HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Dampak Pengumuman Bond Rating Terhadap Return Saham

Judul : Dampak Pengumuman Bond Rating Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta Tahun 2003-2006

ABSTRAK

Pasar modal yang effisien adalah pasar modal yang herga sekuritasnya telah mencerminkan informasi-informasi yang relevan. Informasi yang dipublikasikan akan menimbulkan reaksi dari para pelaku pasar modal dalam mengambil keputusan. Salah satu bentuk informasi yang dipublikasikan adalah informasi akuntansi yang berasal dari pengumuman bond rating. Informasi ini merupakan indikator kemungkinan pembayaran hutang dan bunganya secara tepat waktu sesuai dengan perjanjian sebelumnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara rata-rata return saham sebelum, pada saay, dan setelah pengumuman bond rating pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan mengumumkan bond rating pada periode 2003-3006. Data yang digunakan adalah return harian saham yang diperoleh dari BEJ, Pengumuman bond rating oleh PT. PEFINDO (Pemeringkat Efek Indonesia). Pengujian data dilakukan dengan menggunakan paired sample T-test dan ONE Way ANOVA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

  1. Rata-rata return saham pada saat pengumuman bond rating lebih kecil daripada pada rata-rata return saham sebelum pengumuman bond rating, dan perbedaanya tidak signifikan.
  2. Rata-rata return saham pada saat pengumuman bond rating lebih kecil daripada rata-rata setelah pengumuman bond rating, dan perbedaannya tidak signifikan.
  3. Rata-rata return saham sebelum, pada saat, dan setelah pengumuman bond rating tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Kata Kunci: Bond Rating, Return Saham

 

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Pasar modal merupakan konsep yang lebih kecil dari pasar keuangan yang menjalankan fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Dalam menjalankan fungsi ekonomi menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana, serta melibatkan 2 pihak, yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana  (lender) dan pihak yang membutuhkan dana (borrower). Fungsi keuangan ditunjukkan dengan kemungkinan memperoleh imbalan (return) begi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik yang dipilih. Bagi pihak yang membutuhkan dana dari pihak luar memungkinkan mereka untuk melakukan investasi tanpa harus menunggu dana dari hasil operasi perusahaan.

Pasar modal yang efesien didefinisikan sebagai pasar modal yang harga sekuritasnya telah mencerminkan informasi-informasi yang relevan (Husnan, 1998). Jika dilihat dari informasi yang relevan, terdapat 3 bentuk pasar yang efisien (Jogiyanto, 2000), yaitu weak form, semistrong form, dan strong form. Pasar modal bentuk lemah merupakan suatu bentuk pasar modal yang harganya mencerminkan semua informasi yang ada pada catatan pada harga pada waktu yang lalu. Sedangkan pasar modal setengah kuat merupakan bentuk pasar modal dimana harga sekuritasnya tidak hanya mencerminkan harga-harga pada waktu lalu tetapi juga semua informasi yang di pulikasikan. Pasar modal bentuk kuat merupakan pasar modal yang harganya tidak hanya mencerminkan informasi yang di publikasikan tetapi juga informasi yang diperoleh dari analisis fundamental tentang perusahaan dan perekonomian atau informasi yang tidak dipublikasikan.

Salah satu informasi yang dipublikasikan adalah informasi akuntansi yang berasal dari pengumuman bond rating. Informasi ini merupakan indikator kemungkinan pembayaran hutang dan bunganya secara tepat waktu sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Informasi yang berupa pengumuman bond rating tersebut akan menibulkan reaksi dari para pelaku pasar modal. Pelaku pasar modal yang akan beraksi pada waktu sebelum, pada saat dan setelah pengumuman bond rating di publikasikan. Untuk mengamati reaksi para pemodal karena adanya pengumuman bond rating dapat diamati pada return saham.

Di Indonesia PEFINDO (Pemeringkat Efek Indonesia) merupakan salah satu pihak intuisi resmi yang memberikan evaluasi dan analisis atas kemungkinan macetnya pembayaran surat utang yang dikeluarkan oleh emiten. Pefindo memiliki afiliasi dengan lembaga pemeringkatan internasional, yaitu S & P (Standard and Poor), terdapat beberapa peringkat hutang menurut Standard and Poor (2005) :

  1. AAA, merupakan peringkat tertinggi dan mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan amat sangat mampu membayar hutang dan bunganya tepat waktu.
  2. AA, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan sangat mampu untuk membayar hutang dan bunganya tepat waktu.
  3. A, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan mampu untuk membayar hutang dan bunganya tepat waktu.
  4. BBB, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan cukup untuk membayar hutang dan bunganya tepat waktu.
  5. BB, B, CCC, CC, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan diragukan sangat mampu untuk membayar hutang dan bunganya tepat waktu.
  6. C, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan bahwa kondisi keuangan perusahaan hanya mampu untuk membayar hutangnya tepat waktu tanpa bunga.
  7. D, merupakan peringkat hutang yang mencerminkan perusahaan gagal memenuhi hutang dan bunganya tepat waktu.

Penilaian peringkat hutang dimodifikasi dengan penambahan nilai plus (+) atau minus (-) untuk menunjukkan penilaian lebih maksimum dari kategori utama, serta digunakan untuk menunjukkan relativitas perusahaan kualitas perusahaan. Return saham diasumsikan akan berubah ketika ada informasi-informasi baru yang diserap oleh pasar. Apabila para pemodal dalam kegiatannya menggunakan informasi yang berupa pengumuman bond rating, maka publikasi pengumuman bond rating akan memberikan dampak berupa perbedaan return saham apabila dibandingkan dengan hari-hari diluar pengumuman.

Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas maka penulis mencoba untuk mengadakan penelitian untuk melihat apakah pengumuman bond rating yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dapat memberikan pengaruh terhadap perilaku / perubahan saham dengan judul “Dampak Pengumuman Bond Rating Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta Tahun 2003-2006.”

Incoming search terms:

Leave a Reply