HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Metode Pembelajaran Karyawisata

Pengertian Metode Pembelajaran Karyawisata

Metode karyawisata adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dengan membawa siswa langsung pada objek yang akan dipelajari dan objek itu terdapat di luar kelas. Kata karyawisata berasal dari kata karyayang artinya kerja dan wisata berarti pergi. Dengan demikian, karyawisata berarti pergi bekerja atau bepergian ke suatu tempat untuk bekerja.

Hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar, penger-tian karyawisata adalah para siswa akan mempelajari suatu objek di luar kelas.

Dengan demikian, apa yang disebut dengan karyawisata sebenarnya ialah mempelajari sesuatu. Metode karyawisata sering pula disebut dengan nama ”field trip method”(metode study touratau metode study trip) yang sudah lazim disebut widya wisata (widya=ilmu). Sebenarnya, apapun nama yang diberikan pada metode ini yang penting adalah isi pengertian yang diberikan pada metode dengan nama seperti karyawisata ini.

 

Langkah-Langkah Pembelajaran Karyawisata

  1. Persiapan

Dalam merencanakan tujuan karyawisata, guru perlu menetapkan tujuan pembelajarandengan jelas, mempertimbangkan pemilihan teknik, menghubungi pemimpin obyek yangakan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya, penyusunan rencana yangmasak, membagi tugas-tugas, mempersiapkan sarana, pembagian siswa dalam kelompok,serta mengirim utusan.

  1. Perencanaan

Hasil kunjungan pendahuluan (survei) dibicarakan bersama dalam rangka menyusun perencanaan yang meliputi: tujuan karyawisata, pembagian objek sesuai dengan tujuan, jenis objek sesuai dengan tujuan, jenis objek serta jumlah siswa.

  • Dibentuk panitia secara lengkap, termasuk ketua tiap kelompok/ seksi.
  • Menentukan metode mengumpulkan data, mungkin berwujud wawancara, pengamatan langsung, dokumentasi.
  • Penyusunan acara selama karyawisata berlangsung. Kepada para siswa harus ditanamkan disiplin dalam mentaati jadwal yang telahdirencanakan sehingga pelaksanaan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
  • Mengurus perizinan.
  • Menentukan biaya, penginapan, konsumsi serta peralatan yang diperlukan.
  1. Pelaksanaan

Siswa melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan dalam rencanakunjungan, sedangkan guru mengawasi, membimbing, bila perlu menegur sekiranya ada siswayang kurang mentaati tata tertib sesuai acara. Pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugas-petugas lainnya, memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama, mengawasi petugas-petugas pada setiap seksi, demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggung jawabnya, serta memberi petunjuk bila perlu.

  1. Pembuatan laporan Akhir Karya Wisata

Pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasilkarya wisata, menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh, menindak lanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik, gambar, model-model, diagram, sertaalat-alat lain dan sebagainya. Hasil yang diperoleh dan kegiatan karyawisata ditulis dalam bentuk laporan yang formatnya telah disepakati bersama.

 

Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran Karyawisata

Kelebihan

  1. Karya Wisata mempunyai prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam proses belajar mengajar.
  2. Membuat apa yang dipelajari di sekolah lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan di masyarakat.
  3. Pengajaran dengan metode karya wisata dapat lebih merangsang kreatifitas siswa.

Kekurangan

  1. Fasilitas yang diperlukan sulit untuk disediakan siswa di sekolah.
  2. Biaya yang digunakan untuk acara ini lebih banyak.
  3. Memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang.

 

Tujuan Penggunaan Metode Karyawisata

  1. Untuk melengkapi pengetahuan yang diperoleh di sekolah atau kelas
  2. Untuk melihat, mengamati, menghayati secara langsung dan nyata mengenai obyek tersebut
  3. Untuk menanamkan nilai moral pada siswa

 

Alasan Penggunaan Metode Karyawisata

Obyek yang akan dipelajari tidak dapat dibawa kedalam kelas karena, misalnya:

  1. Terlalu besar/berat
  2. Berbahaya
  3. Akan berubah bila berpindah tempat
  4. Obyek terdapat di tempat tertentu
  5. Kepentingan siswa dalam rangka melengkapi proses belajar mengajar
Incoming search terms:

Leave a Reply