HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pembahasan Lengkap Teori Bauran Pemasaran Online menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Bauran Pemasaran Online

Gambaran dari Bauran Pemasaran Online

Pengertian Bauran Pemasaran Online

Dalam memasarkan suatu produk atau jasa dalam sebuah perusahaan, diperlukan suatu pendekatan yang mudah dan fleksibel yang biasa disebut sebagai bauran pemasaran (marketing mix).

Pembahasan Lengkap Teori Bauran Pemasaran Online menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Bauran Pemasaran Online

 

Marketing mix atau yang diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi bauran pemasaran adalah suatu strategi penjualan atau promosi serta penentuan harga yang bersifat unik serta dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling menguntungkan untuk pasar yang dituju.

Menurut Marketing Management (1997) yang kurang lebih memiliki arti bauran pemasaran adalah kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.

Komponen Bauran Pemasaran

Bauran pemasaran terdiri dari 4 komponen, yaitu :

  1. Produk
  2. Harga
  3. Distribusi
  4. Promosi

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bauran Pemasaran

  • Jenis pasar produk

Pada jenis pasar produk ini tingkat pemanfaatan alat promosi sangat bervariasi. Antara pasar konsumen dan pasar industri. Di dalam perusahaan suatu produk konsumsi lebih berpusat di titik pemasan dan juga iklan penjualan perorangan dan hubungan masyarakat, sesuai dengan urutannya. Sementara untuk perusahaan industri bisa lebih berpusat di sektor penjualan jadi, mulai dari promosi, iklan hingga langsung pada end user.

  • Strategi dorong lawan strategi tarik

Strategi dorong atau strategi tarik merupakan sebuah bauran pemasaran perusahaan untuk menciptakan penjualan. Di sini perusahaan harus memilik salah satunya. Yaitu strategi dorong atau strategi tarik yang akan digunakan. Di strategi dorong ini, pemasaran serta penjualan individual atau perorangan lebih di utamakan. Sedangkan, pada pada strategi tarik, periklanan dan pemasaran kepada konsumen akan lebih berperan.

  • Kesiapan tahap pembeli

Alat-alat pemasaran mempunyai nilai efektivitas yang tidak sama di beberapa tingkat kesiapan konsumen. Selain itu, publisitas dan juga periklanan mempunyai sejumlah peran yang mampu membangun kesadaran pembeli.

Teori-teori dari gambar Bauran Pemasaran Online

Manfaat Marketing Mix

Strategi ini dapat menjadi kesatuan yang luar biasa bermanfaat bagi bisnis Anda apabila Anda dapat menjalankan keseluruhan teknik marketing mix tanpa terkecuali dan juga memiliki tingkat kontinuitas pelaksanaannya yang bagus. Kontinuitas tersebut berarti keseluruhan strategi yang terdapat di dalam marketing mix ini terus-menerus Anda terapkan, evaluasi hasilnya, perbaiki lagi ke depannya apabila ada kekurangan yang terdapat di penerapan sebelumnya, terus-menerus ditingkatkan hingga mencapai target pemasaran seperti yang Anda inginkan.

Pembahasan Lengkap Teori Bauran Pemasaran Online menurut Para Ahli dan Contoh Tesis Bauran Pemasaran Online

 

 

 

Perusahaan apapun, baik perusahaan yang beroperasi di skala besar maupun perusahaan yang beroperasi di skala kecil pasti memiliki target sama yaitu keuntungan bisnis. Hal yang sama juga berlaku dari segi jenis produksi, baik perusahaan yang menyewakan jasa maupun perusahaan yang menjual produk.  Tetapi memang tak hanya berorientasi pada penghasilan keuntungan yang didapat, tentunya perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggannya. Hingga kini, hampir semua jenis perusahaan berlomba-lomba memberikan user experience yang memuaskan customer/ klien mereka. Mereka kerap melakukan pengembangan produk dan layanan lewat inovasi-inovasi yang didasarkan pada kebutuhan user. Selain itu, mereka terus mencari-cari strategi bisnis apa yang paling jitu untuk mensukseskan bisnis mereka.

