HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Motivasi Belajar dan Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Mutu Pelayanan Kebidanan

Judul Skripsi : Pengaruh Motivasi Belajar dan Gaya Belajar terhadap Prestasi Belajar Mutu Pelayanan Kebidanan di Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri

 

A. Latar Belakang

Belajar merupakan aktivitas yang dilakukan oleh setiap manusia sejak dilahirkan sampai dengan akhir hayatnya. Sewaktu bayi, manusia mengalami proses belajar antara lain menghisap puting susu ibu, memegang sesuatu, berbicara, berjalan dan lain-lain. Begitupun pada masa kanak-kanak, anak akan belajar bermain dengan teman-teman sebaya, belajar menghafal huruf, angka, nyanyian dan sebagainya. Demikian seterusnya pada masa remaja, dewasa, tua hingga akhir hayatnya manusia akan selalu mengalami proses belajar. (Santhoso dkk, 1991)

Belajar pun merupakan masalah yang selalu aktual dan dihadapi oleh setiap orang karena terdapat berbagai faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor jasmani meliputi kesehatan dan kecacatan tubuh, usia perkembangan yang menuntut beberapa kebutuhan yang tidak dapat dicapai individu, proses belajar, perihal yang menyangkut organisasi dengan tata tertib yang harus dipatuhi yaitu ; kurikulum, dosen, fasilitas kebutuhan mahasiswa, serta faktor psikologis berupa minat, kecerdasan, bakat, motif, gaya belajar.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Apakah ada pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar mutu pelayanan kebidanan mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri ?
  2. Apakah ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri ?
  3. Apakah ada pengaruh secara bersama motivasi dan gaya belajar terhadap prestasi mahasiswa Akademi Kebidanan. Giri Satria Husada Wonogiri ?

 

C. Tinjauan Pustaka

Motivasi Belajar

Menurut Mc Donald (dalam Hamalik, 2002), motivasi adalah suatu perubahan energi di dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif dan reaksi untuk mencapai tujuan tertentu.

 

Model Pengembangan Motivasi Belajar

Perbuatan belajar, seperti halnya perbuatan-perbuatan sadar dan penbuatan tanpa paksaan pada umunya, selalu didahului oleh proses pembuatan keputusankeputusan untuk berbuat atau tidak berbuat Apabila kekuatan motivasinya cukup kuat, maka ha akan memutuskan untuk melakukan perbuatan belajar, begitu juga sebaliknya.

 

Definisi Gaya Belajar

Konsep gaya belajar berakar pada klasifikasi jenis-jenis psikologi manusia. Gaya belajar merupakan cara belajar yang berdasarkan pada karakteristik individu (Harsono, 2004).

 

Prestasi Belajar

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990), prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai test atau angka nilai yang diberikan oleh guru, sedangkan prestasi akademik adalah hasil pelajaran yang diperoleh dari kegiatan persekolahan yang bersifat kognitif dan biasanya ditentukan oleh pengukuran dan penilaian (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1990). Selanjutnya menurut Sudjana (1995), prestasi hasil belajar adalah proses penentuan tingkat kecakapan penguasaan belajar seseorang dengan cara membandingkannya dengan norma tertentu dalam sistem penilaian yang disepakati.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan Explanatory Research yaitu penelitian penjelasan dengan melakukan uji hubungan antara beberapa variabel kemudian dilihat besarnya pengaruh.

Penelitian ini akan dilaksanakan di Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri pada bulan November 2011 Januari 2012.

Populasi penelitian dipilih secara purposive adalah mahasiswa semester 3 Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri sebanyak 89 mahasiswa. Dengan alasan mahasiswa semester 3 telah mendapatkan mata kuliah mutu pelayanan kesehatan. Sampel merupakan sebagian obyek yang diambil dari keseluruhan obyek penelititan dan dianggap mewakili populasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner.

Hasil dan kuesioner tersebut berupa angka-angka, tabel-tabel, analisa statisthk dan uraian serta kesimpulan dan hasil.Data pada penelithan ini adalah data primer dan data sekunder.

Data primer dhperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kueshoner, data sekunder diperoleh dan data Kartu Hasil Studi Mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat pengaruh positif yang signifikan motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri {t hitung = 19,914 dan t tabel = 1,980 (t hitung > t tabel), p value = 0,000 (p <0,05)}.

2. Terdapat pengaruh positif yang signifikan gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri {t hitung = 5,634 dan t tabel = 1,980 (t hitung >t tabel), pvalue = 0,000 (p<0,05)}.

3. Motivasi dan gaya belajar berpengaruh positif dan signifikan secara bersama terhadap prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri {F hitung = 211,011 dan F tabel = 3,10 (F hitung> F tabel) dan p value = 0,000 (p<0,05)}.

4. Terdapat perbedaan pengaruh antara motivasi dan gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri {Koefisien korelasi motivasi R2 = 0,820 yang menunjukkan 82% variasi pada prestasi belajar (Y) dapat dijelaskan oleh motivasi belajar (X1) melalui garis persamaan regresi Y= -0,456 + 0,53 X1 sedangkan koefisien korelasi gaya belajar R2 = 0,267 yang menunjukkan 26,7% variasi pada prestasi belajar (Y) dapat dijelaskan oleh gaya belajar (X2) melalui garis persamaan regresi Y= 0,416 + 0,96 X2}

Leave a Reply