HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Contoh Tesis Niat Pembelian Merek Tahun 2020

CONTOH TESIS NO.1 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUNCI DARI NIAT PEMBELIAN KEMBALI SECARA ONLINE (STUDY KASUS PADA KONSUMEN FESH SHOP)

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor kunci untuk mengidentifikasi kecenderungan individu melakukan pembelian kembali secara online. Responden merupakan konsumen dari FESH Shop. 136 responden mengisi kuesioner yang diberikan. Analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa persepsi kemudahan, konfirmasi harapan, kepercayaan, persepsi kebermanfaatan, kepuasan, persepsi kegembiraan dan privasi memiliki pengaruh positif terhadap niatan pembelian kembali pada penjualan online.

BAB I

Kebutuhan Fesh Shop untuk mengidentifikasi faktor kunci pembelian kembali pada konsumennya menjadi kruisal. Hal tersebut karena dengan teridentifikasinya faktor kunci dari niatan pembelian kembali, maka Fesh Shop dapat meminimalisir terjadinya perang harga antara penjual online dengan produk sejenis. Kebutuhan mengidentifikasi faktor kunci dari niatan pembelian kembali menjadi penting karena dengan teridentifikasi faktor kunci tersebut, maka Fesh Shop dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. Lebih lanjut Shop dapat memaksimal-kan strength (kekuatan) dan dapat mereduksi weakness (kelemahan) untuk memaksimalkan potensi keinginan konsumen untuk kembali membeli produk di Fesh Shop.

Teknik Analisis

Hair et al (1998) mengemukakan bahwa dengan menggunakan Struktural Equation Model (SEM), ukuran sampel yang sesuai antara sebesar 100-200 responden.

CONTOH TESIS NO.2 Pengaruh Citra Merek dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian pada STIM Sukma Medan. Sampel penelitian 144 orang mahasiswa tahun 2013 sampai tahun 2015, pengambilan sampel menggunakan random sampling Analisis data menggunakan uji Regresi Berganda, pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F), sedangkan pengolahan data menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial citra merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian sementara harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, secara simultan citra merek dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

BAB I

Sifat konsumen yang lebih selektif dalam menentukan apa yang menjadi pilihannya membuat perusahaan berkompetisi untuk memberikan sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan calon pembelinya. Membenahi, berinovasi dan mendengarkan apa yang dikatakan konsumen menjadi kunci keberhasilan suatu produk dan jasa baik yang sedang maupun yang akan dikembangkan. Seperti yang kita ketahui bahwa tawaran produk dan jasa sudah sangat beragam dewasa ini, terutama di bagian pendidikan untuk tempat kuliah. Pilihan yang beragam membuat konsumen bebas menentukan pilihannya terhadap tempat kuliah yang dapat memikat dan membuat konsumen loyal atas apa yang dia pilih. Dari sudut pandang konsumen, harga dan citra merek sering dijadikan indikator dalam menentukan untuk memilih sesuatu. Citra merek adalah pencitraan yang diberikan konsumen pada suatu produk atau jasa. Pencitraan yang baik mempengaruhi harga. Harga adalah nilai tukar atas barang atau jasa yang telah dipilih konsumen. Keputusan pembelian adalah keputusan yang diambil dengan melibatkan persepsi harga, nilai dan kualitas. Citra merek yang baik dan harga terjangkau yang ditawarkan berdampak pada keputusan pembelian oleh konsumen.

Metode

Penelitian dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan, beralamat di Jl. Sakti Lubis No. 80 Simpang Limun Medan. Data penelitian diperoleh dari wawancara dan kuisioner, sampel penelitian 144 orang mahasiswa tahun 2013 s/d. 2015, pengambilan sampel menggunakan random sampling Analisis data menggunakan uji regresi berganda, pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F), sedangkan pengolahan data menggunakan SPSS 20.