Teknik 4P – 7P Marketing Mix

Sekarang Anda akan memasuki pembahasan mengenai istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place). Apabila Anda telah mempelajari marketing mix sejak di bangku kuliah, atau mengetahui tentang marketing mix dari berbagai seminar marketing yang sudah Anda ikuti, maka dapat dipastikan Anda sudah sangat familiar dengan istilah 4P ini. Kami akan mencoba memaparkannya lagi untuk diingat-ingat kembali.

  1. Product (Produk)
  2. Price (Harga)
  3. Saluran Distribusi (Place)
  4. Promotion (Promosi)
  5. People (SDM)
  6. Process (Proses)
  7. Packaging (Kemasan)

Contoh Tesis yang membahas tentang Bauran Pemasaran Online

Contoh Tesis 1 : Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Tingkat Penjualan dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Pada Rahmat Batik Lampung, Bandar Lampung)

 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data salah satunya kuesioner yang diberikan kepada konsumen Rahmat Batik Lampung, Bandar Lampung sebagai sampel penelitian. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60 orang konsumen yang diambil dari rata-rata konsumen yang datang perbulannya. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder serta data diolah menggunakan software SPSS 20. Metode analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji t (parsial), uji f (simultan) dan determinasi (R2).

Penelitian ini menggunakan indikator bauran pemasaran sebagai variabel independen atau variabel bebas yaitu produk (X1), harga (X2), tempat / Saluran Distribusi (X3), dan promosi (X4), serta variabel dependen atau variabel terikat dalam penelitian ini adalah tingkat penjualan (Y). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, secara simultan menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh positif terhadap variabel dependen. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan perhitungan nilai Fhitung > Ftabel yaitu sebesar 28,530 > 2,54. Berdasarkan perhitungan secara parsial diketahui bahwa produk, harga, dan tempat / saluran distribusi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penjualan, sedangakan untuk variabel promosi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penjualan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan perhitungan nilai thitung > t tabel. Selanjutnya variabel produk, harga, tempat/saluran distribusi dan promosi dikatakan mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap tingkat penjualan yaitu sebesar 67,5% serta sisanya 32,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Rahmat Batik Lampung, Bandar Lampung telah menerapkan bauran pemasaran sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam yaitu dengan menerapkan prinsip ketauhidan, kebenaran / kejujuran, amanah dan keadilan.

 

Contoh Tesis 2 : Pengaruh Bauran Pemasaran pada Keputusan Pembelian Produk Tupperware di Bandar Lampung

 

Salah satu produk yang berkembang saat ini adalah peralatan makan berbahan dasar plastik yang aman digunakan. Selain itu, permintaan konsumen akan produk yang praktis dan inovatif juga akan meningkat. Tupperware Corporation merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi serta memasarkan produk peralatan makan berbahan dasar plastik yang inovatif, praktis, dan aman untuk digunakan. Inovasi produk terus dilakukan oleh Tupperware untuk memperluas pangsa pasar dan menghadapi persaingan bisnis antar perusahaan. Penjualan produk Tupperware di kota Bandar Lampung mengalami fluktuatif, untuk dapat meningkatkan keuntungan keuntungan, hal yang dapat dilakukan oleh agen Tupperware yaitu dengan menerapkan faktor-faktor dalam bauran pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan produk Tupperware di kota Bandar Lampung. Faktor-faktor yang ada dalam elemen bauran pemasaran yaitu produk, harga, promosi, lokasi, orang (People), proses (Proses), dan sarana fisik (Physical Evidence). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh produk, harga, promosi, lokasi, orang (People), proses (Proses), dan sarana fisik (Physical Evidence) pada keputusan pembelian produk Tupperware di Bandar Lampung. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu keputusan pembelian, sedangkan variabel independen yaitu bauran pemasaran dimana variabel X1 (Produk), X2 (Harga), X3 (Promosi), X4 (Lokasi/Distribusi), X5 (Orang), X6 (Proses), X7 (Sarana Fisik). Penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Indikator dalam penelitian ini berjumlah 30 butir pernyataan sehingga didapat total sampel sebanyak 150 data responden. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa variabel dalam bauran pemasaran yaitu X1 (Produk), X2 (Harga), X3 (Promosi), X4 (Lokasi/Distribusi), X5 (Orang), X6 (Proses), X7 (Sarana Fisik) berpengaruh positif pada keputusan pembelian produk Tupperware di kota Bandar Lampung. Hasil penghitungan skor menunjukkan skor tertinggi untuk variabel bauran pemasaran yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah pada variabel produk (X1) dan variabel yang terendah yaitu pada variabel Orang (X5).

