HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pemanfaatan Media Lingkungan dan Media Gambar terhadap Peningkatan Prestasi Belajar

Judul Skripsi : Pengaruh Pemanfaatan Media Lingkungan dan Media Gambar terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kreativitas Siswa (Penelitian Eksperimen di SMP Negeri Wilayah Ngawi Barat)

 

A. Latar Belakang

Kreativitas siswa dalam melakukan interaksi pembelajaran sangat diperlukan. Apalagi media yang dipergunakan dalam pembelajaran adalah media lingkungan yang menuntut siswa untuk aktif berbuat dan kreatif dalam menanggapi semua proses pembelajaran yang berlangsung, seperti pendapat Yudhi Munadi (2008: 157) berikut: “Saat ini kreativitas dan kemandirian sangat diperlukan karena, kreativitas memberikan peluang bagi individu untuk mengaktuallisasikan diri. memungkinkan orang dapat menemukan berbagai alternatif dalam pemecahan masalah, memberikan kepuasan hidup, meningkatkan kualitas hidupnya”.

Hal – hal tersebut di atas yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian pada SMP Negeri di wilayah Ngawi barat, khususnya di SMP Negeri 3 Ngrambe sebagai uji eksperimen sampel penelitian dan SMP Negeri 1 Sine sebagai kelompok kontrol dan SMP Negeri 1 Mantingan sebagai uji coba tes, tentang “ Pengaruh pemanfaatan media Lingkungan dan media Gambar terhadap prestasi belajar siswa ditinjau dari kreatifitas siswa “.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan pengaruh antara pemanfaatan media lingkungan dan media gambar terhadap prestasi belajar Matematika?
  2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki kreatifitas tinggi dan siswa yang memiliki kreatifitas rendah terhadap prestasi belajar matematika?
  3. Apakah terdapat interaksi pengaruh antara pemanfaatan media dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika siswa?

 

C. Landasan Teori Skripsi

Pengertian Media Lingkungan

Media lingkungan adalah media yang berada di sekitar lingkungan belajar siswa. Bisa dekat dengan siswa, seperti kelas, luar kelas, taman sekolah, kebun sekolah, kantin, koperasi sekolah, lapangan, ruangan, pasar, bank, toko, dan semua benda maupun makluk hidup yang ada di sekitar lingkungan belajar siswa. Seperti yang dijelaskan oleh Chaeruddin (2004: 21): “Media lingkungan meliputi : halaman sekolah, kebun sekolah, pasar, bukit, hutan, sungai, toko dan lain-lain”.

Pengertian Media Gambar

Media gambar sudah sering ditemukan dalam setiap pembelajaran di sekolah, hampir semua guru menggunakannya. Ada beberapa pendapat ilmuwan tentang media ini antara lain pendapat dari Molenda, Heinich, Russel and Smaldino (2000: 113 – 114) menyatakan bahwa Media gambar adalah gambaran yang diperoleh dari kegiatan fotografis berupa foto orang–orang, tempat atau berbagai hal yang biasanya berupa foto, kartu pos, ilustrasi dari buku, catalogs dan sebagainya

 

Pendapat Ilmuwan Tentang Pengertian Kreativitas

Kreativitas siswa pada pembelajaran yang berlangsung sangat diperlukan, sebab dengan kreativitaslah siswa dapat memecahkan soal matematika dengan baik dan benar. Melaui kreativitas seseorang akan memiliki keberanian, eksresif (tidak takut menyatakan perasaanya) dan tidak takut menghadapi kendala dalam pembelajaran. Ada pendapat dari para ahli tentang pengertian dari kreativitas ini antara lain sebagai berikut: Mednik dalam Lefrancois (1996: 19) menjelaskan bahwa: Kreativitas adalah bagian dari unsur yang saling berhubungan dan bervariasi dengan memenuhi syarat tertentu, makin besar hubungan antar unsur makin kreatif proses pemecahan masalah yang terjadi.

 

Pengertian Prestasi Belajar

S. Winkel (2002: 102) menyatakan: prestasi belajar adalah bukti keberhasilan yang dicapai, proses belajar yang dialami siswa menghasilkan perubahan-perubahan dalam bidang pengetahuan atau pemahaman, ketrampilan nilai dan sikap, adanya perubahan itu tampak dari jawaban yang dihasilkan oleh siswa terhadap pertanyaan (persoalan) atau tugas yang diberikan oleh guru, setiap kegiatan pembelajaran menghasilkan suatu perubahan yaitu hasil belajar atau prestasi belajar. Prestasi belajar dapat diukur dengan suatu tes, tes adalah suatu percobaan yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hasil belajar seseorang atau sekelompok siswa pada pelajaran tertentu, maka untuk mengetahui dan menentukan hasil prestasi itu dibuat tes formatif yang mencakup segala aspek tujuan pembelajaran Matematika, serta pemberian tugas-tugas yang berhubungan dengan kegiatan Matematika, sehingga dapat diwujudkan dalam bentuk nilai yang berupa angka (huruf).