CONTOH TESIS NO.3 PENGARUH CITRA MEREK TERHADAP NIAT PEMBELIAN TIKET PESAWAT SECARA ONLINE PADA KONSUMEN TRAVELOKA.COM DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap intensi pembelian tiket pesawat secara online pada pelanggan traveloka.com, dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 200 responden pengguna situs traveloka.com untuk membeli tiket pesawat secara online di Banda Aceh. Purposive Sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel. Pemodelan Linear Hirarkis Metode (HLM) digunakan sebagai metode analisis untuk mengetahui pengaruh variabel yang terlibat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra merek signifikan memengaruhi niat membeli. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan variabel kepercayaan memediasi sebagian pengaruh citra merek terhadap niat membeli. Semakin baik citra merek diberikan, semakin tinggi kepercayaan konsumen, semakin kuat pula niat beli pelanggan akan menjadi.

BAB I

Seiring berkembangnya teknologi dapat menyebabkan gaya hidup setiap individu semakin maju dan berubah. Dalam hal ini, perusahaan harus bertindak dengan cepat dan tepat dalam menghadapi perkembangan teknologi khususnya jaringan internet yang sekarang ini telah berimbas didalam dunia bisnis.Jaringan internet diluncurkan untuk mempermudah konsumen dalam mengakses berbagai hal. Oleh sebab itu, banyak perusahaan-perusahaan memberikan pelayanan berbasis internet agar dapat memudahkan konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

Teknik Analisis

Peralatan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap niat pembelian tiket pesawat secara online pada konsumen traveloka.com dengan kepercayaan sebagai variable mediasiadalah dengan menggunakan metode Hierarchical Linear Modelling (Baron dan Kenny, 1986).

CONTOH TESIS NO.4 Pengaruh Citra Merek dan Kesadaran Merek Terhadap Minat Beli Sport Hijab

Abstrak

Fashion hijab terus berkembang di berbagai negara muslim termasuk di Indonesia. Variasi hijab pun semakin berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat, salah satunya untuk berolahraga. Merek produk sport hijab tersedia dalam berbagai merek, mulai dari merek lokal hingga internasional. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi faktor yang dapat mempengaruhi niat pembelian produk sport hijab pada wanita muslim berhijab. Secara khusus, variabel citra merek dan kesadaran merek menjadi variabel yang digunakan dalam penelitian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap variabel niat beli yang digunakan. Pengumpulan data dilakukan melalui pendistribusian kuesioner secara online kepada 264 responden wanita muslim berhijab dan melakukan kegiatan olahraga ringan maupun berat di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Pengujian dengan metode pengukuran PLS-SEM digunakan sebagai teknik yang paling cocok untuk penelitian dengan tujuan prediksi atau eksplorasi pemodelan, disertai dengan pengujian outer dan inner model untuk mengukur model yang digunakan dalam penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel yang digunakan, baik citra merek maupun kesadaran merek berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli produk merek sport hijab bagi wanita muslim berhijab. Selain itu, variabel citra merek menjadi faktor yang lebih penting dibanding kesadaran merek. Disisi lain, citra merek juga dapat mempengaruhi kesadaran merek dengan baik.

BAB I

Berkembangnya jenis produk hijab khusus untuk kegiatan olahraga bagi wanita muslim juga diimbangi dengan munculnya merek-merek seperti Nike, Noore, Asiya Sport, Sukoon Active, dan lain sebagainya [5-7]. Diantara beberapa produk tersebut, merek Noore yang merupakan merek asal Indonesia, dan menarik perhatian wanita muslim di Indonesia saat digunakan oleh para atlet pada kompetisi olahraga Asian Games ke 18 yang berlangsung di Indonesia beberapa waktu yang lalu [8-10]. Hal ini didukung dengan predikat Indonesia sebagai negara mayoritas populasi penduduknya beragama Islam yaitu sebesar 87.2 persen [11]. Sehingga negara Indonesia dapat menjadi target pangsa

Teknik Analisis

Pengujian dengan metode pengukuran PLS-SEM digunakan sebagai teknik yang paling cocok untuk penelitian dengan tujuan prediksi atau eksplorasi pemodelan, disertai dengan pengujian outer dan inner model untuk mengukur model yang digunakan dalam penelitian.

