HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Jasa Pembuatan Tesis Semarang 2016/2017

 

1. Analisis Kelembagaan Pengelolaan Pemanfaatan Air Tanah yang Berkelanjutan di Kota Semarang

 

Abstrak

Kota Semarang yang terletak pada jalur koridor antara Jakarta Surabaya mempunyai luas 373,70 km2 dan kepadatan penduduk sebesar 7.449 jiwa/km2, serta tingkat pertumbuhan sebesar 1,67%. Dalam pemenuhan kebutuhan air bersih 80% memanfaatkan air tanah. Ada tiga sektor yang paling dominan dalam pemanfaatan air tanah yaitu domestik, industri, dan hote dan restoran. Beberapa permasalahan dengan air tanah adalah pemakaian yang berlebih terutama di Semarang bagian bawah yaitu sebesar 64,0 x 106 m³/tahun, sehingga mengakibatkan penurunan muka air tanah dan permukaan tanah (2. – 5 cm/th), rob, serta intrusi air laut, dan pada tahun 2025 kota Semarang akan mengalami krisis air tanah. Untuk mengelola pemanfaatan air tanah, maka dilakukan analisis kelembagaan. Metode analisis dalam kajian ini menggunakan ISM (Interpretative Structural Modelling). Menurut pendapat pakar, terdapat 12 sub elemen yang terlibat dalam pengelolaan pemanfaatan air tanah yaitu: Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kota, Dinas ESDM Propinsi, PDAM, Industri, Hotel, Masyarakat pemakai air tanah, Dispenda, Dinas Tata kota, LSM, dan Perguruan Tinggi. dan yang menjadi elemen kunci dalam model kelembagaan pengelolaan pemanfaatan air tanah di kota Semarang adalah: Pemerintah kota Semarang, Dinas ESDM Propinsi Jawa Tengah, dan PDAM

 

2. Efektivitas Model Pembelajaran Huitt dengan Media Question Card dan Model Pembelajaran PQ4R dengan Media Flip Boox Maker terhadap Hasil Belajar Logika Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Semarang

 

Abstrak

Matematika merupakan mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa dari tingkat SD, SMP,sampai di tingkat SMA, hal ini dikarenakan Matematika itu berkaitan dengan hal-hal yang abstrak. Oleh karena itu guru Matematika dalam pembelajaran diharapkan mempunyai penguasaan yang bagus, dapatmemilih strategi pembelajaran yang tepat, serta menggunakan model pembelajaran yang dapatmeningkatkan motivasi belajar siswa dan siswa dapat lebih aktif dalam pembelajaran. Dengan memperhatikan semua itu akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran matematika pada materi Logika kelas X di SMA Negeri I Semarang guru masih mendominasi pembelajaran, siswa terlihat pasif dan hanya menerima pengetahuanyang diberikan oleh guru. Selain itu guru tidak menggunakanm media pembelajaran, belum menggunakan strategi dan metode yang dapat mengaktifkan siswa sehingga pemahaman siswa terhadap materi masih rendah. Dalam rangka mengatasi kepasifan serta rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Logika kelas X dipilihlah model pembelajaran Huitt dengan media Question Card dan model pembelajaran PQ4R dengan media Flip Book Maker. Melalui dua model pempelajaran ini akan dilihat keektifan siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan menggunakan dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 8 kelas, dan selanjutnya dipilih secara acak tiga kelas. Satu kelas sebagai kelas eksperimen I yang menerapkan model pembelajaran Huitt dengan media Question Card, satu kelas lagi sebagai kelas eksperimen II yang menerapkan model pembelajaran PQ4R dengan media Flip Book Maker, serta satu kelas lain sisanya sebagai kelas kontrol. Pengolahan data menggunakan statistic (uji normalitas, uji homoginitas, dan uji ANOVA).

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk :

  • melihat ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mendapat model pembelajaran Huitt dengan media Question Card, model pembelajaran PQ4R dengan media Flip Book Maker, dan model pembelajaran Ekospositori ,
  • melihat keefektifan model pembelajaran Huitt dengan media Question Card, model pembelajaran PQ4R dengan media Flip Book Maker, dan model pembelajaran Ekospositori pada sub pokok bahasan Logika Matematika tahun pelajaran 2014/2015.

