HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Penanaman Karakter dengan Pramuka

Pendidikan Karakter Penanaman Karakter dengan Pramuka

Tawuran Remaja Sebagai Akibat Tidak Berhasilnya Pendidikan Karakter & Nilai-Nilai Luhur

Penanaman karakter dalam diri siswa tidak hanya melalui kurikuler (program pendidikan) saja, namun dapat melalui ekstrakurikuler. Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3 yang menyebutkan fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik. Selain itu, juga terdapat dalam pasal 12 ayat (1b) yang menyatakan bahwa : “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya”.

Sehingga dalam hal ini penanaman karakter dalam diri siswa dapat diperoleh dengan mengikuti kegiatan di luar jam sekolah yang sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. Selain itu, siswa juga merasa senang dengan kegiatan yang mereka ikuti sehingga secara tidak langsung mereka juga memperoleh pendidikan karakter melalui kegiatan di luar jam sekolah.

Karakter bukan sekedar pernyataan secara lisan maupun tertulis tetapi merupakan integrasi pernyataan dan sikap.
(Yahya Khan)

Pada dasarnya setiap individu memiliki beberapa potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas. Pengembangan aktivitas tersebut terjadi disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing individu. Siswa merupakan individu yang memiliki keinginan mengembangkan potensinya, selain untuk meraih prestasi baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Potensi siswa berguna untuk membina karakter dan kepribadian siswa. Sebagai upaya peningkatan tersebut pihak sekolah melakukan pengembangan terhadap kurikulum serta mewajibkan kegiatan penunjang seperti ekstrakurikuler.

Dalam menumbuhkan karakter kewarganegaraan dapat dilakukan melalui pendidikan kewarganegaraan yang diimplementasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Untuk menumbuhkan karakter kewarganegaraan siswa dapat dilakukan dengan ekstrakurikuler salah satunya yaitu melalui Kepramukaan.

Di dalam Kepramukaan terdapat pelatihan-pelatihan yang membentuk siswa menjadi pribadi yang mandiri dan berbudi pekerti luhur. Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka pasal 4 :

Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Dengan demikian diharapkan anggota Pramuka memiliki karakter yang sesuai dengan tujuan yang terdapat dalam Gerakan Pramuka dan mengikuti kegiatan Pramuka dengan sungguh-sungguh agar kegiatan ini memberikan dampak yang baik bagi kepribadian siswa, terutama dapat menumbuhkan karakter kewarganegaraan siswa.

Dengan demikian, diharapkan siswa dapat memanfaatkan kegiatan Pramuka karena di dalam kegiatan ini terdapat nilai-nilai positif yang dapat diambil terutama dapat mengembangkan penanaman karakter kewarganegaraan.

Incoming search terms:

Leave a Reply