CONTOH TESIS NO.5 Pengaruh Citra Merek dan Kesadaran Merek Terhadap Minat Beli Sport Hijab

Abstrak

Fashion hijab terus berkembang di berbagai negara muslim termasuk di Indonesia. Variasi hijab pun semakin berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat, salah satunya untuk berolahraga. Merek produk sport hijab tersedia dalam berbagai merek, mulai dari merek lokal hingga internasional. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi faktor yang dapat mempengaruhi niat pembelian produk sport hijab pada wanita muslim berhijab. Secara khusus, variabel citra merek dan kesadaran merek menjadi variabel yang digunakan dalam penelitian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap variabel niat beli yang digunakan. Pengumpulan data dilakukan melalui pendistribusian kuesioner secara online kepada 264 responden wanita muslim berhijab dan melakukan kegiatan olahraga ringan maupun berat di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Pengujian dengan metode pengukuran PLS-SEM digunakan sebagai teknik yang paling cocok untuk penelitian dengan tujuan prediksi atau eksplorasi pemodelan, disertai dengan pengujian outer dan inner model untuk mengukur model yang digunakan dalam penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel yang digunakan, baik citra merek maupun kesadaran merek berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli produk merek sport hijab bagi wanita muslim berhijab. Selain itu, variabel citra merek menjadi faktor yang lebih penting dibanding kesadaran merek. Disisi lain, citra merek juga dapat mempengaruhi kesadaran merek dengan baik.

BAB I

Berkembangnya jenis produk hijab khusus untuk kegiatan olahraga bagi wanita muslim juga diimbangi dengan munculnya merek-merek seperti Nike, Noore, Asiya Sport, Sukoon Active, dan lain sebagainya [5-7]. Diantara beberapa produk tersebut, merek Noore yang merupakan merek asal Indonesia, dan menarik perhatian wanita muslim di Indonesia saat digunakan oleh para atlet pada kompetisi olahraga Asian Games ke 18 yang berlangsung di Indonesia beberapa waktu yang lalu [8-10]. Hal ini didukung dengan predikat Indonesia sebagai negara mayoritas populasi penduduknya beragama Islam yaitu sebesar 87.2 persen [11]. Sehingga negara Indonesia dapat menjadi target pangsa.

Teknik Analisis

Pengujian dengan metode pengukuran PLS-SEM digunakan sebagai teknik yang paling cocok untuk penelitian dengan tujuan prediksi atau eksplorasi pemodelan, disertai dengan pengujian outer dan inner model untuk mengukur model yang digunakan dalam penelitian.

CONTOH TESIS NO.6 PERANAN EKOLABEL DALAM NIAT PEMBELIAN: SUATU STUDI EMPIRIS PADA MEREK THE BODY SHOP

Abstrak               

Penelitian bertujuan untuk menguji keterhubungan antara variabel-variabel keperilakuan terhadap lingkungan: sikap terhadap lingkungan, kesadaran terhadap ekolabel, kepercayaan, pengetahuan tentang ekolabel, ketersediaan ekolabel, dan perhatian terhadap ekolabel terhadap niat beli. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan metode nonprobabilitas sampling yang mencakup sampel total sebanyak 230 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Dari hasil penelitian ini terdapat enam dari sepuluh hipotesis yang didukung dan empat hipotesis yang tidak didukung. Keenam hipotesis yang didukung adalah (1) ada hubungan positif antara sikap dan kepercayaan dalam membeli produk ramah lingkungan, (2) ada hubungan positif antara kesadaran terhadap ekolabel dan perhatian terhadap ekolabel, (3) ada hubungan positif antara kesadaran terhadap ekolabel dan niat membeli, (4) ada hubungan positif antara kepercayaan dalam membeli produk ramah lingkungan dan perhatian terhadap ekolabel, (5) ada hubungan positif antara kepercayaan dalam membeli produk ramah lingkungan dan niat membeli, dan (6) ada hubungan positif antara ketersediaan ekolabel dan perhatian terhadap ekolabel. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis, implikasi manajerial, dan saran untuk penelitian selanjutnya.

BAB I

Sejak beberapa tahun terakhir masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga dan mengurangi permasalahan yang terjadi pada lingkungan. Permasalahan pada lingkungan seakan tidak dapat dihilangkan dari kehidupan manusia, semakin hari permasalahan pada lingkungan semakin meningkat. Peningkatan permasalah lingkungan yang terjadi di Indonesia maupun di dunia meliputi pemanasan global, krisis energi dan juga pencemaran lingkungan.

