HP CS Kami 0852.25.88.77.47(AS), 0857.0.1111.632(IM3), email:IDTesis@gmail.com

Proposal Skripsi, Langkah Awal Dalam Pembuatan Skripsi

Proposal Skripsi – Ada 3 (tiga) jenis proposal bila kita lihat dari bentuknya, yakni proposal formal, semiformal dan proposal nonformal. Proposal formal memiliki tiga bagian yaitu pendahuluan, isi proposal dan bagian pelengkap penutup. Sedangkan untuk proposal berbentuk semiformal dan nonformal hanyalah pengembangan dari proposal formal yang tidak memiliki syarat atau ketentuan seperti pada proposal formal.

Proposal skripsi termasuk proposal yang formal, karena memiliki syarat dan ketentuan tersendiri. Proposal skripsi adalah suatu bentuk rancangan, desain penelitian atau usulan penelitian yang akan dilakukan dan disusun oleh seorang mahasiswa tentang suatu bahan penelitian untuk pembuatan skripsi. Proposal skripsi ini memiliki bentuk dengan menggunakan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dll. Kandungan atau isi dari proposal skripsi masih dalam bentuk rancangan, belum dijabarkan secara panjang – lebar. Dapat dikatakan juga bahwa proposal skripsi tersebut terdiri atas garis-garis besar materi permasalahan dan metode penelitian yang akan diuraikan dalam skripsi. Proposal skripsi diajukan setelah judul disetujui oleh Dosen Pembimbing. Memiliki beberapa bagian, antara lain bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir. Bagian awal dalam proposal skripsi terdiri atas halaman sampul, halaman pengesahan, daftar isi; sedangkan pada bagian utama berisikan latar belakang permasalahan, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, kerangka teori atau tinjauan pustaka dan metode penelitian; untuk bagian akhir terdapat daftar pustaka dan lampiran. Poin-poin yang ada di proposal skripsi sebagian akan dicantumkan dalam pembuatan skripsi seperti bagian utama dan bagian akhirnya. Pada bagian utama akan ditambah dengan bab analisis sekaligus pembahasan, serta ditambahkan poin kesimpulan – kesimpulan yang dapat ditarik setelah selesai mengadakan penelitian, analisa sekaligus pembahasan dan juga mengajukan saran-saran yang membangun untuk perbaikan di masa mendatang.

Proposal skripsi diajukan kepada Dosen, dan Dosen akan memberikan catatan, masukan, koreksi yang harus diperhatikan dan diperbaiki. Perlu diperhatikan bahwa koreksi – koreksi tersebut bukan untuk mempersulit ataupun memperlambat mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir. Tetapi koreksi atau masukan tersebut untuk memperbaiki, merapikan, memperlengkap proposal itu sendiri. Justru dengan perbaikan – perbaikan tersebut akan mempermudah dalam pengembangan dalam penulisan skripsi. Terkadang ada mahasiswa yang berulang kali membuat revisi proposal skripsi karena kurang memperhatikan hal-hal yang harus dikoreksi, poin-poin yang memerlukan penjabaran lebih ataupun karena data-data yang kurang lengkap. Proposal skripsi akan berakhir ketika Dosen menyetujui dan tidak ada koreksi lagi, seterusnya mahasiswa dapat melanjutkan ke tahap analisa, pembahasan dan kesimpulan serta saran. Karena proposal skripsi hanya berisi garis – garis besar maka dalam penulisan skripsi diperlukan penambahan atau penjabaran secara lebih rinci di beberapa bagian seperti pendahuluan atau latar belakang penelitian, identifikasi masalah, tujuan penelitian, manfaat atau kegunaan penelitian, kerangka pemikiran atau tinjauan pustaka, hipotesis, metodologi penelitian. Sebelum mengarah ke analisa itu biasanya akan diadakan seminar proposal yang akan mengulas beberapa hal yang menyangkut tentang isi proposal, seperti alasan pemilihan judul proposal, alasan menggunakan metode tertentu, dan lain sebagainya. Setelah lulus dari seminar tersebut barulah dapat meneruskan untuk pembuatan skripsi.


Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Current day month ye@r *

Email
Print