HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pembahasan Lengkap Teori Sistem Informasi Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Gambaran dari Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Definisi Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Sistem informasi manajemen keuangan atau sistem informasi keuangan adalah sebuah sistem yang mengumpulkan dan mengolah semua data keuangan menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh pihak yang berkepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan keuangan.

Sistem informasi keuangan merupakan bagian dari sistem informasi manajemen (SIM) yang merupakan gabungan atau kumpulan dari beberapa subsistem-subsistem keuangan yang saling terkait dan terhubung dalam jaringan yang sama untuk menghasilkan informasi keuangan perusahaan.

 

Pembahasan Lengkap Teori Sistem Informasi Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Sistem Informasi Manajemen Keuangan

 

Sistem informasi keuangan sering dibutuhkan dalam menghadapi dan memecahkan masalah yang muncul dalam perusahaan, terutama masalah keuangan.

Sistem Informasi Keuangan adalah sistem informasi yang dirancanguntuk menyediakan informasi mengenai arus uang bagi para pemakai di seluruh perusahaan.Sistem informasi keuangan merupakan bagian dari SIM yang digunakanuntuk memecahkan masalah-masalah keuangan perusahaan. Secara umum sisteminformasi keuangan memiliki sistem pemasukan yang terdiri dari subsistem data processing didukung oleh internal audit subsystem yang menyediakan data daninformasi internal. Untuk perusahaan besar biasanya memiliki staf internalauditors yang bertanggungjawab terhadap perawatan integritas sistem keuangan perusahaan. Orang yang ahli dalam bidang ini disebut EDP auditors. Sebagaimanasubsistem lainnya, sistem ini juga dilengkapi financial intelligence subsystem,yang mengumpulkan informasi dari lingkungan.Sistem Informasi Manajemen Keuangan yang selanjutnya disebutSIMKeuadalah serangkaian manual maupun aplikasinya yangmengintegrasikansemua proses pengelolaan keuangan satker mulai dari perencanaan anggaran(RKA-KL), Penyusunan Anggaran (DIPA), Penerbitan SPM, dan PenyusunanLaporan Keuangan (SAI)Sistem informasi keuangan mempunyai 3 tugas pokok : (1)mengidentifikasikebutuhan uang yang akan datang, (2) membantu perolehan danatersebut, dan (3) mengontrol penggunaannya.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen Keuangan

SIM Keuangan dikembangkan dengan tujuan:

  1. Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan agar akurat, tepat waktu dandapat dipertanggungjawabkan yang mampu menghubungkan kantor satker ke jenjang di atasnya
  2. Mendukung efisiensi, efektifitas dan kelancaran penyusunan laporankeuangan Sebagai upaya mencapai peningkatan opini laporan keuangan

Teori-teori dari Gambar Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Fungsi Sistem Informasi Keuangan

Adapun fungsi sistem informasi keuangan adalah :

  1. Untuk menentukan hasil dari pelaksanaan operasi perusahaan, meliputi :
  • Adanya pemisah keterangan jumlah barang dan uang dari catatan-catatan perusahaan.
  • Membuat laporan untuk pimpinan.
  1. Untuk dapat mengikuti arus harta dan hutang perusahaan. Di dalam fungsi ini meliputi pemeliharaan terhadap bermacam buku dan rekening seperti kas, rekening- rekening milik dan lain-lain.
  2. Untuk mempermudah perencanaan kegiatan perusahaan, tindak lanjut dari pada pelaksanaan dan perbaikan dari rencana-rencana.

Sifat Sistem Informasi Keuangan

Adapun sifat-sifat dari informasi yang terkandung didalam sistem informasi keuangan haruslah mengandung komponen-komponen yang antara lain yakni sebagai berikut :

  1. Relevan dan materialitas.
  2. Formal dan substansi.
  3. Tingkat kepercayaan.
  4. Bebas dari bias.
  5. Dapat diperbandingkan.
  6. Dapat dipahami.