Seiring dengan berjalannya waktu, konsumen mulai menyadari akan kepedulian terhadap lingkungan sosial, kepedulian tersebut dapat dilihat melalui sikap konsumen. Sikap konsumen yang peduli terhadap lingkungan dapat dicerminkan melalui tindakan-tindakan yang dilakukan dalam melindungi lingkungan (Fraj dan Martinez, 2006). Penelitian yang dilakukan oleh Rini et al., (2017) menunjukan bahwa pengetahuan terhadap lingkungan dan sikap terhadap lingkungan memberikan dampak positif terhadap perilaku pembelian produk ramah lingkungan.

Teknik Analisis

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif memiliki tujuan untuk menggambarkan fenomena atau gejala sosial (Sudaryono, 2017). Lebih lanjut, penelitian kuantitatif juga bertujuan untuk menunjukkan hubungan antar variabel dan penelitian kuantitatif diakhiri dengan pengujian hipotesis (Sudaryono, 2017).

CONTOH TESIS NO.7 PENGARUH EKUITAS MEREK DAN SELEBRITI ENDORSER PADA NIAT PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI PADA OLEH-OLEH MAKANAN KHAS KEKINIAN KOTA YOGYAKARTA)

Abstrak

Membangun ekuitas merek yang kuat di benak masyarakat adalah salah satu kunci sukses keberhasilan suatu produk. Ekuitas merek dibangun oleh beberapa dimensi, seperti kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas. Ekuitas merek juga dapat meningkatkan niat pembelian konsumen akan suatu produk. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ekuitas merek adalah kredibilitas selebriti yang dijadikan endorser pada suatu produk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas selebriti endorser pada ekuitas merek dan pengaruh ekuitas merek pada niat pembelian konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan membagikan kuisoner pada 200 orang masyarakat dikota Yogyakarta. Responden merupakan warga kota Yogyakarta yang sudah atau belum pernah membeli “Jogja Scrummy”. Analisis dilakukan dengan melakukan uji statistic deskriptif, regresi linear berganda dan uji beda Anova. Hasil penelitian menunjukkan jika tidak semua dimensi kredibilitas selebriti endorser mempengaruhi dimensi ekuitas merek. Dimensi tersebut adalah daya tarik selebriti endorser. Sedangkan, seluruh dimensi ekuitas merek mempengaruhi niat pembelian konsumen.

BAB I

Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peran kredibilitas selebriti endorser mempengaruhi ekuitas merek makanan oleh-oleh khas kota Yogyakarta yang kekinian dan akhirnya ingin mengetahui bagaimana dampaknya pada niat pembelian konsumen. Penelitian ini juga ingin melihat apakah ada perbedaan persepsi antara kredibilitas selebriti endorser, dimensi ekuitas merek dan niat pembelian konsumen terhadap “Jogja Scrummy” jika dilihat dari perbedaan pekerjaan, usia dan pengalaman konsumen yang sudah pernah membeli dan yang belum pernah membeli “Jogja Scrummy”.

Teknik Analisis

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan membagikan kuisoner pada 200 orang masyarakat dikota Yogyakarta. Responden merupakan warga kota Yogyakarta yang sudah atau belum pernah membeli “Jogja Scrummy”. Analisis dilakukan dengan melakukan uji statistic deskriptif, regresi linear berganda dan uji beda Anova.

CONTOH TESIS NO.8 PENGARUH ORIENTASI MEREK, KEPERCAYAAN DALAM MEMBELI ONLINE DAN PENGALAMAN MEMBELI ONLINE SEBELUMNYA TERHADAP NIAT PEMBELIAN ONLINE

Abstrak

Hasil menunjukkan bahwa variabel orientasi merek, kepercayaan dalam membeli online, pengalaman membeli online sebelumnya secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0,593 artinya 59,3%. Sedangkan sisanya 40,7% di pengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

BAB I

Seiring dengan perkembangan dunia internet yang sangat pesat, maka banyak bermunculan situs-situs online yang menawarkan segala kebutuhan manusia. Kegiatan pembelian seiring dilakukan oleh konsumen karena adanya suatu niat membeli. Niat membeli meruapakan rencana seseorang untuk membeli suatu barang atau jasa dalam waktu kedepannya (Megantara & Suryani, 2016:5787).