 

Contoh Tesis 3 :  Analisis Pengaruh Strategi Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Konsumen dalam Memilih Kuliah pada Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta

 

Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta menganggap strategi bauran pemasaran jasa merupakan hal yang penting untuk pengelolaan Lembaga Pendidikan Istibank di Surakarta. Strategi bauran pemasaran jasa merupakan faktor utama dalam mempengaruhi keputusan memilih konsumen. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh strategi bauran pemasaran jasa yang terdiri: produk, harga, lokasi, promosi, orang, proses dan pelayanan terhadap keputusan konsumen memilih kuliah pada Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta.

Teori yang digunakan adalah manajemen pemasaran jasa dan perilaku pembelian konsumen yang berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, daftar pertanyaan dan studi dokumentasi. Jumlah sampel penelitian ini adalah sebanyak 100 siswa dan digunakan teknik penarikan sampel dengan metode random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Pendekatan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta dengan mengumpulkan data mengenai faktor-faktor yang terkait dengan variabel penelitian. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif.

Hasil uji t diperoleh hasil variabel yang signifikan terhadap keputusan konsumen adalah produk, lokasi, promosi dan proses. Hal ini disebabkan karena memiliki koefisien signifikan < 0,05. Hasil uji Fhitung = 10,697 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Hal ini berarti bahwa variabel bebas yang terdiri dari produk, biaya, lokasi, promosi, orang, proses dan pelayanan, secara bersama-sama (simultan) mampu mempengaruhi variabel terikat yaitu keputusan konsumen dalam memilih kuliah pada Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta. Hal ini disebabkan karena memiliki tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran yang terdiri produk, harga, lokasi, promosi, proses, orang dan pelayanan secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam memilih kuliah pada Lembaga Pendidikan Istibank Surakarta dapat diterima.

 

Contoh Tesis 4 : Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Minimarket Kopma Universitas Negeri Yogyakarta

 

Hasil analisis data menunjukkan bahwa:

(1) Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan thitung sebesar 3,726 dan nilai signifikansi sebesar 0,000;

(2) Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung sebesar 3,621 dan nilai signifikansi sebesar 0,001;

(3) Promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung 3,126 dan nilai signifikansi sebesar 0,022;

(4) Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung 7,905 dan nilai signifikansi sebesar 0,002;

(5) Orang/SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung 3,116 dan nilai signifikansi 0,002;

(6) Bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung 2,962 dan nilai signifikansi sebesar 0,004;

(7) Proses berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung 2,815 dan nilai signifikansi sebesar 0,004;

(8) Bauran pemasaran secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai thitung sebesar 47,208 dan signifikansi 0,000.

Koefisien Determinasi R2 sebesar 0,799 dapat diartikan bahwa 79,9% keputusan pembelian konsumen di minimarket KOPMA UNY dipengaruhi oleh variabel produk, harga, promosi, lokasi, bukti fisik, orang/SDM, dan proses, sedangkan sisanya sebesar 21,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Lokasi memiliki sumbangan efektif tertinggi yaitu sebesar 17,2%, sedangkan sumbangan relatifnya sebesar 21,5% terhadap keputusan pembelian konsumen.