 

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika siswa yang mendapat model pembelajaran Huitt dengan media Question Card, model pembelajaran PQ4R dengan media Flip Book Maker, dan model pembelajaran Ekospositori , pembelajaran lebih efektif serta ada perbedaan dalam hasil belajar siswa pada Logika Matematika tahun ajaran 2014/2015.

 

3. Analisis Perbedaan Tutorial Model Jigsaw II dengan Model STAD terhadap Partisipasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa D2 Perpustakaan UPBJJ-UT Semarang 2012

 

Abstrak

Penelitian berjudul Analisis Perbedaan Tutorial Model Jigsaw II dengan Model STAD terhadap Partisipasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa D2 Perpustakaan UPBJJ-UT Semarang 2012 ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi perbedaan:

  • prestasi belajar tutorial model Jigsaw II dengan model STAD pada mata kuliah Metode Penelitian Sosial ISIP 4216 bagi mahasiswa D2 Perpustakaan UPBJJ-UT Semarang dan
  • partisipasi antara tutorial model Jigsaw II dengan model STAD pada mata kuliah Metode Penelitian Sosial ISIP 4216 bagi mahasiswa D2 Perpustakaan UPBJJ-UT Semarang 2012.

 

Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimen dengan analisis data Anava dan uji t menggunakan SPSS. Sampel yang dijadikan subjek penelitian ini adalah dua tutor Mata kuliah Metode Peneltian Sosial ISIP4216, yaitu Agung Patrianto, M.Pd. dan Dian Arianita, M.M.Pd. dan masing-masing 24 mahasiswa D2 Perpustakaan di Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan analisis data , dapat dikemukakan bahwa hasil uji hipotesis 1 ditemukan F hitung adalah 6.510 dengan signifikansi 0,046. Karena signifikansi kurang dari 0.05, maka H1 diterima sedang Ho ditolak. Selanjutnya, hasil uji hipotesis 2 ditemukan bahwa F hitung sebesar 4.176 dengan signifikansi 0.043. Karena signifikansi kurang dari 0,05 maka H1diterima dan Ho ditolak.

 

Disarankan kepada para tutor agar dapat menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan pokok bahasan, sebab model pembelajaran itu memiliki karakteristik yang berbeda di dalam mengimplementasikan pada tutorial.

4. Efektivitas Pembelajaran Matematika SD Berbasis Micruled Berbantuan E-Modul di Pokjar Kota Semarang Masa Ujian 2013.1

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran matematika SD berbasis Micruled berbantuan E-Modul yang valid untuk belajar mahasiswa. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester VIII PGSD UPBJJ UT Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis Quasi Experimental (Samsudi, 2006: 75) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah pembelajaran matematika SD yang memenuhi kriteria efektif. Data dari variabel keterampilan proses diambil dengan pengamatan, sedangkan data dari variabel prestasi belajar diambil dengan tes. Data yang diperoleh diolah dengan analisis inferensial.

 

Tujuan akhir penelitian:

  • Pembelajaran mencapai ketuntasan pada prestasi belajar mahasiswa yang ditunjukkan dengan melihat rata – rata kelas eksperimen yang mencapai KKM.
  • Terdapat pengaruh positif keterampilan proses terhadap prestasi belajar mahasiswa.
  • Prestasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding prestasi

5. Pemberdayaan SDM dalam Rangka Penyempurnaan Manajemen Internal di Lingkungan UPBJJ-UT Semarang

 

Abstrak

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk melihat sjaubmana pemberdayaan SDM dalam rangka penyempurnaan ma.najernen internal di lingkungan UPBJJ Semarang. Pengembangan SDM ini sejaJan dengan prinsip pendidikan seumur hidup. Dengan SDM yang berkualitas akan meningkatkan kualitas kerja yang lebih tinggi. Pengingkatan manajemen tergantung pada pemberdayaan SDM yang ada di UPBJJ, dimana sempai saat ini pemberdayaan SDM belum secara maksimal. Terlihat dari penempatan koordinator di UPBJJ belurn merata, sampai ketenaga edukatif yang jumlahnya cukup besar.