Merek merupakan hal yang terpenting dari suatu perusahaan, tanpa nama merek suatu perusahaan tidak akan di kenal oleh masyakarat luas atau yang di sebut dengan orientasi merek. Sebuah nama merek juga tidak hanya menarik pelanggan baru saja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membuat pelanggan merasa nyaman dan percaya dengan niat membeli mereka(Arista & Astuti, 2011: 3). Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh (Utama & Yuniarwati, 2016). Yang menyimpulkan bahwa orientasi merek berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli online.

Teknik Analisis

Sampel yang diambil sejumlah 96 Mahasiswa Fakultas Ekonimi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta angkatan 2013-2015.Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Dalam melakukan proses data, penelitian ini menggunakan prodram SPSS 20. Penelitian ini menggunakan analisis linier berganda. Analisis ini digunakan untuk menguji hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen.

CONTOH TESIS NO.9 PENGARUH NEGARA ASALTERHADAP NIAT PEMBELIAN MELALUI CITRA MEREK OLEH KONSUMEN SEPATUDI KOTA BANDUNG

Abstrak

Konsumen  saat  ini  sangat  kritis  dalam memilih  produk  sepatu  dengan berbagai  pertimbangan  baik  dari  segi  intrinsik  maupun  ekstrinsik  produk  yang salah satunya adalah negara asal merek produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh negara asal terhadap niat pembelian melalui citra merek produk  sepatu  oleh  konsumen  di  Kota  Bandung.  Populasi  penelitian  ini  adalah konsumen sepatu di Kota Bandung. Sampel penelitian sebanyak 125 responden yang  diambil  dengan  pendekatan purposive  sampling. Metode  analisis  yang digunakan adalah SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara asal memiliki pengaruh  terhadap  citra  merek,  citra  merek  memiliki  pengaruh  terhadap  niat pembelian, namun tidak terdapat pengaruh langsung antara negara asal terhadap niat pembelian konsumen sepatu di Kota Bandung.

BAB I

Evaluasi  konsumen  terhadap  suatu  produk  dalam  ilmu  perilaku  konsumen berdasarkan   informasi   intrinsik   meliputi   konten   dan   desain   produk   tersebut, sementara  evaluasi  terhadap  informasi  ekstrinsik  meliputi  harga,  merek,  maupun negara  asal  produk  tersebut  (Engel et  al.,  1994:175-178).  Sebelum  menentukan produk  yang akan  dibeli  untuk  sebagian  konsumen  akan  melihat  dari  mana  asal produk tersebut diproduksi. Negara asal suatu produk dapat menimbulkan persepsi kualitas baik buruknya produk yang bersangkutan.Negara asal suatu produk tersebut disebut dengan istilah Countryof Originyang secara umum dianggap sebagai bagian dari karakteristik suatu produk.

Teknik Analisis

Populasi  penelitian  ini  adalah konsumen sepatu di Kota Bandung. Sampel penelitian sebanyak 125 responden yang  diambil  dengan  pendekatan purposive  sampling. Metode  analisis  yang digunakan adalah SEM.

CONTOH TESIS NO.10 ANALISIS PENGARUH PERSEPSI PRESTISE, PERSEPSI KUALITAS, PERSEPSI NILAI, CITRA MEREK, CITRA NEGARA ASAL TERHADAP NIAT PEMBELIAN PRODUK ASING YANG DIMEDIASI SIKAP DAN VARIABEL CUSTOMER’S ETHNOCENTRISM SEBAGAI PERAN MODERASI (Studi Pada Niat Pembelian Produk Asing Sepatu “Converse” Di Kota Surakarta)