 

D. Metode Penelitian

Analisis data tes prestasi belajar menunjukkan bahwa:

  • Perbedaan pengaruh antara Pemanfaatan media lingkungan dan media Gambar terhadap prestasi belajar matematika (F hitung: 228,35 > F table: 3,908 pada taraf signifikan 0,05)
  • Perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dengan siswa yang memiliki kreativitas rendah (Fhitung: 70,58 > F table; 3,908 pada taraf signifikansi 0,05)
  • Interaksi pengaruh pemanfaatan media (lingkungan dan gambar) dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika (Fhitung : 59,31 > Ftabel; 3,908 pada taraf signifikan 0,05).

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara penerapan pemanfaatan media lingkungan dan media gambar terhadap prestasi belajar matematika.

Pembelajaran matematika dengan pemanfaatan media lingkungan menekankan pada proses mencari, melihat/mengamati langsung, menemukan konsep secara mendalam sesuai kemampuanya. Keterlibatan aktif siswa baik secara individual maupun kelompok membuat siswa lebih bergairah dalam belajar dan makin mendalami materi pembelajaran sehingga prestasi belajar yang dicapai akan lebih baik. Pembelajaran matematika dengan pemanfaatan media gambar menempatkan siswa hanya cenderung untuk mengamati secara pasif gambar yang ada di buku, dan sangat terbatas oleh keterangan guru. Siswa kurang berpartisipasi dalam setiap pencarian konsep atau pengertian matematika. Pengetahuan matematika diperoleh lebih banyak lewat informasi dan keterangan guru. Siswa tidak perlu banyak berfikir karena yang diamati hanya gambar tanpa melihat realita yang ada, yang dilengkapi oleh keterangan guru, sehingga siswa yang memiliki kreativitas rendah lebih cocok dengan menerapkan pemanfaatan media gambar ini. Dengan demikian dapat dismpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan media lingkungan dan media gambar terhadap proses belajar matematika.

2. Terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah.

Siswa yang memiliki kreativitas tinggi cenderung mempunyai semangat yang tinggi dalam belajar, mandiri dalam berpikir, berwawasan luas, mempunyai ide-ide cemerlang untuk menyelesaikan masalah yang artinya mempunyai banyak alternative untuk memecahkan suatu masalah, mempunyai daya khayal yang tinggi, dapat menggambil keputusan secara pasti dan bersemangat dalam mencapai sesuatu tanpa mengenal lelah. Sifat-sifat tersebut dapat menyatu dalam diri siswa untuk memberikan dasar yang kokoh dalam meraih hasil prestasi yang lebih baik. Siswa yang memiliki kreativitas rendah cenderung untuk bersifat pasif, sangat tergantung pada siswa lain, mudah menyerah, tidak memiliki pendirian yang kuat, pemalas, tidak memiliki ide dalam memecahkan masalah, sehingga siswa tersebut prestasi belajarnya rendah. Melihat keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa: terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara pemanfaatan media dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar matematika.

 

3. Terdapat interaksi pengaruh antara pemanfaatan media dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar matematika.

Pemanfaatan media dan kreativitas memiliki interaksi pengaruh terhadap prestasi belajar matematika, hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Siswa yang memiliki kreativitas tinggi yang belajar dengan pemanfaatan media lingkungan berinterakasi positif dibanding dengan memanfaatkan media gambar, dengan sikap kreativitas tinggi terhadap prestasi belajar matematika.
  2. Siswa yang memiliki kreativitas tinggi dalam pembelajaran matematika dengan pemanfaatan media lingkungan berinteraksi positif dibanding dengan pemanfaatan media lingkungan dengan siswa yang memiliki kreativitas rendah.terhadap prestasi belajar matematika.
  3. Siswa yang memiliki kreativitas tinggi dalam pembelajaran matematika menerapkan pemanfaatan media gambar akan berinteraksi positif dibandingkan dengan siswa yang memiliki kreativitas rendah terhadap prestasi belajar matematika.

Melihat uraian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi pengaruh antara pemanfaatan media dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar matematika.

Incoming search terms:

Leave a Reply