Pembahasan Lengkap Teori Sistem Informasi Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Sistem Informasi Manajemen Keuangan

 

 

Contoh Tesis yang membahas tentang Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Contoh Tesis 1 : Pengembangan dan Analisis Sistem Informasi Keuangan Komite SMK NEGERI 1 KLATEN BERBASIS WEB

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dan model pengembangan waterfall yang terdiri dari: 1) analisis kebutuhan; 2) desain; 3) implementasi; dan 4) pengujian. Pengujian aspek functionality dilakukan oleh tiga ahli pemrograman web dengan kuesioner berdasarkan user requirement list. Pengujian aspek reliability menggunakan WAPT8.1 dan LoadImpact. Pengujian usability menggunakan The Standardized Universal Percentile Rank Questionner (SUPR-Q) dengan 30 responden. Pengujian aspek efficiency menggunakan YSlow. Pengujian aspek portability diuji pada beberapa browser baik berbasis desktop maupun mobile. Pengujian aspek maintainability diuji secara operasional menggunakan instrumen maintainability yang disusun oleh Land.

Berdasarkan pengujian dan analisis, disimpulkan bahwa: 1) hasil pengembangan sistem informasi keuangan komite berbasis web dapat membantu pengelolaan keuangan komite di SMK Negeri 1 Klaten, dan 2) pengujian sistem informasi keuangan komite diperoleh hasil sebagai berikut: aspek functionality menghasilkan persentase sebesar 96.97%(sangat baik); aspek reliability dengan LoadImpact menghasilkan persentase sebesar 100% (memenuhi) dan WAPT8.1 menghasilkan persentase keberhasilan session sebesar 100% (memenuhi), pages sebesar 100% (memenuhi), dan hits sebesar 99.62% (memenuhi); aspek usability menghasilkan persentase sebesar 80.15% (sangat baik); aspek efficiency dengan YSlow menghasilkan persentase sebesar 93.60% (Grade A) dan waktu respon sebesar 1.96 second (memenuhi); aspek portability didapatkan hasil sistem tidak ditemukan error ketika dijalankan browser berbasis mobile maupun desktop (memenuhi); dan aspek maintainability mendapatkan hasil sudah baik karena sistem dibangun menggunakan CodeIgniter sehingga mudah untuk dilakukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Contoh Tesis 2 :  Sistem Informasi Manajemen Keuangan pada LPBB Bintang Solusi Mandiri

Sistem informasi manajemen keuangan adalah sistem informasi yang digunakan untuk melihat transaksi, laporan dan melakukan proses pencatatan transaksi baik pendapatan maupun pengeluaran yang dilakukan oleh user yang berbeda yaitu manajer keuangan, manajer cabang dan admin. Pembuatan laporan dapat dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa harus memindahkan daftar transaksi ke jurnal secara manual sehingga  pembuatan laporan lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga. Sebab apabila jumlah pendapatan dan  pengeluaran yang terjadi cukup banyak, akan membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang banyak untuk melaksanakan pengelolaan pembuatan laporan tersebut. Untuk itu pihak pengelola harus dapat mengatasi masalah tersebut agar proses pengelolaan dapat berjalan dengan cepat dan lancar. Karya akhir ini disusun dengan tujuan peneliti ingin mengembangkan sistem informasi manajemen keuangan pada LPBB Bintang Solusi Mandiri. Proses pengembangan sistem informasi ini menggunakan database, dimana sistem informasi ini menggunakan metode rational unified process (RUP). Setelah sistem informasi berhasil dibangun sistem informasi manajemen keuangan tersebut siap digunakan dan pembutan laporan keuangan yang sebelumnya memerlukan waktu satu bulan dan tenaga serta konsentrasi, sedangkan dengan sistem informasi untuk membuat laporan keuangan hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit. Sistem informasi manajemen keuangan dapat diakses pada host client yang telah terinstall sistem informasi manajemen keuangan dan telah terkoneksi dengan server.