Abstrak

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh persepsi prestise, persepsi kualitas, nilai yang dirasakan, citra merek, negara asal dan sikap niat membeli produk asing dan sikap konsumen sebagai variabel mediasi serta dimoderasi oleh Variabel Etnosentrisme Pelanggan. Secara khusus, ini menjelaskan variabel yang akan dibentuk niat beli konsumen untuk produk luar negeri “berbicara” dan efek moderasi Variabel Etnosentrisme Pelanggan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan mewawancarai responden yang dipandu oleh kuesioner. Sampel terdiri dari 200 responden yang diambil secara purposive sampling metode. Structural Equation Modeling digunakan untuk menjelaskan hubungan variabel yang dihipotesiskan. Sedangkan untuk menganalisis pengaruh moderasi Nasabah Etnosentrisme menggunakan analisis sub-kelompok. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi kualitas sikap, nilai yang dirasakan pada sikap, citra merek pada sikap, negara asal sikap, dan sikap niat membeli. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara prestise yang dirasakan pada sikap. Selain itu, Etnosentrisme Pelanggan memoderasi hubungan antara persepsi prestise pada sikap, persepsi kualitas pada sikap, merek citra tentang sikap, negara asal tentang sikap, dan sikap tentang niat membeli. Tapi Variabel Etnosentrisme Pelanggan tidak memiliki hubungan yang moderat antara nilai yang dirasakan tentang sikap. Dalam penelitian ini, menunjukkan implikasi yang dapat memberikan wawasan teoritis aspek, aspek penelitian praktis, dan aspek untuk penelitian selanjutnya. Dan juga menunjukkan keterbatasan penelitian ini sebagai kesempatan untuk penelitian selanjutnya.

BAB I

Semakin tingginya percepatan globalisasi saat ini mendorong perusahaan berskala internasional untuk lebih berpikir bagaimana mereka dapat memasarkan produknya dalam skala pasar yang lebih luas. Salah satunya dengan melakukan ekspansi ke pasar internasional bersaing dengan pasar domestic suatu negara. Dalam hal ini pasar global, perusahaan-perusahaan internasional dihadapkan dengan meningkatnya persaingan yang sangat terfokus pada kebutuhan pelanggan dengan barang yang disubstitusikan dalam hampir setiap kategori produk. Perusahaan–perusahaan dari beberapa negara maju bersaing untuk memasuki pasar global. Hal ini mengakibatkan terjadinya persaingan antar produk asing yang bersaing di pasar Indonesia semakin ketat.

Teknik Analisis

Structural Equation Modeling digunakan untuk menjelaskan hubungan variabel yang dihipotesiskan. Sedangkan untuk menganalisis pengaruh moderasi Nasabah Etnosentrisme menggunakan analisis sub-kelompok.

CONTOH TESIS NO.11 Pengaruh Kepuasan Pada Merek Dan Komitmen Terhadap Niat Pembelian Kembali (Studi Empirik Pada Konsumen Pulsa Elektrik All Operator)

Abstrak

Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: (1) Apakah terdapat pengaruh kepuasan pada merek terhadap niat pembelian kembali studi empirik konsumen Pulsa Elektrik All Operator? (2) Apakah terdapat pengaruh komitmen pada merek terhadap pembelian kembali studi empirik konsumen Pulsa Elektrik All Operator? (3) Apakah terdapat pengaruh mediasi antara kepuasan pada merek dengan komitmen terhadap pembelian kembali studi empirik konsumen Pulsa Elektrik All Operator? Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi adalah semua konsumen pulsa elektrik all operator. Teknik pengambilan sampel dengan cara convenience sampling, yaitu pengambilan sampel siapa saja yang menggunakan pelayanan jasa pulsa elektrik all operator. Sampel berjumlah 140 orang. Teknik analisis data meliputi: Uji instrumen penelitian, terdiri dari analisis validitas dan reliabilitas. Uji regresi berjenjang (hierachical regression analysis). Hasil analisis data menunjukkan: (1) Persamaan I diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,882, sehingga dapat disimpulkan komitmen dipengaruhi oleh kepuasan pada merek sebesar 0,882, (2) Persamaan II diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,677 sehingga dapat disimpulkan niat pembelian kembali dipengaruhi oleh kepuasan pada merek sebesar 0,677, (3) Persamaan III diperoleh nilai koefisien sebesar 0,152, sehingga dapat disimpulkan niat pembelian kembali dipengaruhi oleh komitmen pada merek sebesa 0,152.

BAB I

Perkembangan tekhnologi telekomunikasi di Indonesia pada era globalisasi sekarang ini sangatlah pesat. Salah satunya pada perkembangan telekomunikasi seluler yang mengubah peta industri telekomunikasi secara radikal. Dimana telepon yang dulunya merupakan barang mewah dan mahal, kini telah menjadi hal yang biasa dan harga yang murah sudah bisa memilikinya.