 

Pemanfaatan tenaga edukatif ini. Sesuai dengan himbauan Rektor untuk mewujudkan pengembangan Universitas Terbuka lima tahun mendatang, antara lain ada1ah peningkatan kualitas akademik dan pelayanan yang prima terhadap mahasiswa. Dalam kenyataannya yang menduduki jabatan koordinator selalu dati tenaga edukatif.

 

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini ada1ah penelitian kualitatif. Populasi ada semua tenaga edukatif dan tenaga administrasi di lingkungan UPBJJ Semarang. Teknik pengumpuJan data dengan kuesioner. Dalam penelitian diperoleh temuan bahwa pemberdayaan SDM belum secara maksimal, terbukti dari hasil kuesioner temaga edukatif menunjukkan (43,35%) setuju dengan pemyataan tersebut dan (16,30%) tidak berpendapat karena memang tidak tahu kegiatan di UPBJJ dan jarang datang ke UPBJJ dengan a1asan jaraknya jauh. Untuk tenaga admin:istrasi menunjukkan (34,29%) setuju babwa pemberdayaan SDM belurn maksimal. Pada kenyataannya sampai saat ini tenaga edukatif belum pemah ikut kegiatan di UPBJJ kecuali UAS D-IJ PGSD, karena dianggap beban bagi UPBJJ. Kebijaksanaan Kepala UPBJJ untuk peri ode berikutnya dapat memberikan kesempatan bagj tenaga edukatif ikut dalam segala kegiatan di UPBJJ tennasuk penempatan koordinator sehingga SDM yang ada betul-betul dimanfaatkan demi mewujudkan pengembangan UT ke depan.

 

 

6. Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Strategi Think Talk Write Berbasis Membaca untuk Meningkatkan Komunikasi Matematik pada Materi Peluang Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Semarang

 

Abstrak

Merosotnya pemahaman matematika siswa di kelas karena dalam mengajar guru sering mencontohkan pada siswa, sehingga membuat siswa tidak aktif karena tidak tahu apa yang akan dikerjakan. Suatu aktivitas pembelajaran yang diharapkan dapat diterapkan untuk menumbuhkembangkan kemampuan berkomunikasi adalah menerapkan strategi pembelajaran “think talk write berbasis membaca “. Dengan strategi pembelajaran ini diharapkan dapat merangsang minat, motivasi dan kemauan serta keaktifan siswa dalam menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan gagasan. Penelitian tindakan kelas yang dirancang ini menggunakan strategi “think talk write berbasis membaca” untuk meningkatkan komunikasi matematik bagi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Semarang. Strategi ini mempresentasikan aktivitas siswa mengenai berpikir- berbicara- menulis, sehingga dalam pembelajaran diatur agar siswa dapat berinteraksi sesamanya, diskusi, negosiasi, dan kolaborasi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, siklus 1 menggunakan strategi pembelajaran TTW dengan materi pembelajaran kombinatorik dan permutasi, siklus 2 menggunakan strategi TTW dengan materi pembelajaran kombinasi, dan siklus 3 menggunakan strategi TTW dengan materi peluang.

 

Tujuan utama strategi TTW ini untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa sehingga hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Semarang lebih meningkat. Dengan indikator :

  • sekurang-kurangnya 75% siswa kelas XI semester 1 tahun pelajaran 2014/2015 tuntas dalam pembelajaran matematika,
  • nilai ulangan harian mencapai kriteria tuntas dalam pembelajaran baik secara individual ataupun klasikal,
  • nilai ulangan semester 1 se kurang-kurangnya 75% siswa mendapat kategori baik atau sangat baik.

 

Hasil pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa :

  • minat dan motivasi siswa dalam PTK ini meningkat dari siklus per siklus , hal ini ditunjukkan pada siklus 1: 67,73%, siklus 2: 75% dan siklus 3: 78,33%.
  • pendapat siswa tentang TTW ditunjukkan pada siklus 1 : 75,24 %, siklus 2 : 82,88% dan siklus 3 : 85,70%.
  • aktivitas siswa meningkat pada siklus 1: 76%, siklus 2 : 81,30% dan siklus 3 : 85,78%.,
  • rerata hasil penilaian pendalaman materi pada siklus1 : 77,80, siklus 2 : 81 dan siklus 3: 86, dan
  • rerata nilai prestasi hasil belajar siswa pada siklus 1: 78, siklus 2 : 79 dan siklus 3 : 83.

