HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

Ruang Lingkup Penelitian Kuantitatif Pendidikan

Penelitian kuantitatif pendidikan adalah suatu pendekatan penelitian dibidang pendidikan yang bersifat obyektif, mencakup pengumpulan dan analisis data kuantitatif serta menggunakan metode pengujian statistik. Tujuan penelitian kuantitatif pendidikan adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan hipotesis yang berkaitan dengan masalah kependidikan. Dibandingkan dengan penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif pendidikan lebih banyak dipergunakan oleh mahasiswa dalam menulis skripsi, tesis, dan disertasi. Hal ini dikarenakan penelitian kuantitatif menggunakan sisi pandang untuk mempelajari subyek yang ingin teliti. Keunggulan lain terletak pada metodologi yang digunakan, yaitu objek kajiannya adalah ilmu eksak atau ilmu pasti. Untuk pengambilan datanya pun cukup mudah, yaitu dengan menggunakan teknik wawancara yang dilakukan secara berkala atau berstruktur, teknik tes, atau teknik angket (kuesioner).

Penelitian kuantitatif pendidikan terbagi atas dua jenis, yaitu penelitian survei dan penelitian eksperimen.

Penelitian survei adalah suatu teknik pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara menyusun daftar pertanyaan yang diajukan pada responden. Dalam penelitian survei, peneliti meneliti karakteristik atau hubungan sebab akibat antar variabel tanpa adanya intervensi peneliti (dalam hal ini berkaitan dengan masalah pendidikan). Penelitian survei meliputi penelitian Cross-Sectional dan  Longitudinal. Penelitian Cross-Sectional atau sering disebut penelitian sekali bidik adalah penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan pada suatu titik waktu tertentu. Sedangkan penelitian Longitudinal adalah penelitian yang proses pengumpulan datanya dilakukan selam periode waktu tertentu yang relatif lama dan dilakukan secara terus menerus.

Terdapat enam langkah dasar dalam melakukan sebuah penelitian survei, yakni:

  1. membentuk hipotesis awal, menentukan jenis survei yang akan dilakukan akankah melalui surel (e-mail), wawancara (interview), atau telepon, membuat pertanyaan-pertanyaan, menentukan kategori dari responden, dan menentukan setting penelitian.
  2. merencanakan cara untuk merekam data dan melakukan pengujian awal terhadap instrumen survei.
  3. menentukan target populasi responden yang akan di survei, membuat kerangka sampel survei, menentukan besarnya sampel, dan memilih sampel.
  4. menentukan lokasi responden, melakukan wawancara (interview), dan mengumpulkan data.
  5. memasukkan data ke komputer, mengecek ulang data yang telah dimasukkan, dan membuat analisis statistik data.
  6. menjelaskan metode yang digunakan dan menjabarkan hasil penemuan untuk mendapatkan kritik, serta melakukan evaluasi.

Penelitian eksperimen adalah suatu bentuk penelitian yang di dalamnya ditemukan minimal satu variabel yang dimanipulasi untuk mempelajari hubungan sebab-akibat. Penelitian eksperimen erat kaitanya dalam menguji suatu hipotesis untuk mencari pengaruh, hubungan, maupun perbedaan perubahan terhadap masalah pendidikan yang dikenakan tindakan. Tujuan penelitian eksperimen adalah untuk meneliti pengaruh dari suatu perlakuan tertentu terhadap gejala suatu kelompok tertentu dibanding dengan kelompok lain yang menggunakan perlakuan yang berbeda. Langkah-langkah penelitian eksperimen secara ringkas dapat dimulai dengan memilih dan merumuskan masalah, kemudian memilih subyek dan instrumen pengukuran, selanjutnya memilih desain penelitian, melaksanakan prosedur, menganalisis data, dan yang terakhir merumuskan kesimpulan.
Setelah membaca tulisan artikel diatas, maka anda dapat memilih penelitian kuantitatif pendidikan mana yang cocok dengan permasalahan yang akan anda teliti, apakah penelitian survei atau penelitian eksperimen?

Tags:
Leave a Reply

Current ye@r *

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP AS : 0852.2588.7747 

Stat