HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pembelajaran Kimia dgn Model STAD Melalui Teknik Peta Konsep dan Puzzle

Judul Skripsi : Pembelajaran Kimia Dengan Model STAD Melalui Teknik Peta Konsep Dan Puzzle Ditinjau Dari Interaksi Sosial Dan Kemampuan Memori

A. Latar Belakang Masalah

Peneliti memilih materi pokok sistem koloid karena penelitian dilaksanakan pada semester genap dan materi ini terdapat pada silabus semester genap untuk kelas XI IPA, Kesulitan bagi siswa belum bisa membedakan larutan sejati, koloid, dan suspensi hal ini terbukti bahwa siswa dalam memberikan contoh yang kongkrit tentang jenis koloid masih banyak yang salah dianggapnya semuanya hanya larutan biasa pada hal ada perbedaan yang khas mengenai jenis larutan. Pertimbangan yang lain rata-rata hasil ulangan harian pada materi pokok sistem koloid masih diatas 50 % yang mendapatkan nilai dibawah standar ketuntasan bekajar minimal dari skor yang ditetapkan 65.

Dengan demikian pembelajaran melalui Teknik Peta konsep dan Puzzle mungkin akan lebih mudah memahami tentang menghubungkan konsep dasar, mengingat yang lebih lama , ide, pemecahan masalah sehingga tujuan pembelajaran kimia akan bisa tercapai dengan prestasi belajar maksimal.

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah ada pengaruh pembelajaran dengan teknik Peta konsep dan teknik Puzzle terhadap prestasi belajar?
  2. Apakah ada pengaruh kemampuan memori tinggi dan rendah, terhadap prestasi belajar?
  3. Apakah ada pengaruh interaksi sosial positif dan negatif, terhadap prestasi belajar?

C. Landasan Teori

Pembelajaran Kooperatif ( Cooperative Learning )

Slavin, dan Chambers ( 2008 : 40 ) berpendapat bahwa belajar melalui kooperatif dapat dijelaskan dari beberapa perspektif, yaitu perspektif motivasi,sosial,perkembangan kognitif, dan elaborasi. Perspektif motivasi artinya bahwa penghargaan yang diberikan kepada kelompok memungkinkan setiap anggota kelompok akan saling membentu. Dengan demikian, keberhasilan setiap individu pada dasarnya adalah keberhasilan kelompok untuk memperjuangkan keberhasilan kelompoknya.

Pembelajaran Student Teams – Achievement Divisions ( STAD )

STAD merupakan pembelajaran cooperative yang paling sederhana, dan merupakan model yang paling baik untuk permulaan bagi para guru yang baru menggunakan pendekatan kooperatif. STAD terdiri atas lima komponen utama : Presentasi kelas, tim, kuis, skor kemajuan individual, rekognisi tim.

Interaksi Sosial

Interaksi Sosial adalah suatu hubungan antara individu atau lebih, di mana kelakuan individu yang satu mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lain atau sebaliknya. Hal ini sebenarnya merupakan keuntungan yang besar bagi manusia, sebab dengan adanya dua macam fungsi yang dimiliki itu timbullah kemajuan –kemajuan dalam hidup bermasyarakat. Jika manusia ini hanya sebagai obyek semata-mata maka hidupnya tidak mungkin lebih tinggi dari pada kehidupan benda-benda mati.

Memori

Memori merupakan suatu konsep yang abstrak. Memori mengacu pada proses mental yang berkenaan dengan pengambilan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali suatu informasi atau pengalaman ketika dibutuhkan. Memori tidak hanya menambah arti pada kehidupan, tetapi juga memungkinkan terjadinya proses pembelajaran melalui pengalaman sehingga setelahnya individu mampu beradaptasi pada lingkungan yang selalu berubah. Menurut Novan P. Putra ( 2007 : 92-96 )

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen melalui teknik peta konsep dan teknik Puzzle.

Desain faktorial 2x2x2 dan pengumpulan data menggunakan teknik angket interaksi sosial,tes kemampuan memori dan prestasi belajar.

Uji validitas instrumen prestasi belajar menggunakan korelasi product moment Pearson dan uji reliabilitas menggunakan Kuder – Rucharson ( K-R20 ). Reliabilitas angket menggunakan uji koefisien alpa ( ? ), Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuan softwere minitab versi 15 metode GLM.

Uji lanjut anava menggunakan uji Scheffe.

E. Kesimpulan

  1. Tidak terdapat pengaruh pembelajaran STAD melalui teknik peta konsep dan teknik puzzle terhadap prestasi belajar siswa pada materi sistem koloid kelas XI IA SMA N 1 Karas Magetan tahun pelajaran 2008 – 2009 yaitu prestasi Belajar yang diperoleh dengan teknik peta konsep sama baiknya dari pada Prestasi belajar yang diperoleh dengan teknik puzzle dengan nilai rataan prestasi berturut-turut 72,94 dan 71,78.
  2. Terdapat pengaruh kemampuan memori kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa pada materi Sistem koloid siswa kelas XI IA SMA N 1 Karas Magetan tahun pelajaran 2008 – 2009 , masing-masing dengan rata-rata. 71,47 dan 83,75.
  3. Tidak terdapat pengaruh interaksi sosial kategori positif dan negatif, pada Teknik peta konsep maupun teknik puzzle terhadap prestasi belajar siswa Pada materi sistem koloid siswa kelas XI IA SMA N 1 Karas Magetan tahun pelajaran 2008 – 2009, masing-masing dengan rata-rata 52,31 dan 52,86

Leave a Reply