HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp), 0857.0.1111.632(IM3), email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

Sistem Perawatan Arsip Tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah

ABSTRAK

Setiap Lembaga atau Instansi dalam pelaksanaan kegiatan administrasi sehari–hari tidak dapat lepas dari proses penciptaan arsip, Arsip mempunyai peranan yang sangat penting dalam perjalanan hidup suatu organisasi, oleh karena itu untuk menjaga keawetan daur hidup sebuah arsip dari tahap penciptaannya, penggunaan, pemeliharaan dan pemindahan serta pemusnahannya, sangat diperlukan sebuah sistem yang baik dan benar untuk menangani arsip. Dengan adanya proses perawatan arsip yang baik, maka akan menunjang kegiatan layanan jasa kearsipan kepada pengguna arsip (user) khususnya, serta masyarakat pada umumnya

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Sistem perawatan arsip tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah ?, (2) Kendala apa saja yang terjadi sistem perawatan arsip tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah?, (3) Bagaimana cara mengatasi kendala-kendala pada sistem perawatan arsip tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah?

Lokasi penelitian di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah Jalan Setia budi Srondol Semarang komplek APDN. Objek kajian dari penelitian ini adalah sistem Perawatan Arsip di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini adalah metode observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis deskriptif. Tugas akhir ini berisi mengenai sistem perawatan arsip dan kegiatan yang berhubungan dengan Perawatan arsip antara lain kamperisasi, fumigasi, perbaikan fisik arsip atau restorasi.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Sistem perawatan arsip tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah meliputi kamperisasi, fumigasi, perawatan fisik arsip. Kendala pada sistem perawatan arsip tekstual adalah dalam perawatan arsip tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah belum berjalan dengan baik, Mahalnya harga atau belum bisa dijangkau untuk membeli peralatan merawat arsip kertas yang modern mengakibatkan kelengkapan sarana dan prasarana di Badan Arsip Daerah Porvinsi Jawa Tengah kurang memadai. Perawatan arsip tekstual perlu mendapat perhatian dari pemerintah, terutama untuk perlengkapan sarana dan prasarana perawatan arsip tekstual yang membutuhkan biaya operasional yang tinggi.

Berdasarkan kesimpulan maka penulis memberi saran perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada untuk lebih meningkatkan ilmu yang dimiliki khususnya mempunyai dasar ilmu kearsipan dibidang perawatan arsip tekstual. Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu untuk melaksanakan kegiatan perawatan arsip tekstual, terutama kegiatan restorasi arsip tanpa bekerja sama dengan ANRI Jakarta. Hendaknya pemerintah daerah memperhatikan sarana dan prasarana dalam sistem perawatan arsip, terutama arsip tekstual. Karena arsip merupakan bukti sejarah yang harus di jaga kelestariannya.

Kata kunci : Sistem, perawatan, Arsip

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang dan Permasalahan
Setiap Lembaga atau Instansi dalam pelaksanaan kegiatan administrasi sehari–hari tidak dapat lepas dari proses penciptaan arsip, karena pada dasarnya arsip merupakan catatan atau rekaman dari setiap kegiatan yang dilakukan. Catatan ini secara umum disebut naskah atau dokumen atau informasi terekam, yang dalam realisasinya dapat berupa tulisan, gambar ataupun suara.

Arsip mempunyai peranan yang sangat penting dalam perjalanan hidup suatu organisasi, oleh karena itu untuk menjaga keawetan daur hidup sebuah arsip dari tahap penciptaannya, penggunaan, pemeliharaan dan pemindahan serta pemusnahannya, sangat diperlukan sebuah sistem yang baik dan benar untuk menangani arsip. Kegiatan yang berhubungan dengan penyimpanan warkat dan dokumen-dokumen inilah yang selanjutnya disebut kearsipan (Ig.
Wursanto, 1991:12).

Kearsipan adalah penempatan kertas-kertas dalam tempat penyimpanan yang baik menurut aturan yang telah ditentukan terlebih dahulu sedemikian rupa sehingga setiap kertas atau arsip apabila diperlukan dapat diketemukan kembali dengan mudah dan cepat (R. Terry, George). Menurut Undang–Undang No. 7 Tahun 1971 pasal 1 tentang Ketentuan–Ketentuan Pokok Kearsipan, arsip didefinisikan sebagai berikut:
1. Naskah–naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara dan badan–badan pemerintah dalam bentuk dan corak apapun dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam rangka kegiatan pemerintah.
2. Naskah–naskah yang dibuat dan diterima oleh badan–badan swasta atau perorangan dalam bentuk corak apapun baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok dalam pelaksanaan kehidupan kebangsaan.  (Undang–Undang No.7 Tahun 1971 tentang Ketentuan–Ketentuan Pokok Kearsipan ).
Dalam Undang–Undang No. 7 Tahun 1971, arsip juga dibedakan menurut fungsinya yaitu arsip dinamis dan arsip statis. Arsip Dinamis adalah arsip yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi negara.(Hardi Suhardi, Terminologi Kearsipan).

Arsip Dinamis ini berada di lembaga–lembaga pemerintah, swasta atau organisasi kemasyarakatan, karena masih dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kegiatan administrasi sehari–hari. Dengan perkataan lain bahwa arsip dinamis erat kaitannya dengan kepentingan organisasi secara langsung sebagai lembaga pencipta arsip. Sedangkan arsip statis menurut Kamus Kearsipan Indonesia didefinisikan sebagai arsip yang tidak dipergunakan secara langsung untuk perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya maupun untuk penyelenggaraan administrasi sehari–hari. Dengan kata lain arsip yang tidak lagi dipergunakan oleh organisasi pencipta arsip tapi informasinya bernilai tinggi. (Hardi Suhardi, Terminologi Kearsipan).

Berhubung dengan nilai informasi tinggi yang terkandung dalam arsip, maka Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah memerlukan suatu kegiatan atau usaha untuk merawat serta menyelamatkan fisik arsip tersebut sehingga informasinya dapat terselamatkan juga. Perawatan adalah aktivitas untuk menyimpan dan melindungi fisik arsip dari kerusakan serta mempertahankan kondisi arsip agar tetap baik dan mengadakan perbaikan terhadap arsip yang rusak agar informasinya tetap terpelihara. (Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 110 Tahun 2003, Tentang Pedoman Perawatan Arsip di lingkungan Pemerintah Propinsi jawa Tengah: Badan Arsip Daerah Provinsi. Jawa Tengah; 2003, hal ii).

Dengan adanya proses perawatan arsip yang baik, maka akan menunjang kegiatan layanan jasa kearsipan kepada pengguna arsip (user) khususnya, serta masyarakat pada umumnya. Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk mengangkat sebagai topik, dengan judul “SISTEM PERAWATAN ARSIP TEKSTUAL DI BADAN ARSIP DAERAH PROPINSI JAWA TENGAH”.

No tags for this post.
Leave a Reply

Current day month ye@r *

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP AS : 0852.2588.7747 

HP IM3 : 0857.0.1111.632