HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Inisiasi Menyusu Dini Melalui Kombinasi Metode Ceramah – Tanya Jawab – Leafleat

Judul Skripsi : Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Inisiasi Menyusu Dini Melalui Kombinasi Metode Ceramah – Tanya Jawab – Leafleat terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil di RB An-Nissa Surakarta

 

A. Latar Belakang

Angka kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesehatan masyarakat. Di negara berkembang, saat melahirkan dan minggu pertama setelah melahirkan merupakan periode kritis bagi ibu dan bayinya. Sekitar dua pertiga kematian terjadi pada masa neonatal, dua pertiga kematian neonatal tersebut terjadi pada minggu pertama, dan dua pertiga kematian bayi pada minggu pertama tersebut terjadi pada hari pertama. (SDKI,2008)

Di seluruh dunia setiap tahunnya, sekitar empat juta dari 136 juta bayi dibawah usia 28 hari meninggal, sedangkan di Indonesia, angka kematian bayi (AKB) mencapai 48 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2005, di Jawa tengah tahun 2006 sebesar 7,50 per 1000 kelahiran hidup (SDKI, 2008).

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Inisiasi Menyusu Dini melalui kombinasi metode ceramah – tanya jawab – leafleat terhadap pengetahuan Ibu hamil?
  2. Apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang Inisiasi Menyusu Dini melalui kombinasi metode ceramah – tanya jawab – leafleat terhadap sikap Ibu hamil?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan adalah suatu upaya atau kegiatan untuk menciptakan perilaku masyarakat yang kondusif untuk kesehatan, Artinya pendidikan kesehatan berupaya agar masyarakat menyadari, mengerti atau mencegah hal – hal yang merugikan kesehatan mereka, dan kesehatan orang lain ( Notoatmojo, 2003).

Inisiasi Menyusu Dini

Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, di mana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri (tidak disodorkan ke puting susu) (Dinkes, 2009).

 

ASI Eksklusif

ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja sejak bayi dilahirkan sampai bayi berusia 6 bulan. Selama itu bayi tidak diharapkan mendapat tambahan cairan lain seperti susu formula, air teh, madu, air putih. Pada pemberian ASI eksklusif bayi juga tidak diberikan makanan tambahan seperti pisang, biskuit, bubur susu, bubur nasi, tim, dan sebagainya. ASI eksklusif diharapkan dapat diberikan sampai 6 bulan. Pemberian ASI secara benar akan dapat mencukupi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan, tanpa makanan pendamping. Diatas usia 6 bulan, bayi memerlukan makanan tambahan tetapi pemberian ASI dapat dilanjutkan sampai ia berumur 2 tahun (Perinasia, 2004). Menyusui adalah makanan ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat juga merupakan bagian integral dari proses reproduksi dengan implikasi penting bagi kesehatan ibu, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara optimal memberi makan bayi (WHO, 2010).

 

Metode Ceramah

Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah merupakan suatu proses belajar (learning proses) untuk mengembangkan pengertian yang benar dan sikap yang positif terhadap kesehatan ( Mantra, 1997). Metode ceramah baik untuk sarana yang berpendidikan tinggi maupun rendah ( Notoatmojo 1993 ).

Metode Tanya Jawab

Dalam proses belajar mengajar bertanya memegang peranan yang penting sebab pertanyaan yang tersusun baik dengan tehnik pengajuan yang tepat akan:

  1. Meningkatkan partisipasi peserta
  2. Membangkitkan minat dan ingin tahu terhadap masalah yang dibicarakan
  3. Mengembangkan pola pikir dan belajar aktif peserta
  4. Menuntun proses berfikir peserta
  5. Memutuskan perhatian peserta terhadap masalah yang sedang di bahas.
  1. Leafleat : Leafleat adalah selembar kertas yang berisi tulisan dengan kalimat – kalimat yang singkat,padat,mudah dimengerti dan gambar – gambar yang sederhana, dan ada yang di sajikan secara berlipat. Leafleat digunakan untuk memberikan keterangan singkat tentang suatu masalah, misalnya informasi mengenai IMD. Leafleat dapat diberikan atau disebarluaskan pada saat pertemuan atau pada saat melakukan ceramah dan dapat dibuat sendiri dengan diperbanyak sederhana seperti di foto copy.

 

D. Metodelogi Penelitian Skripsi 

Jenis penelitian ini adalah pre experimental design. Jenis penelitian yang digunakan adalah diskripsi dengan pendekatan potong lintang (cross sectional).

Penelitian ini dilakukan di RB An-Nissa Surakarta pada bulan Januari 2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III yang memeriksakan kehamilannya di RB An-Nissa Surakarta. Jumlah populasi seluruhnya adalah 52 orang, jumlah sampel pada penelitian ini adalah 24 orang.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non probability sample dengan purposive sampling. Uji validitas menggunakan teknik Korelasi product moment dengan taraf signifikan ?=0,05.

Reliabilitas instrument dihitung dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan program Statistical Program for Social Science (SPSS) for window versi 17.00 dengan uji Wilcoxon Match Pairs Test.

 

E. Kesimpulan

1. Pendidikan kesehatan tentang inisiasi menyusu dini melalui metode ceramah tanya jawab dengan leafleat tidak berpengaruh terhadap pengetahuan ibu hamil.

2. Pendidikan kesehatan tentang inisiasi menyusu dini melalui metode ceramah tanya jawab dengan leafleat dapat meningkatkan sikap ibu hamil terhadap inisiasi menyusu dini.

Incoming search terms:

Leave a Reply