 

Hal ini menunjukkan bahwa dengan strategi TTW dapat meningkatkan minat dan motivasi, aktivitas dan hasil belajar matematika pada siswa kelas XI semester 1 SMA N 1 Semarang.

 

 

7. Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Layanan Tutorial Online di UPBJJ-UT Semarang

 

Abstrak

Melihat kondisi tutorial online di UPBJJ-UT Semarang masih dijumpai beberapa kendala yaitu :

  • mahasiswa merasa tidak mantap ketika proses perkuliahan dilakukan secara online, mereka lebih suka perkuliahan dilakukan secara face to face (tatap muka).
  • mahasiswa UPBJJ-UT Semarang sebagian besar adalah guru-guru di pedesaan yang sampai saat ini masih lemah dalam penguasaan ICT (Information Computer Technology), sehingga bagi mereka tutorial online menjadi tidak menarik.
  • sebagian besar mahasiswa UPBJJ-UT Semarang masih sedikit yang memiliki seperangkat komputer/laptop untuk proses tutorial online.
  • keterbatasan sarana prasarana komputer dan jaringan internet di wilayah UPBJJ-UT Semarang yang tergolong terpencil, yang belum berjalan secara maksimal.

 

Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang kepuasan mahasiswa terhadap layanan pembelajaran online yang telah berjalan selama ini. Berdasarkan hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa :

  • mahasiswa sangat senang dengan adanya tutorial online dengan alamat webnya eemkurniasihut.blogspot.com yang memuat uraian materi, contoh soal dan latihan soal secara online,
  • berdasarkan tingkat kepuasan mahasiswa dijelaskan dalam angket online yang menunjukkan lebih dari 80% mahasiswa menilai sangat setuju denganadanya suplement materi matematika secara online,
  • berdasarkan hasil tes online menunjukkan bahwa mahasiswa mencapai nilai ketutasan rata-rata diatas skor 75, artinya menunjukkan media online ini sangat membantu proses dan hasil belajar mahasiswa karena dapat diakses kapan saja dan dimana saja kita berada secara mudah.

 

 

8. Efektivitas Pengelolaan Nilai Praktik dalam Mengantisipasi Kasus Nilai P pada Mata Kuliah Berpraktik bagi Mahasiswa S1 PGSD UPBJJ UT Semarang

 

Abstrak

Sebagian besar kasus nilai praktek dalam DNU disebabkan tidak terkirimnya nilai praktek dari tutor. Kasus nilai praktek dapat dikurangi dengan mengefektifkan pengelolaan lembar nilai praktek dan buku laporan praktek di UPBJJ. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis bagaimana mengefektifkan pengelolaan nilai praktek mahasiswa PGSD Kabupaten Kendal masa registrasi 2010.1. Untuk mengumpulkan data dan mengungkapkan hasil, digunakan desain deskriptif kualitatif yang menggabungkan antara studi dokumentasi dan pengamatan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 64 lembar nilai yang memuat 729 NIM, terdapat:

  • 26 NIM (4%) salah tulis;
  • Satu lembar nilai (1,639%) salah format penilaian;
  • Tidak satupun nama terlewatkan ditulis dalam lembar nilai;
  • Semua lembar nilai memenuhi tenggat waktu pengiriman ke UPBJJ;
  • Semua lembar nilai dilengkapi persyaratan administrasi;
  • Seluruh lembar nilai telah ditangani sebagaimana mestinya dan didistribusikan ke bagian pengujian;
  • Muncul 383 kasus nilai praktek yang disebabkan terlambatnya dikirim 37 lembar nilai praktek ke UT Pusat;
  • Diantara 621 buku laporan praktek PKP, terdapat empat laporan (0,644%) salah NIM dan 15 laporan (2,42%) yang tidak masuk dalam daftar penskoran utama.