 

Contoh Tesis 5 : Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) terhadap Tingkat Permintaan Efektif Konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh yang signifikan antara produk terhadap tingkat permintaan efektif konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009; (2) Pengaruh yang signifikan antara harga terhadap tingkat permintaan efektif konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009; (3) Pengaruh yang signifikan antara saluran distribusi terhadap tingkat permintaan efektif konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009; (4) Pengaruh yang signifikan antara promosi terhadap tingkat permintaan efektif konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009; (5) Pengaruh yang signifikan antara produk, harga, saluran distribusi dan promosi (Marketing Mix) secara bersama – sama terhadap tingkat permintaan efektif konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Surakarta Tahun 2009.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh konsumen di Wisata Kuliner Langen Bogan Gladak Surakarta. Penelitian populasi dengan mengambil sampel 350 dari 3500 populasi sementara (observasi tanggal 9-15 Februari 2009). Teknik pengumpulan data variabel dengan menggunakan metode angket dan dokumentasi. Angket sebelum dipergunakan terlebih dahulu diuji cobakan dengan mengambil sampel sebanyak 50 konsumen. Rumus korelasi product moment digunakan untuk menguji validitas dari 15 item pertanyaan angket semuanya valid. Rumus alpha digunakan untuk menguji reabilitas angket untuk semua variabel, hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel dinyatakan lulus uji reabilitas. Uji prasyarat analisis yang dipergunakan adalah Multikolenieritas, Uji Normalitas, Uji linieritas, Uji autokorelasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji F dan uji t.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : bahwa semua variabel marketing mix yang diteliti berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan efektif dengan nilai probabilitas di bawah 0,05. Dari keempat variabel yang di teliti, faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap permintaan efektif adalah variabel harga dengan nilai koefisien regresi 0,234.

 

Contoh Tesis 6 : Pengaruh Strategi Green Marketing terhadap Pilihan Konsumen Melalui Pendekatan Marketing Mix (Studi Kasus pada The Body Shop Jakarta)

 

Metode pengumpulan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei yaitu dengan menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah pelanggan perusahaan kosmetik The Body Shop di Jakarta, dengan jumlah sampel 120 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus yang memakai semua anggota populasi sebagai sampel penelitian. Pengujian terhadap hipotesis dalam penelitian ini akan dilakukan secara multivariate dengan menggunakan regresi logistik. Regresi logistik digunakan karena variabel bebasnya kombinasi antara metrik dan nominal (non metrik).

Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga, produk, tempat dan jenis kelamin berpengaruh terhadap pilihan pelanggan. Sedangkan variabel promosi, umur pendidikan dan pendapatan tidak berpengaruh terhadap pilihan pelanggan. Implikasi utamanya adalah The Body Shop harus memperhatikan aspek kualitas untuk mengimbangi harga yang tinggi dan wanita sebagai pasar utamanya.

 

Contoh Tesis 7 : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Perilaku Online Shopping: Perspektif Pemasaran Agribisnis

 

Keberadaan internet memberikan konsekuensi tidak hanya pada perubahan baya hidup modern namun juga merubah perilaku individu dalam melakukan aktivitas pembelian produk barang dan/atau jasa secara daring (onine). Peneitian ini diakukan bertujuan menginvestigasi model online shopping yang dipengaruhi oeh bauran pemasaran  untuk produk pertanian berupa bibit tanaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan aat analisis dengan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran dengan mengkombinasikan bauran produk, harga, lokasi pembelian, dan promosi berpotensi mempercepat keputusan pembelian konsumen produk bibit tanaman yang dilakukan melalui situs jual beli yang dikembangkan oleh perusahaan. Namun, hasil uji parsial menunjukkan bahwa hanya produk dan lokasi pembelian saja yang memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen produk bibit tanaman yang dilakukan secara onine. Model pembelian seara online menjadi salah satu upaya perusahaan produk agribisnis sejenis untuk memberikan pilihan kepada konsumen memenuhi kebutuhannya. Perubahan gaya hidup dengan maraknya e-commerce dapat meningkatkan peluang pemasaran baru yang dapat dimanfaatkan dan feksibilitas bagi piihan konsumen untuk melakukan pembeanjaan. auran produk dan bauran promosi perlu dipertahankan dengan terus memberikan inovasi pada bauran produk dan bauran tempat yaitu pengeloaan website penjualan agar dapat memberikan kombinasi peran yang lebih baik bagi keberlangsungan perusahaan.

