkan komputer atau Lap top, dan kepingan CD. Compact Video Disc adalah sistem penyimpanan dan rekaman video dimana signal audio-visual direkam pada disket plastik, bukan pada pita magnetik.

 

Media Gambar

Dalam buku Media Instruksional edukatif dijelaskan bahwa : gambar adalah sarana pendidkan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar yang dapat berupa foto dan lukisan ”(Rohani, 1992 : 21). Sedangkan ahli lain mengatakan bahwa : ”gambar adalah alat atau sarana yang merupakan reproduksi bentuk asli dalam dua dimensi yakni lukisan maupun foto sebagai perantara dalam berkomunikasi atau proses belajar mengajar” (Nasution, 1992:11).

 

Motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata pelajaran Ilmu Pengatahuan Sosial berisikan sejumlah konsep yang menuntut pemahaman. Penguasaan pemahaman merupakan langkah pertama menuju pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang efektif. Pembelajaran harus mengacu pada strategi yang dapat memberikan pengalaman-pengalaman yang melibatkan keaktifan siswa mendominasi dalam pencapaian prestasi ini. Dalam pandangan Weiner, akhirnya segala prestasi yang diperoleh bukan karena faktor nasib maupun kemudahan tugas. Prestasi yang diperoleh karena faktor usaha belajar yang ditekuni, yang dengan belajar itu seseorang memperoleh kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas belajarnya merupakan hal sangat penting dalam pandangan teori motivasi ini.

 

Prestasi Belajar

Sunarti dan Munawir Yusuf (1987:17) menyatakan bahwa ”prestasi belajar adalah merupakan output dari proses kegiatan belajar. Prestasi dalam pendidikan di sekolah biasanya dilambangkan dengan lambang angka yang diperoleh dari kegiatan belajar inilah yang selanjutnya disebut prestasi belajar”.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 02 Cakanegara Nusa Tenggara Barat Tahun pelajaran 2009/2010. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Sekolah Dasar Kelas IV di SDN 02 Cakranegara NTB.

Dari populasi terebut peneliti mendapat siswa sebagai sampel, 71 siswa sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan media pembelajran VCD Interaktif dan 67 siswa, dengan menggunakan media pembelajaran gambar. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling.

Teknik analisis data menggunakan teknik anava dua jalur dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Chi Square dan uji homogenitas dengan teknik uji Battlett.

 

E. Kesimpulan

1. Adanya perbedaan pengaruh pembelajaran dengan media VCD Interaktif dan media Gambar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan menggunakan media VCD Interaktif akan mempermudah siswa dalam memahami materi-materi tentang budaya dan adat istiadat yang diberikan oleh guru dengan baik, sehingga hal ini akan dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih baik dalam menghubungkan konsep-konsep tersebut, sehingga hal ini akan dapat meningkatkan kemempuan siswa dalam bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial Secara optimal.

2. Ada perbedaan pengaruh motivasi belajar yang tinggi dan motivasi belajar yang rendah terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung rasa ingin tahunya tinggi, dalam belajar memiliki rasa percaya diri yang tinggi, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas belajar, mandiri, berwawasan luas, dalam menghadapi masalah memiliki banyak alternatif pemecahan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap pelajaran yang belum diketahui. Keyakinan dan rasa ingin tahu yang kuat dalam belajar sebagai modal dasar bagi siswa dalam meraih hasil yang lebih baik. diterapkan pada siswa dengan motivasi tinggi.

3. Tidak adanya pengaruh interaksi media pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Interaksi antara motivasi dan media pembelajaran tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa atau Tidak terdapat cukup bukti bahwa salah satu media pembelajaran akan efektif jika digabungkan dengan kelompok motivasi tertentu. Misalkan, tidak terdapat cukup bukti untuk mengatakan bahwa media gambar akan efektif jika digabungkan kelompok motivasi tertentu.

Leave a Reply