 

 

9. Hubungan Motivasi Kuliah terhadap Perilaku Mahasiswa pada Pelaksanaan UAS S1 PGSD UPBJJ-UT Semarang Masa Ujian 2010.1

 

Abstrak

Penelitian berjudul Hubungan Motivasi Kuliah terhadap Perilaku Mahasiswa pada Pelaksanaan UAS S1 PGSD UPBJJ-UT Semarang Masa Ujian 2010.1 ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara motivasi kuliah terhadap perilaku mahasiswa pada pelaksanaan UAS S1 PGSD UPBJJ-UT Semarang 2010.1, 2) seberapa besar pengaruh motivasi kuliah terhadap perilaku mahasiswa S1 PGSD pada pelaksanaan UAS UPBJJ-UT Semarang 2010.1.

 

Penelitian ini dirancang sebagai penelitian expost facto bersifat korelasional dengan analisis data regresi menggunakan SPSS. Teknik pengambilan sampel teknik puporsive random sampling. Sampel yang dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah :

  • Mahasiswa Kota Semarang sejumlah 40 mahasiswa,
  • Kota Pekalongan sejumlah 40 mahasiswa,
  • Kabupaten Kudus sejumlah 40 mahasiswa, dan
  • Kabupaten Temanggung sejumlah 40 mahasiswa.

 

Berdasarkan analisis data, dapat dikemukakan bahwa hasil uji hipotesis 1 ditemukan ada pengaruh signifikan, yaitu ditengarai hasil analisis regresi dengan SPSS ditemukan sama dengan 0,000% <5%. Selanjutnya, hasil uji hipotesis 2 ditemukan bahwa pengaruh/keberartian motivasi kuliah terhadap perilaku mahasiswa pada pelaksanaan UAS S1 PGSD UPBJJ-UT Semarang 2010.1 sebesar 21%, sedangkan sisanya 79 % ditentukan oleh faktor-faktor lain. Selanjutnya, kepada calon dan para mahasiswa UT agar selalu diberikan motivasi kuliah yang positif.

 

 

10. Audit Sosial dalam Implementasi Corporate Social Responsibility sebagai Upaya Mencapai Green Economic (Studi Kasus pada PT Apac Inti Corpora Bawen Semarang)

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian bagaimana audit  sosial dalam implementasi Corporate Social Responsibility. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analysis fenomenologi. Fokus filsafat fenomenologi adalah pemahaman tentang respon atas kehadiran atau keberadaan manusia, bukan sekedar pemahaman bagian-bagian yang spesifik atau perilaku khusus.Obyek penelitian pada PT APAC INTI CORPORA Bawen Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan teknik dokumentasi.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit sosial merupakan bagian dari tahapan strategi perusahaan yang harus dilaksanakan.Audit sosial dilakukan dalam bentuk memperoleh sertifikasi berupa ISO 9001, ISO 1400, dan PROPER. Audit sosial ini dilakukan oleh pemangku kepentingan di luar perusahaan, hal ini penting untuk menilai apakah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan telah memenuhi kepentingan seluruh pemangku kepentingan sebagai upaya menuju green economic.

 

Kata kunci : Fenomenologi, Audit Sosial, Corporate Social Responsibility, Green Economic

 

 

11. Evaluasi Pelaksanaan Tutorial ATPEM Mahasiswa Program D2 Perpustakaan di Kabupaten Kudus UPBJJ Semarang Masa Reg 2012.2

 

Abstrak

Tutorial Atpem merupakan salah bentuk bantuan belajar untuk memenuhi permintaan mahasiswa dalam mempelajari modul. Khusus program non Pendas mahasiswa menetukan sendiri matakuliah yang akan ditutorialkan. Pelaksanaan tutorial Atpem perlu dievaluasi.Adapun evaluasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah merupakan kegiatan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tutorial ATPEM khususnya pada Program D 2 Perpustakaan semester IV kabupaten Kudus dalam menunjang keberhasilan belajar mahasiswa. Evaluasi ini mencakup: input (latar belakang pendidikan tutor,kit tutorial,kesiapan mahasiswa); proses (aktivitas tutor dan mahasiswa dalam tutorial); dan poroduk (pencapaian belajar).

