HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Model Siklus Belajar Hipotetik Deduktif dengan Media Riil dan Virtuil

Judul Tesis :  Pembelajaran Biologi Model Siklus Belajar Hipotetik Deduktif dengan Media Riil dan Virtuil Ditinjau dari Kemampuan Penalaran Analitis dan Gaya Belajar Siswa

A. Latar Belakang Masalah

Prestasi belajar siswa selain dipengaruhi faktor luar seperti model dan media yang digunakan guru, juga dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri siswa, diantaranya adalah kemampuan penalaran analitis dan gaya belajar. Perbedaan kemampuan analitis siswa diprediksi berpengaruh terhadap kemampuan siswa terutama dalam memahami materi yang bersifat abstrak, namun guru belum memperhatikan keberagaman kemampuan penalaran analitis siswa. Faktor keberagaman gaya belajar diprediksi juga berpengaruh terhadap prestasi belajar. Menurut De Porter dan Hernacki (1999) gaya belajar dibedakan atas tiga macam yaitu, Auditorial, Visual dan Kinestetik. Akan tetapi keberagaman gaya belajar juga belum diperhatikan oleh guru dalam pembelajaran.

Berdasarkan latar belakang dan pemasalahan di atas, serta untuk meningkatkan prestasi belajar siswa sekaligus sebagai solusi terhadap permasalahan pembelajaran Biologi di SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro maka perlu dilakukan penelitian dengan judul Pembelajaran Biologi Model Siklus Belajar Hipotetik Deduktif dengan Media Riil dan Media Virtuil Ditinjau dari Kemampuan Penalaran Analitis dan Gaya Belajar Siswa.

B. Perumusan Masalah

  1. Adakah pengaruh pembelajaran Hipotetik Deduktif dengan media Riil dan media Virtuil dalam pembelajaran materi Fotosintesis terhadap prestasi belajar siswa?
  2. Adakah pengaruh Kemampuan Penalaran Analitis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa?
  3. Adakah pengaruh Gaya Belajar Visual, dan Kinestetik terhadap prestasi belajar siswa?

C. Kajian Teori

Model Siklus Belajar Hipotetik Deduktif

Langkah-langkah dalam menggunakan Model Siklus Belajar Hipotetik Deduktif menurut Dahar (1989) adalah:

  • Fase eksplorasi, siswa menyelidiki fenomena yang menimbulkan pertanyaan sebab atau guru mengajukan pertanyaan sebab
  • fase pengenalan istilah, data dibandingkan, dianalisis, istilah-istilah dan kesimpulan diambil
  • fase aplikasi konsep, tambahan fenomena didiskusikan yang menyangkut konsep-konsep yang sama.

Media Riil

Riil dalam kamus besar bahasa indonesia berarti nyata atau sungguh. Media riil dalam pembelajaran Biologi mempunyai pengertian yang sama dengan media nyata dan merupakan bagian dari metode percobaan Biologi. Media riil dalam percobaan Biologi lebih diartikan sebagai alat-alat laboratorium untuk melakukan percobaan.

Media virtuil

Komputer sebagai multimedia dapat melakukan pekerjaan perhitungan dan operasional mulai dari yang sederhana hingga yang paling komplek dengan waktu yang lebih cepat dan teliti. Mampu mengolah berbagai macam simbol bahasa sebagai stimulus, mulai dari angka, huruf, kata, suara, Gambar diam, Gambar bergerak dan lain-lain.Herlanti (dalam Yudhi, 2008) menyatakan bahwa layar komputer mampu menyajikan sebuah tampilan berupa teks nonsekuensial, nonlinear, dan multidimensional dengan percabangan tautan dan simpul secara interaktif. Menurutnya tampilan tesebut dapat membuat pengguna lebih leluasa memilih, mensintesis, dan mengelaborasi pengetahuan-pengetahuan yang ingin dipahami.

D. Metodelogi Penelitian

Pendekatan Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.

Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro Tahun pelajaran 2011/2012. Sampel terdiri dari 4 kelas yaitu kelas VIII A dan VIII D menggunakan Media Riil dan kelas VIII B dan VIII C menggunakan Media Virtuil.

Sampel diperoleh menggunakan teknik clusterrandom sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, afektif, psikomotor, serta kemampuan penalaran analitis, dan metode non tes berupa angket untuk data gaya belajar dan lembar observasi untuk data afektif dan psikomotor.

Teknik analisa data menggunakan analisis variansi dengan desain faktorial 2x2x2 melalui program SPSS18.

E. Kesimpulan

 

1. Penggunaan media riil maupun virtuil tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif (p=0.436) dan psikomotor (0.182) pada materi Fotosintesis kelas VIII SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro. Namun berpengaruh terhadap aspek afektif dengan nilai p = 0,001. Berdasarakan rata-rata nilai siswa media virtuil memberikan rata-rata nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas media riil.

2. Tidak ada pengaruh kemampuan penalaran analitis tinggi dan kemampuan penalaran analitis rendah terhadap peningkatan prestasi Biologi karena media riil maupun virtuil dapat membuat materi Fotosintesis yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, sehingga mudah diterima logika siswa yang mempunyai kemampuan penalaran analitis rendah maupun kemampuan penalaran analitis tinggi.

3. Gaya belajar tidak mempengaruhi prestasi belajar Biologi pada materi Fotosintesis baik secara kognitif, afektif maupun psikomotor siswa SMP Negeri Model Terpadu Bojonegoro. Hal ini di sebabkan media riil dan virtuil yang digunakan dalam pembelajaran Biologi pada materi Fotosintesis telah sesuai dengan gaya belajar kinestetik maupun gaya belajar visual dengan kemampuan penalaran analitis tinggi maupun rendah.

Incoming search terms:

Leave a Reply