HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Kawasan Tanpa Rokok

Kawasan Tanpa Rokok  Kawasan Tanpa Rokok

Kawasan Tanpa Rokok

Kawasan Tanpa Rokok ~ Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) muncul sebagai regulasi baru yang mengkategorikan rokok sebagai material berbahaya dan mampu mendefinisikan sanksi dan denda yang rasional bagi pelanggar, dan mampu mengawal penerapan peraturan KTR. Hal yang paling penting dalam pelaksanaan KTR ialah masyarakat paham hak hidupnya dan secara aktif melindungi diri sendiri dan lingkungannya. Perda KTR ini merupakan bentuk tanggung jawab DPRD pada masyarakat dan pemerintah.

Ada dua peraturan lain yang juga mendukung lahirnya perda KTR ini, yaitu : pertama, Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang menjelaskan bahwa setiap tempat umum, yaitu sarana kesehatan, tempat ibadah, tempat bekerja, tempat bermain anak-anak dan angkutan umum wajib menyediakan tempat untuk merokok dengan sistem sirkulasi udara yang maksimal. Kedua, Pergub Nomor 42 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok, belum maksimal memberikan perlindungan pada perokok pasif.

“Rancangan peraturan daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) disusun sejak Mei 2012”, ungkap Arif Kurniawan, Ketua Komisi D, DPRD Sleman. Raperda ini merupakan perda inisiatif dari DPRD. Artinya dewan mengajukan Raperda ini pada pemerintah (eksekutif). “Peluang Raperda ini terbuka dan bisa diimplementasikan dengan baik, kemudian yang
diperlukan hanya komitmen dari eksekutif”, tambah Arif. Tujuan diberlakukannya KTR untuk menciptakan lingkungan yang sehat, kondusif, dan nyaman. Sehingga misi KTR telah terlihat yaitu untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok. Arif menjelaskan, “harapan kami raperda ini segera disahkan tahun ini”.

“Pemberlakuan Raperda KTR ini harus diupayakan bersama, yakni harus ada komitmen antara eksekutif, legislatif dan masyarakat”, tambah Arif.  KTR ini tidak akan menganggu para perokok aktif, maupun petani tembakau. Poin dari KTR ini yaitu mengatur orang yang merokok. Jadi bukan mengekang mereka untuk tidak merokok, hal ini dilakukan untuk melindungi para perokok pasif

 

Incoming search terms:

Leave a Reply