HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pembelajaran PBL dgn Peta Konsep Ditinjau dari Kreativitas Siswa

Judul Skripsi : Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah (PBL) Menggunakan Peta Konsep dan LKS Ditinjau dari Kemampuan Memori dan Kreativitas Siswa

A. Latar Belakang Masalah

Mulyasa (2004:105-106). Kreativitas belajar peserta didik juga merupakan faktor penting dalam pembelajaran. Proses pembelajaran pada hakekatnya untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik, melalui berbagai ineraksi dan pengalaman belajar. Diperkuat dengan pendapat Reni (2002:1), perlu dikembangkan iklim belajar mengajar yang kontruktif bagi berkembangnya potensi kreatif peserta didik seiring dengan berkembangnya suasana, kebiasaan dan strategi belajar mengajar. Berkat kreativitas yang dimiliki setiap peserta didik diharapkan mampu memanifestasikan perwujudan diri dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Secara naluri kreativitas memang terdapat dalam setiap diri peserta didik. Namun seringkali kita tidak sadar, bahwa dalam melaksanakan pembelajaran guru justru menghambat akitivitas dan kreativitas peserta didik. Oleh karena itu perlu dipupuk dan ditingkatkan dengan melalui iklim dan lingkungan yang mendukung kegiatan pembelajaran. Karena kegiatan pembelajaran merupakan salah satu sarana melatih siswa untuk berfikir, berkreativitas dalam memahami masalah dan memecahakannya.

B. Perumusan Masalah

  1. Adakah pengaruh model pembelajaran Biologi dengan PBL menggunakan Peta Konsep dan LKS terhadap prestasi belajar biologi?
  2. Adakah pengaruh kemampuan memori tehadap prestasi belajar biologi?
  3. Adakah pengaruh kreativitas siswa tehadap prestasi belajar biologi?

C. Kajian Teori

Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL)

Pembelajaran berbasis masalah (Problem Base Learning) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bai siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan konsep yang esensial dari materi pelajaran.

Pengertian Peta Konsep

Novak & Gowin (1985), Peta konsep merupakan diagram hierarki berdimensi dua yang menggambarkan keterkaitan antar konsep-konsep. Hubungan antar konsep-konsep yang lebih rendah diletakkan dibawah konsepkonsep yang letaknya di atas lebih umum dari konsep-konsep dibawahnya. Konsep-konsep tersebut dikaitkan dengan kata-kata atau frasa penghubung agar membentuk suatu proporsi. Pemetaan konsep dalam belajar memudahkan siswa untuk menghubungkan ide-ide atau konsep-konsep yang berkaitan dan membantu siswa untuk mengkostruksikan pemahaman yang teriintergrasi.

Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Lembar kegiatan siswa (student worksheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Lembar kegiatan biasanya berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas.

Pengertian Kemampuan memori

Memori merupakan salah satu faktor-faktor psikologis yang berpengaruh terhadap proses dan hasil-hasil belajar (Irwanto, 1988 : 142). Memori suatu sistem pengolahan informasi dan merupakan kemampuan untuk menyimpan informasi sehingga dapat digunakan lagi di masa yang akan datang. Manusia atau organisasi diharapkan dapat menyimpan informasi, untuk itu informasi yang diterima melalui semua indera akan diubah bentuknya sedemikian rupa sehigga dapat disimpan dalam otak.

D. Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.

Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Mojolaban.

Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling yang terdiri dari 2 kelas, 1 kelas untuk model pembelajaran Biologi dengan PBL menggunakan Peta Konsep dan untuk 1 kelas model pembelajaran Biologi dengan PBL menggunakan LKS.

Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk tes prestasi belajar kognitif dan tes kemampuan memori, angket untuk tes prestasi belajar afektif dan angket kreativitas.

Pengujian hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2.

E. Kesimpulan

1. Pembelajaran Biologi pada materi pencemaran lingkungan dengan model PBL menggunakan media Peta Konsep lebih efektif dibandingkan dengan dengan model PBL menggunakan media LKS. Rerataan aspek kognitif dan apek afektif diperoleh 6,75 dan 68.1, sedangkan rerata pada pembelajaran PBL menggunakan media LKS adalah 6,36 dan 67,05. Dari hasil penelitian ini disimpulkan pembelajaran model PBL dengan media peta konsep mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif dan aspek afektif.

2. Terdapat Perbedaan Prestasi Belajar siswa yang memiliki kemampuan memori tinggi atau rendah terhadap prestasi belajar siswa dalam mempelajari materi pencemaran lingkungan. Siswa yang memiliki kemampuan memori yang tinggi atau rendah mempengaruhi prestasi belajar.

3. Terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang memiliki kreativitas siswa tinggi dan kreativitas siswa rendah dalam mempelajari materi pencemaran lingkungan. Kreativitas adalah kemampuan untuk menghubungkan dan mengaitkan, memodifikasi, maupun menciptakan gagasan baru dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Incoming search terms:

Leave a Reply