Teknik Analisis

Teknik pengambilan sampel dengan cara convenience sampling, yaitu pengambilan sampel siapa saja yang menggunakan pelayanan jasa pulsa elektrik all operator. Sampel berjumlah 140 orang. Teknik analisis data meliputi: Uji instrumen penelitian, terdiri dari analisis validitas dan reliabilitas. Uji regresi berjenjang (hierachical regression analysis).

CONTOH TESIS NO.12 PENGARUH eWOM PADA CITRA MEREK DAN NIAT PEMBELIAN (STUDI : MITSUBISHI PAJERO SPORT)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eWOM pada citra merek dan niat beli. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota komunitas online kaskus mitsubishi Pajero Sport. Jumlah sampel yang ditentukan dalam penelitian ini adalah 105 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode survey. Teknik analisis data yang digunakan adalah SEM dengan software AMOS 20.0. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa eWOM berpengaruh signifikan terhadap citra merek; citra merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli; dan eWOM berpengaruh signifikan terhadap niat beli.

BAB I

Dalam dinamika pemasaran sebelumnya kita melihat konsumen selalu mencari referensi dan lebih mempercayai opini – opini dalam komunitas tentang suatu produk. Fenomena ini dalam istilah sering disebut komunikasi Word-of-mouth (WOM) umumnya diakui memainkan peran yang cukup besar dalammempengaruhi dan membentuk sikap konsumen dan niat perilaku. Penelitian telah menunjukkan bahwa komunikasi WOM lebih berpengaruh daripada komunikasi yang melalui sumber lain seperti editorial rekomendasi atau iklan (Bickart dan Schindler, 2001 , Smith et al. , 2005 ; Trusov . et al , 2009 ) karena dianggap memberikan informasi yang relatif handal ( Gruen et al. , 2006 ).

Teknik Analisis

Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode survey. Teknik analisis data yang digunakan adalah SEM dengan software AMOS 20.0.

CONTOH TESIS NO.13 PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN DAN NIAT BELI ULANG

Abstrak

Niat beli ulang merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan. Niat beli ulang terhadap suatu produk tersebut timbul karena konsumen merasa puas akan produk yang dibeli sebelumnya. Salah satu kunci dalam menciptakan niat beli ulang adalah dengan meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar yang melibatkan 120 responden. Metode purposive sampling dipilih sebagai metode dalam pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berisikan pernyataan berkaitan dengan variabel citra merek, kualitas produk, persepsi harga, kepuasan pelanggan dan niat beli ulang. Selanjutnya, data dari hasil pengumpulan kuesioner tersebut diolah dengan menggunakan uji validitas, dan uji reliabilitas untuk mengetahui kelayakan dan konsistensi indikator dalam kuesioner. Selain uji validitas dan uji reliabilitas, dilakukan uji lain yaitu analisis jalur. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa, citra merek, kualitas produk dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Citra merek merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menciptakan niat beli ulang pada konsumen dapat dilakukan dengan meningkatkan kepuasan pelanggan.

BAB I

Perusahaan yang bergerak dibidang kosmetika yaitu PT. Orindo Alam Ayu atau  yang  lebih  dikenal  dengan Oriflame,  Awal  mula Oriflamedidirikan  di Stockholm, Swediapada tahun 1967 oleh dua orang bersaudara Jonas af Jochnick danRobert  af  Jochnicksebagai (Oriflame  co –founder).Oriflamememiliki berbagai  macam  produk  kecantikan  yang  inovatif  dan  terinspirasi  dari  alam  khasSwedia.  ProdukOriflamemulai  masuk  dan  dipasarkan  di  Indonesia  sejak  tahun 1986(id.oriflame). Menyasar  segmen  pasar  yang  tepat  menjadikan Oriflamemampu  bertahan  di  Indonesia. Oriflamedipilih  karena  produk –produknya mampu bersaing dengan produk kosmetik merek lain dan mampu menempati Top Brand pada produk tertentu.