 

Penelitian ini bukan untuk menguji hipotesis, sehingga sumber datanya adalah orang-orang yang berhubungan langsung dengan proses tutorial ATPEM. Sebagai populasi adalah semua mahasiswa D2 Perpustakaan Kudus semester IV dan 9 orang tutor. Untuk evaluasi tutorialnya ditetapkan subjek penelitian sebanyak 30 mahasiswa untuk masing-masing tutor pengampu ATPEM. Variabel penelitian ini meliputi semua kegiatan tutorial meliputi: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sedangkan instrument yang digunakan meliputi: lembar observasi, kuesioner, dan tugas dari tutor. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunaka analisi kualitatif yaitu deskriptif analitik yang bersifat eksplanatorik melalui penyajian tabel, persentase, dan diagram.

 

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini meliputi: 1. Persiapan bahwa jadwal tutorial ATPEM sepenuhnya disusun oleh UPBJJ Semarang yang melibatkan 9 orang tutor dan sesuai jadwal mahasiswa sudah siap mengikuti tutorial; 2. Pelaksanaan: berdasarkan pengisian rubrik indikator variable keaktifan mahasiswa yang terdiri dari 15 indikator diperoleh rata-rata tingkat keaktifan mahasiswa pada masing –masing tutor adalah 25,93% sangat aktif, 47,41% aktif, dan 26,67% sangat aktif. Adapun tingkat kinerja 9 orang tutor berdasarkan lembar observasi yang terdiri dari 15 indikator dan diisi oleh mahasiswa diperoleh hasil rata 3,27 yang berarti masuk kategori setuju.

 

Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah :

  • Bahwa persiapan UPBJJ-UT Semarang dalam melaksanakan ATPEM sudah baik ,
  • Bahwa latar belakang pendidikan tutor tidak berpengaruh secara signifikan pada keaktifan mahasiswa.

 

Adapun saran yang diajukan dari hasil penelitian ini adalah agar penempatan tutor ATPEM ke depan lebih teliti lagi melihat latar belakang pendidikan tutor agar mahasiswa yang aktif dalam dapat meningkat lagi.

 

 

12. Pengaruh Proses Tutorial Model Tutorial Tatap Muka terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Program S1 Pendas Kabupaten Rembang UPBJJ-UT Semarang Masa Registerasi 2014

 

Abstrak

 

Dalam proses belajar mengajar, Universitas Terbuka (UT) memberlakukan sistem belajar secara mandiri. Cara belajar mandiri menghendaki agar mahasiswa dapat memotivasi dirinya sendiri untuk mendisiplinkan diri dalam mengatur waktu belajar secara berkesinambungan. Untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi dan memecahkan kesulitan belajar, Universitas Terbuka (UT) memberikan layanan bantuan belajar dalam bentuk tutorial tatap muka. Program ini dimaksudkan untuk memberikan rangsangan dan motivasi agar mahasiswa punya greget untuk belajar secara mandiri.

 

Tujuan dari penelitian ini adalah :

  • Untuk mengetahui pengaruh Strategi Tutorial terhadap prestasi akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang,
  • Untuk mengetahui pengaruh materi Tutorial terhadap prestasi akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang,
  • Untuk mengetahui pengaruh keefektivan Tutorial terhadap prestasi akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang, dan
  • Untuk mengetahui pengaruh strategi tutorial, materi tutorial dan efektivitas tutorial secara bersama-sama terhadap prestasi akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang UPBJJ-UT Semarang.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Pengumpulan data menggunakan angket dan pengolahan data menggunakan analisis regresi. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 81 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus formula statistik dari Yamane Tarro yaitu n =

Hasil Penelitian menunjukkan :

  • Strategi tutorial berkontribusi positif terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang sebesar 26,30%,
  • Materi tutorial berkontribusi positif terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang sebesar 18,50%,
  • Efektivitas Tutorial berkontribusi positif terhadap Prestasi Akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang sebesar 12,22%., dan
  • Strategi tutorial, Materi tutorial, dan Efektivitas tutorial secara bersama-sama berkontribusi positif terhadap Prestasi Akademik mahasiswa S1 Pendas Kabupaten Rembang sebesar 32,30%.