 

Contoh Tesis 3 : Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA Keuangan) Dalam Pengolahan Data Keuangan Pada Organisasi Pemerintah Daerah (Studi Kasus Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk

Pengelolaan Data Keuangan Organisasi Pemerintah Daerah, Perkembangan teknologi yang berkembang pesat merupakan salah satu faktor utama yang melatarbelakangi dikembangkanya suatu sistem informasi berbasis komputer. Untuk memudahkan pengelolaan keuangan pada organisasi pemerintah daerah maka dikembangkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah atau SIMDA Keuangan. SIMDA telah diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk sejak tahun 2007 sebagai sistem informasi pengelola keuangan dan sistem informasi pelaporan keuangan. Pada tahun 2011 Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk ditetapkan sebagai SKPD dengan anggaran prioritas kedua di Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, sehingga penerapan SIMDA keuangan akan membantu Dinas Kesehatan dalam mengelola dan menatausahakan data keuangan dengan jumlahnya yang cukup besar.  Penelitian ini mendeskripsikan penerapan dan pengendalian intern atas pengelolaan data keuangan melalui aplikasi SIMDA Keuangan serta untuk menganalisa kualitas informasi yang dihasilkan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan menggunakan variabel relevan, akurat dan tepat waktu untuk menganalisa kualitas informasi yang dihasilkan oleh aplikasi SIMDA Keuangan.  Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan SIMDA Keuangan di Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk telah dilakukan secara optimal. Pengolahan data keuangan dilakukan dengan membagi fungsi pengelolaan keuangan menjadi tiga fungsi yaitu fungsi penganggaran, penatausahaan keuangan,dan pembukuan/akuntansi. Penerapan pengelolaan keuangan pada fungsi penganggaran dan fungsi penatausahaan sudah dilaksanakan secara maksimal. Namun penerapan fungsi pembukuan/akuntansi tidak dapat dilakukan secara maksimal dikarenakan menu fungsi pembukuan dinon-aktifkan karena merupakan kewenangan pengelolaan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD). Pengendalian intern yang diterapkan untuk memastikan tujuan pengelolaan keuangan tercapai secara keseluruhan sudah sangat memadai, yakni dengan melakukan pengendalian umum dan pengendalian aplikasi. Kualitas informasi yang dihasilkan telah mampu menghasilkan informasi berupa laporan keuangan yang relevan, akurat dan tepat waktu. Untuk mampu mengoptimalkan peran pengelolaan data keuangan maka fungsi akuntansi perlu dioptimalkan dengan menempatkan personil yang benar-benar memahami bidang akuntansi.

 

Contoh Tesis 4 : Sistem Informasi Manajemen Tesis Magister Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia

Prosedur tesis di Magister Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) selama ini masih dilaksanakan secara manual, mulai dari pengajuan proposal, penjadwalan ujian proposal, proses pembimbingan, hingga penjadwalan ujian pendadaran. Belum adanya sistem informasi yang menangani proses bisnis terkait prosedur tesis menyebabkan layanan kepada mahasiswa menjadi terhambat. Permasalahan utama yang muncul adalah pada aspek efisiensi, di mana setiap tahapan dalam prosedur tesis membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, kualitas informasi dari data-data tesis masih rendah dan belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Dalam penelitian ini, penulis mengembangkan sebuah sistem informasi manajemen yang dapat meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas prosedur dan layanan tesis di Magister Teknik Informatika. Dalam tahap analisis kebutuhan dan perancangan, penulis menggunakan metode berorientasi objek dengan notasi perancangan berupa diagram UML. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP pada framework Laravel dengan MySQL sebagai perangkat lunak manajemen basis data. Sistem yang dikembangkan memiliki fungsionalitas yang mampu membantu mahasiswa, dosen pembimbing, dan staf Magister Teknik Informatika UII dalam melakukan aktivitas-aktivitas terkait dengan prosedur dan layanan tesis. Dari hasil pengujian dengan metode User Acceptance Test (UAT), sistem yang dikembangkan telah sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi dari stakeholder terkait di lingkungan Magister Teknik Informatika UII.

 

Contoh Tesis 5 : Sistem Informasi Manajemen Keuangan pada SMP IT AL ISLAM KUDUS

Laporan skripsi dengan judul “Sistem Informasi Manajemen Keuangan” telah dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan suatu sistem informasi berbasis web mempermudah proses pembayaran dana dan pembayaran siswa pada SMP IT AL ISLAM KUDUS.

Sistem ini dirancang dengan menggunakan pemodelan UML.Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan menggunakan database MySQL. Sistem ini dirancang dengan layanan dengan memasukkan data pembayaran siswa melalui sistem ini informasi pembayaran yang telah dilakukan oleh siswa akan ditampilkan pada sistem.