Teknik Analisis

Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berisikan pernyataan berkaitan dengan variabel citra merek, kualitas produk, persepsi harga, kepuasan pelanggan dan niat beli ulang. Selanjutnya, data dari hasil pengumpulan kuesioner tersebut diolah dengan menggunakan uji validitas, dan uji reliabilitas untuk mengetahui kelayakan dan konsistensi indikator dalam kuesioner. Selain uji validitas dan uji reliabilitas, dilakukan uji lain yaitu analisis jalur

CONTOH TESIS NO.14 PENENTU NIAT PEMBELIAN KEMBALI TIKET PESAWAT SECARA ONLINE PADA SITUS TRAVELOKA.COM

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan Online, Pengalaman pembelian Online Sebelumnya, Brand Orientation dan Quality Orientation terhadap Niat Beli Kembali. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Traveloka yang berdomisili di Kota Denpasar. Pengambilan sempel menggunakan metode non-probability samping dengan teknik purposive sampling dengan responsen berjumlah 120 orang. Data dikumpulkan mengunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kepercayaan Online berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Kembali., (2) Pengalaman pemelian Online Sebelumnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Kembali., (3) Brand Orientation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Kembali., (4) Quality Orientation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Kembali.

BAB I

Teknologi informasi berperan sangat penting pada era globalisasi saat ini. Teknologi informasi, komunikasi dan internet telah merambah berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidang bisnis dan perdagangan (Jauhari, 2010). Perkembangan teknologi dan perkembangan internet melahirkan perkembangan bisnis jaringan atau yang sering disebut dengan istilah online shop yang lebih memudahkan konsumen mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan (Pamungkas, 2014). Di bidang perdagangan pemanfaatan teknologi informasi lebih dikenal dengan istilah electronic commerce atau e-commerce.

Teknik Analisis

Data dikumpulkan mengunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Regresi Linier Berganda

CONTOH TESIS NO.15 PENGARUH PERSEPSI CITRA TOKO, CITRA HARGA, DAN KESADARAN NILAI TERHADAP NIAT PEMBELIAN PRODUK MEREK TOKO PADA INDOMARET DI SURABAYA PUSAT

Abstrak

Berkembangnya ritel modern yang semakin meningkat, membuat banyak ritel modern berlomba untuk menarik minat beli konsumen, termasuk Indomaret. Salah satu strategi yang digunakan Indomaret untuk menarik minat beli konsumen adalah menciptakan dan menjual produk dengan harga yang murah dengan menggunakan merek toko sebagai merek yang dikenal sebagaistore brands.Strategi ini sangat berguna dan sebagai solusi bagi Indomaret, mengingatbanyak produk semakin mahal, dan kesadaran konsumen terhadap nilai produk semakin tinggi.Menawarkan store brandsdapat memberikan manfaat bagi Indomaret, antara lain dapat meningkatkan loyalitas toko, meningkatkan citra toko, serta membantu Indomaret menarik pelanggan ke toko.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi citra toko, citra harga merek toko, dan kesadaran nilai terhadap niat pembelian merek toko Indomaret di Surabaya Pusat.Penelitian ini merupakanpenelitian kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan cara sampling purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 130 responden. Data dikumpulkandenganmenyebarkan kuesioner kepada konsumen yang mengetahui produk bermerek toko Indomaret.Hasil penelitian menunjukkanbahwa persepsi citra toko, citra harga merek toko dan kesadaran nilai berpengaruh positif terhadap niat pembelian merek toko, dan persepsi citra toko berpengaruh positif terhadap citra harga merektoko.

BAB I

Perkembangan zaman yang semakin modern membuat persaingan ritel semakin meningkat, bahkan kini bisnis ritel mulai menjalar ke kotakota kabupaten, terutama supermarket dan minimarket. Menjamurnya bisnis ritel modern dengan format hypermarket, supermarket dan minimarket dalam sepuluh tahun terakhir semakin banyak, menyusul banyaknya pembangunan mall atau pusat perbelanjaan di kota-kota besar (Indonesian Commercial Newsletter, 2011). Pada periode tahun 2007–2012, jumlah gerai ritel modern di Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 17,57% per tahun. Pada tahun 2007, jumlah usaha ritel di Indonesia sebanyak 10.365 gerai, kemudian pada tahun 2011 mencapai 18.152 gerai dan tersebar di hampir seluruh kota di Indonesia. Banyaknya ritel modern yang berdiri dapat menimbulkan persaingan, dan dapat memicu konsumen untuk berganti ritel modern semakin tinggi (Marketing.co.id., 2013)

Teknik Analisis

Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan cara sampling purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 130 responden. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen yang mengetahui produk bermerek toko Indomaret.

 

 

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?