HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pengaruh Bantuan Pemerintah Pusat Terhadap PDRB Kabupaten Wonogiri

Judul Skripsi : Pengaruh Bantuan Pemerintah Pusat Terhadap PDRB Kabupaten Wonogiri

 

A. Latar Belakang

Salah satu tujuan pembangunan ekonomi secara makro adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi di samping dua tujuan lainnya yaitu pemerataan dan sabilitas. Indikator pertumbuhan ekonomi penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu daerah, karena dapat memberikan gambaran makro atas kebijakan yang telah dilaksanakan, khusunya dalam bidang ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi merupakan pertumbuhan output yang dibentuk oleh berbagai sektor ekonomi sehingga dapat menggambarkan bagaimana kemajuan atau kemunduran yang telah dicapai oleh sektor ekonomi tersebut pada suatu waktu tertentu. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu, karena pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses faktor-faktor produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi juga akan turut meningkat.

B. Perumusan Masalah

Bagaimana pengaruh Retribusi Daerah, Bantuan Pemerintah Pusat, Pajak Daerah, Investasi, dan Jumlah Tenaga Kerja terhadap PDRB di Kabupaten Wonogiri Tahun 1990-2007?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang amat penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi didefinisikan secara singkat adalah sebuah proses kenaikan output perkapita dalam jangka panjang dan terlihat adanya aspek dinamis dalam suatu perekonomian, yaitu terlihat bagaimana perekonomian suatu negara berkembang atau berubah dari waktu ke waktu (Boediono, 1981: 9).

Pembangunan Ekonomi Daerah

Pembangunan ekonomi bertujuan untuk mengurangi atau menghapuskan kemiskinan, ketimpangan dan pengangguran dalam konteks pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi haruslah diartikan sebagai proses multidimensional yang melibatkan perubahan-perubahan besar dalam struktur sosial, sikap-sikap mental yang sudah terbiasa dan lembaga-lembaga nasional termasuk ketimpangan dan pemberantasan kemiskinan yang absolut (Todaro, 2000 : 92).

 

Definisi PDRB

Definisi PDRB dapat mengacu pada definisi PDB. PDB adalah total nilai atau harga pasar dari seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam wilayah suatu negara dalam kurun waktu satu tahun.

 

Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah

Hubungan keuangan pemerintah pusat-daerah menyangkut pembagian tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu antara tingkat pemerintah pusat dan daerah. Pembagian tugas pusat-daerah tentu harus sejalan dengan pembagian sumber pembiayaan pusat-daerah, agar pembagian tugas tersebut dapat dilaksanakan secara optimal. Hubungan ini terlihat dalam Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini menggunakan 6 variabel yang merupakan data sekunder hasil kinerja dari perekonomian Kabupaten Wonogiri pada tahun 1990-2007 yang terdiri atas PDRB, retribusi daerah, bantuan pemerintah pusat, pajak daerah, investasi dan tenaga kerja.

Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif menggunakan regresi linier berganda.

 

E. Kesimpulan

1. Pengaruh Investasi Daerah terhadap PDRB

Nilai koefisien regresi variabel investasi sebesar 39,32. Nilai ini menunjukkan jika investasi naik 1 juta rupiah maka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik 39,32 juta rupiah. Temuan ini sesuai dengan sesuai dengan teori.

2. Pengaruh Bantuan Pemerintah Pusat (BPP) terhadap PDRB

Nilai koefisien regresi variabel bantuan pemerintah sebesar 0,49. Nilai ini menunjukkan jika bantuan pemerintah naik 1 juta rupiah maka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik 0,49 juta rupiah. Temuan ini sesuai dengan teori.

3. Pengaruh Pajak Daerah terhadap PDRB

Nilai koefisien regresi variabel pajak daerah sebesar 35,78. Nilai ini menunjukkan jika investasi naik 1 juta rupiah maka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) akan naik pula sebesar 35,78 juta rupiah. Temuan ini sesuai dengan teori.

4. Pengaruh Retribusi Daerah terhadap PDRB

Nilai koefisien regresi variabel restribusi sebesar 21,09. Nilai ini menunjukkan jika restribusi naik 1 juta rupiah maka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik 21,09 juta rupiah. Temuan ini sesuai dengan teori.

5. Pengaruh Tenaga Kerja terhadap PDRB

Nilai koefien regresi variabel tenaga kerja sebesar 2,80. Nilai ini menunjukkan jika tenaga kerja meningkat 1 juta jiwa maka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat pula 2,80 juta rupiah. Temuan ini sesuai dengan teori.

6. Derajad Otonomi Fiskal Kabupaten Wonogiri

Kabupaten Wonogiri selama tahun 1990-2007 memiliki tingkat kemandirian yang masih rendah dalam mengelola pembangunan ekonomi yaitu rata-rata 11,97 persen yang secara umum dapat diartikan bahwa masih terdapat kecenderungan ketergantungan finansial Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri terhadap Pemerintah Pusat.

Leave a Reply