Hasil dari rancang bangun ini adalah website Sistem Informasi Keuangan yang berguna untuk mengelola kegiatan keuangan pada SMP IT AL ISLAM KUDUS serta mempermudah bendahara dalam mengelola dana keuangan.

 

Contoh Tesis 6 : Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Angkutan Umum

Laporan skripsi dengan judul “Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Angkutan Umum di UD.Mawar Bersemi” telah dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan perangkat lunak berbasis Destop yang nantinya digunakan untuk mengelola data keuangan angkutan umum.

Sistem ini dirancang dengan menggunakan pemodelan dengan UML. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Java Neatbeans dengan database MySQL.

Hasil dari rancang bangun ini adalah Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Angkutan Umum di UD.Mawar Bersemi yang digunakan sebagai media pertimbangnan pengelolaan keuangan angkutan umum.

 

Contoh Tesis 7 : Sistem informasi manajemen keuangan daerah di dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Boyolali

Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) telah dilakukan oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sejak 2005 untuk mempermudah pengelolaan keuangan di tingkat daerah. Sejak berubahnya sistem sentralisasi menjadi sistem disentralisasi menyebabkan pengelolaan keuangan bergeser ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga SIMDA juga berfungsi mempermudah jalinan komunikasi antara SKPD dengan DPPKAD sebagai Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD). Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana gambaran Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah yang diterapkan di DPPKAD Kabupaten Boyolali. Sistem Informasi Manajemen Keuangan disini merupakan suatu sistem manajemen di bidang keuangan yang berbasis pada komputer sehingga mampu menjembatani antara pengelolaan keuangan di tingkat SKPD dengan SKPKD dan tercipta pengelolaan keuangan ditingkat daerah yang cepat, akurat, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berlokasi di DPPKAD Kabupaten Boyolali. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung, wawancara, dan studi pustaka. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling dengan mencari key informant yang kemudian berlanjut dengan teknik snowball sampling. Teknik Analisa Data menggunakan analisa interaktif yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Sedangkan validitas datanya menggunakan teknik triangulasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa gambaran Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah di DPPKAD Boyolali sudah mampu dijalankan meskipun belum optimal. Di dalam sub sistem input pengumpulan data dari tiap-tiap SKPD sudah berjalan meskipun masih secara manual, karena belum terintegrasinya SKPD dengan SKPKD melalui jaringan komunikasi data online. Dalam subsistem proses, data yang masuk dari tiap-tiap SKPD sudah mampu diproses dengan komputerisasi melalui aplikasi SIMDA dan disimpan di bank data yang telah berfungsi dengan baik. Penggunaan Teknologi Informasi sudah mencukupi dalam hal komputerisasi, namun masih mengalami berbagai hambatan seperti belum adanya jaringan komunikasi data dan terbatasnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki. Sedangkan Sub sistem output, telah mampu mengahasilkan laporan keuangan yang akurat, akuntabel, dan transparan dengan pemberian akses informasi keuangan daerah kepada masyarakat luas melalui website pemerintah Kabupaten Boyolali.

 

Contoh Tesis 8 : Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Rumah Sakit Berbasis WEB (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan)

Saat ini, proses transaksi data keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Kota Palopo telah menggunakan komputer untuk memanajemen transaksi keuangan yang terjadi. Namun, pengoperasian komputer tersebut dianggap belum optimal karena penanganan proses transaksi keuangan masih dilakukan secara manual. Ini merupakan suatu masalah yang dirasakan khususnya oleh bagian keuangan. Melihat permasalahan yang terjadi, maka dalam penelitian ini dirancang sistem informasi manajemen keuangan rumah sakit berbasis web dengan harapan dapat memberikan manfaat untuk semua kalangan khususnya bagian keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Kota Palopo.

Metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah incremental model. Metode ini memiliki 5 (lima) tahapan perancangan yaitu: communication, planning, modeling, construction, dan deployment.

Adapun yang digunakan untuk membuat sistem informasi manajemen keuangan berbasis web ini adalah bahasa pemrograman HTML, PHP, CSS, dan XAMPP sebagai sebuah tools untuk membantu mengelola basis data.

