HP CS Kami 0852.25.88.77.47(AS), 0857.0.1111.632(IM3), email:IDTesis@gmail.com

Pemilihan Metode Ceramah, Drill dan Game dalam Pembelajaran Bahasa China di SMA N 1 Karanganyar

ABSTRAK

Penelitian ini berangkat dari latar belakang permasalahan : Apakah pemilihan metode ceramah, drill, dan game mampu meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam pembelajaran bahasa China di SMA N I Karanganyar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan Kegiatan Belajar dan mengajar bahasa China dengan menggunakan metode ceramah, drill, dan game. Metode Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, studi pustaka, dan wawancara.

Kegiatan Belajar Mengajar bahasa China di SMA N I Karanganyar menggunakan penggabungan metode ceramah, drill, dan game. Metode ceramah yaitu suatu cara mengajar dengan menyajikan materi melalui penuturan dan penerangan lisan guru kepada siswa. Metode ceramah bertujuan untuk memberikan pengarahan, petunjuk diawal pembelajaran. Metode latihan (drill) yaitu suatu metode yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih melakukan suatu ketrampilan tertentu berdasarkan penjelasan dan petunjuk guru. Metode permainan (game) yaitu suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk permainan.

Pada proses belajar mengajar bahasa China menggunakan metode ceramah pada saat menyampaikan materi pokok pelajaran dan pada saat membaca kosakata bahasa China dengan nada yang tepat. Metode drill digunakan terutama pada pelajaran pelafalan. Metode game peneliti gunakan untuk menarik perhatian siswa dalam pelajaran bahasa China.

Pemilihan metode cermah, latiahan (driil), dan permainan (game) dapat dijadikan contoh penggabungan metode pengajaran. Keberhasilan penggabungan metode pengajaran tersebut antara lain ditinjau dari prosesnya para siswa memberikan tanggapan yang positif terhadap pelajaran bahasa China. Ditinjau dari hasil secara lisan dan tulisan para siswa memperoleh hasil yang ckup baik.

 

 

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pada zaman globalisasi ini, kebutuhan komunikasi meningkat seiring dengan kemajuan di berbagai bidang baik di bidang politik, ekonomi maupun pendidikan. Bahasa merupakan sarana komunikasi utama di dunia. Tanpa bahasa kita tidak akan dapat berkomunikasi dan bersaing di zaman globalisasi. Salah satu bahasa yang dipakai untuk keperluan komunikasi di dunia khususnya dalam bidang ekonomi bisnis sekarang ini yakni bahasa China. Bahkan beberapa tahun terakhir ini, banyak lembaga pendidikan maupun sekolah-sekolah di Indonesia berlomba-lomba menawarkan program pendidikan bahasa China. Di eks Karesidenan Surakarta banyak sekolah dan lembaga pendidikan yang menawarkan program pendidikan Bahasa China. Baik dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Contohnya di Kota Surakarta sendiri di SD Warga, SD Marsudirini, SD Tarakanita, SD Kalam Kudus, SMP dan SMA Kalam Kudus. SMA N Surakarta, SMA N 1 Karanganyar dan masih banyak lagi sekolah-sekolah yang mengajarkan bahasa China.

Di SMA N 1 Karanganyar pelajaran bahasa China, mulai diajarkan pada tahun ajaran 2007-2008. Pada kelas X baik kelas reguler maupun kelas akselerasi. Pelajaran bahasa China ini dimasukkan dalam kegiatan intra sekolah. Maksud sekolah menyelenggarakan program pelajaran bahasa China ini supaya siswanya dapat meningkatkan kwalitas kemampuan dirinya yang meliputi empat kemampuan dasar dalam bahasa China yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis huruf China yang sering disebut huruf hanzi.

Melihat dari kemampuan dasar dalam bahasa China yang harus dimiliki oleh para siswa SMA N I Karanganyar. Judul laporan ini yaitu: Pemilihan metode Ceramah, Drill, dan Game dalam pembelajaran bahasa China di SMA N I Karanganyar. Hal ini dimaksudkan untuk menjadi salah satu gambaran tentang sejauh mana tingkat keberhasilan dengan metode-metode tersebut sebagai acuan untuk diselenggarakannya pelajaran bahasa China di SMA N 1 Karanganyar ke depannya.

Dengan bekal materi-materi dan teori-teori yang didapat di bangku kuliah, saya melaksanakan program magang atau PKL tujuan dapat menerapkan ilmu yang telah didapat. Melalui pengalaman yang secara nyata diperoleh saat magang maka diharapkan dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja nyata, khususnya di dunia pendidikan, dengan tujuan menjadi pengajar bahasa yang profesional di bidangnya yakni pengajar bahasa China. Berangkat dari latar belakang di atas maka Peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut : Apakah pemilihan metode Ceramah, Drill, dan Game mampu meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam pembelajaran Bahasa China di SMA N I Karanganyar.


Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Current day month ye@r *

Email
Print