 

Contoh Tesis 8 : Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Peningkatan Volume Penjualan Lipaq Saqbe Mandar pada Malolo Group Kabupaten Polewali Mandar dalam Perspektif Ekonomi Islam

 

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh dari variabel people, process dan physical evidence terhadap volume penjualan pada Malolo Group, kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer melalui penyebaran kusioner dan wawancara. Dengan menggunakan tehnik sampling incidental. Sampel yang digunakan 86 responden, yang dijadikan responden dalam penelitian adalah konsumen yang pernah berbelanja di Malolo Group, khususnya produk lipaq saqbe Mandar. Selanjutnya analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan Analisis Regresi Berganda.

 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel people, process dan physical evidence secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan volume penjualan pada Malolo Group, kabupaten Polewali Mandar. Secara parsial menunjukan bahwa variabel people berpengaruh positif signifikan terhadap volume penjualan lipaq saqbe Mandar, sedangkan varabel process dan physical evidence tidak berpengaruh terhadap volume penjualan lipaq saqbe Mandar pada Malolo Group. Dalam pandangan Islam variabel people, process dan physical evidence dalam meningkatkan penjualan lipaq saqbe mandar sudah sesuai dengan syariat dalam Islam.

 

Implikasi penelitian, hal ini menunjukkan bahwa people sudah sesuai dengan keinginan konsumen, sehingga mampu memengaruhi konsumen berbelanja. Namun, lebih mengevaluasi terkait masalah process dan physical evidence untuk dapat menarik konsumen dalam berbelanja pada Malolo Group, sehingga akan meningkatkan lagi volume penjualan.

 

Contoh Tesis 9 : Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap  Keputusan Menginap Konsumen Pada Hotel Syariah Arini Surakarta

 

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik terhadap keputusan menginap yang mana akan disebarkan kepada tamu Hotel Syariah Arini. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dan 120 responden yang mana pernah menginap sebagai sampel dari penelitian ini.

Metode dari penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Untuk programnya menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dalam IBM Statistik SPSS 21. Penelitian ini menggunakan 2 variabel. Variabel independen yaitu produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik dan variabel dependen adalah keputusan menginap.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial produk berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (3.056) > t table (1.980). Harga berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (5.741) > t table (1.980. Tempat berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (2.645) > t table (1.980). Promosi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (2.521) > t table (1.980). Orang berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (2.437) > t table (1.980).

Proses berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (2.154) > t table (1.980). Bukti fisik berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap berdasarkan pada uji t (2.379) > t table (1.980). Produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan menginap secara simultan. Harga sebagai variabel independen yang paling dominan mempengaruhi keputusan menginap sebaagai variabel dependen.

 

Contoh Tesis 10 : Penerapan Bauran Pemasaran dalam Jaringan Melalui Media Sosial untuk Membangun Hubungan Pelanggan

 

Internet membuat pola pemasaran berubah dari vertikal satu berubah menjadi pola horizontal, memfasilitasi perusahaan untuk membangun hubungan pelanggan. Penelitian ini dilakukan implementasi media sosial dapat membangun, mempertahankan, dan melibatkan pelanggan hubungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peneliti pilih JuraganTiketID sebagai objeknya. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Ada 3 teknik analisis data yang peneliti gunakan di sini: reduksi data, tampilan data dan analisis menggunakan situs web aplikasi online. Itu Hasilnya menunjukkan bahwa konsistensi dalam interaksi dengan pelanggan twitter dapat membangun dan memperluas hubungan dengan pelanggan di jaringan media sosial dengan biaya rendah. Selain itu, jumlah besar pengikut dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan volume penjualan.

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?