Dalam sistem informasi manajemen keuangan berbasis web ini juga terdapat logika-logika akuntansi yang digunakan untuk menghitung transaksi-transaksi serta saldo dari akun yang digunakan.

Hasil akhir dari sistem informasi manajemen keuangan berbasis web ini adalah laporan keuangan berupa neraca, neraca saldo, laporan laba rugi dan laporan arus kas kepada pimpinan keuangan dan direktur.

 

Contoh Tesis 9 : Sistem Informasi Manajemen Terhadap Pengambilan Keputusan (Studi Kasus di Bagian Perencanaan dan Keuangan BLU UIN Walisongo)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi manajemen yang digunakan oleh Bagian Perencanaan dan Keuangan BLU UIN Walisongo ialah SIRA (Sistem Informasi Realisasi Anggaran). SIRA ini merupakan aplikasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan satuan kerja akan sebuah aplikasi yang mampu menjadi alat dalam pelaksanaan pengelolaan dan pengawasan keuangan negara yang efisien, efektif, dapat diandalkan dan user friendly. Model umum dari sistem ini berupa input, proses, output. Karakter dan unsur yang ada di SIRA ini juga sudah sesuai dengan teori yang peneliti gunakan.

Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Bagian Perencanaan dan Keuangan BLU UIN Walisongo dengan mengadakan rapat koordinasi rutin. Hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang selalu menggunakan musyawarah dalam menyelesaikan masalah untuk persoalan dunia dan akhirat. Kekuatan yang mempengaruhi pengambilan keputusan ada tiga yaitu dinamika individu, dinamika kelompok dan dinamika lingkungan organisasi. Pendekatan dasar dalam pengambilan keputusan yang digunakan oleh Bagian Perencanaan dan Keuangan yaitu pendekatan yang sifatnya prosedural. Pendekatan ini yang dinilai adalah proses atau tata cara yang digunakan dalam mengambil keputusan. Model pengambilan keputusan yang digunakan oleh pimpinan di bagian perencanaan dan keuangan yaitu model rasional. Proses pengambilan keputusan terdapat tiga tahap yang dilalui yaitu pemahaman, perancangan dan pemilihan Faktor-faktor yang berpengaruh dalam SIM terhadap pengambilan keputusan serupa dengan unsur SIM itu sendiri yaitu manusia, perangkat keras, perangkat lunak, data dan prosedur. Sedangkan peranan sistem informasi manajemen terhadap pengambilan keputusan di Bagian Perencanaan dan Keuangan BLU UIN Walisongo tergolong multiguna, selain digunakan pimpinan untuk evaluasi, SIM juga dapat digunakan untuk bahan pengambilan keputusan.

 

Contoh Tesis 10 :  Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan di Desa Kemuning Berbasis Web

Instansi pemerintahan saat ini masih banyak yang belum menggunakan sistem komputerisasi, begitu pula dengan Desa Kemuning dalam pengelolaan keuangan desa. Sistem Pengelolaan Keuangan di Kantor Desa Kemuning yang ada saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan jaman yang ada, sehingga masih belum terstruktur dengan baik. Terutama untuk sistem pengelolaan keuangan, dalam sistem ini yang diolah yaitu, data pendapatan, pengeluaran, kas harian, kas umum, serta laporan data. Sistem dapat didefinisikan dalam dua kelompok pendekatan, yang pertama pendekatan sistem lebih menekankan pada prosedur, yang kedua pendekatan sistem lebih menekankan pada elemen atau komponennya. Masalah yang terjadi saat ini adalah lambatnya pengolahan data, laporan yang dihasilkan harus melewati pengumpulan data yang tidak terstruktur. Pada sistem informasi untuk memenuhi tugas ini akan dipaparkan bagaimana perancangan dari sistem informasi pengelolaan keuangan berbasis web. Dalam perancangan sistem ini menggunakan Entity Relational Diagram dan Data Flow Diagram, sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan cara observasi, wawancara dan studi pustaka. Web ini dibuat dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Diharapkan dengan sistem aplikasi ini akan lebih membantu kinerja petugas kantor dalam pengelolahan keuangan desa menjadi lebih efektif dan efisien.

 

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?