Kata kunci : mahasiswa S1 Pendas, Belajar Mandiri, Universitas Terbuka

 

13. Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Cara Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Kab. Semarang

 

Abstrak

Pengaruh motivasi Berprestasi Dan Cara belajar Terhadap Prestasi belajar Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Semarang. Penelitian. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh motivasi berprestasi dan cara belajar terhadap prestasi belajar siswa Sekolah Dasar, serta untuk mengetahui sejauh mana pengaruh motivasi berprestasi dan cara belajar terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian ex-post fakto, populasinya adalah siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Semarang. Dengan teknik random sampling sampel ditentukan Kecamatan Ambarawa, Kecamatan Getasan, Kecamatan Bringin, Kecamatan Suruh, serta Kecamatan Susukan yang masing-masing kecamatan mewakili untuk daerah pegunungan, kota, desa, serta semi daerah perkotaan. Dan masing-masing kecamatan diambil dua SD untuk mewakili daerah pinggiran dan pusat kecamatan, sehingga jumlah sampel lebih kurang 500 orang siswa.

 

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh motivasi berprestasi dan cara belajar terhadap prestasi belajar siswa SD di Kabupaten Semarang tahun 1999, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.

 

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa 3,70 prosen variansi prestasi belajar siswa ditentukan oleh variansi motivasi berprestasi dan cara belajar siswa bersama-sama.

 

 

14. Efektivitas Program Penyetaraan Diploma II Guru SD dalam Meningkatkan Kemampuan Profesional Guru SD Diwil. UPBJJ-UT Semarang (Kabupaten Pekalongan)

 

Abstrak

Untuk melihat keefektifan PPD-II Guru SD dan memperoleh bahan masukan yang mantap untuk peningkatan program tersebut; penelitian ini mengkaji keberadaan sejumlah variabel yang dipersyaratkan untuk menyusun rencana pelajaran yang komprehensif, yang dapat dikelompokkan dalam rumusan-rumusan tujuan pembelajaran, materi pelajaran, alat bantu pengajaran, aktivitas pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Data dikumpulkan melalui menilai rencana pelajaran yang disusun sendiri oleh 45 guru SD yang menempuh PPD-II Guru SD sebagai subjek penelitian yang dipilih secara “proporsional random sampling” di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

 

 

15. Kinerja Pengawas Ujian Akhir Semester Program S-1 PGSD di Kabupaten Kendal UPBJJ-UT Semarang

 

Abstrak

Permasalahan yang banyak terjadi pada hasil ujian akhir semester (UAS) pada mahasiswa Program S-1 PGSD adalah masalah administrasi yang tidak dapat diproses lebih lanjut pada masa registrasi 2009.1. Hal ini disebabkan karena kinerja pengawas yang belum optimal. Melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kinerja pengawas, pencapaian kinerja pengawas, kepuasan pengawas dan mengevaluasi kinerja pengawas UAS mahasiswa S-1 PGSD di Kabupaten Kendal masa registrasi 2010.1. Metode penelitian yang digunakan adalah survai langsung dengan memberikan angket kepada responden sebagai sampel. Sampel penelitian adalah pengawas UAS yang berasal dari staf edukatif dan staf non edukatif Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kendal sebanyak 75 orang yang dipilih secara acak. Data primer yang diperoleh kemudian ditabulasikan dan dianalisis secara diskriptif untuk memberikan gambaran yang sesungguhnya tentang kinerja pengawas UAS.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa :

  • Faktor-faktor kinerja pengawas ditentukan oleh jabatan, jenis kelamin, golongan kepangkatan, status kepegawaian, pendidikan, pengalaman dan pelatihan yang dilakukan.
  • Kinerja pengawas dinyatakan baik dengan nilai 17,30 karena berada pada rentang 17-21.
  • Kepuasan pengawas UAS dinyatakan puas dengan nilai 17,70, karena berada pada rentang 14-18.
  • Kinerja pengawas UAS 2010.1 memberikan dampak positip dengan diperolehnya penurunan angka kesalahan dalam penulisan identitas mahasiswa.
Incoming search terms:

Leave a Reply

Alamat IDTesis Surabaya

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)