HP CS Kami 0852.25.88.77.47(AS), 0857.0.1111.632(IM3), email:IDTesis@gmail.com

Mengenal Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

Sebelum membahas beberapa jenis karya tulis ilmiah (KTI) akan dibahas pengertian karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu secara utuh, teratur dan konsisten (Syamsudin, 1994). Karya tulis ilmiah juga bisa diartikan suatu hasil atau produk manusia yang biasanya dalam bentuk tulisan yang didasarkan pada pengetahuan, sikap dan cara berpikir keilmuan (rasional) dan dibuktikan secara empiris. Sedangkan menurut Suhardjono (1995), tidak semua karya tulis merupakan karya ilmiah. Ilmiah artinya mempunyai sifat keilmuan.

Suatu karya tulis ilmiah baru dapat disebut ilmiah apabila memenuhi tiga syarat berikut :

  1. Isi kajiannya berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.
  2. Karya tulis tersebut menggunakan metode ilmiah atau cara berpikir ilmiah.
  3. Sosok penampilannya sesuai dan telah memenuhi persyaratan sebagai suatu tulisan keilmuan.

Sementara itu, ciri-ciri karya tulis ilmiah adalah :

  1. Mengikuti metode keilmuan, yaitu gabungan cara berpikir rasional dan empiris (deduktif dan induktif)
  2. Runtut, sistematis, dan akurat atau teliti
  3. Objektif, lugas, dan dapat dipercaya
  4. Dapat dikaji atau diteliti ulang dan dibuktikan
  5. Terbuka untuk umum

Jenis-jenis karya ilmiah :

1. Makalah

Makalah merupakan naskah akademik yang sistematis dan utuh yang berupa garis-garis besar (outlines) mengenai suatu masalah tertentu, dan ditulis dengan pendekatan satu atau lebih disiplin keilmuan tertentu, baik itu menguraikan pendapat, gagasan maupun pembahasan dalam rangka pemecahan masalah tersebut.  Makalah adalah suatu karya tulis yang disusun oleh seseorang atau kelompok untuk membahas pokok bahasan tertentu.

Secara umum tujuan penulisan makalah adalah untuk kepentingan penyajian hasil penelitian atau gagasan pemikiran dalam suatu diskusi. Oleh karena itu, makalah umumnya ditulis secara singkat dan ringkas tanpa bab-bab

Makalah memiliki karakteristik antara lain :

  1. Merupakan hasil kajian literatur atau dan laporan pelaksanaan suatu kegiatan lapangan
  2. Mendemonstrasikan pemahaman tentang suatu permasalahan teoritis yang dikaji atau menerapkan suatu prosedur, prinsip atau teori
  3. Menunjukkan kemampuan pemahaman terhadap isi dari berbagai sumber yang dipergunakan
  4. Kemampuan meramu berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan

Format dasar dan umum dari penulisan makalah antara lain :

  1. Bagian Awal: Halaman Sampul (Judul, Jenis Karya Tulis, Tujuan Penulisan, Nama dan Identitas Penulis, Lembaga, Tahun),  Daftar Isi,  Daftar Tabel,
  2. Bagian Inti: Pendahuluan, Latar Belakang Penulisan Makalah, Masalah Atau Topik Bahasan, Tujuan Penulisan Makalah, Teks Utama, Penutup
  3. Bagian Akhir: Daftar Kepustakaan dan Lampiran

Jenis makalah ada dua, yakni sebagai berikut

  1. Makalah biasa (common paper). Makalah biasa menunjukkan kemampuan seseorang terhadap permasalahan yang dibahas. Makalah ini biasanya deskriptif. Pembuat makalah akan mengemukakan berbagai teori atau aliran atau pandangan tentang masalah yang dikaji, tetapi tidak memihak pada salah satu teori, aliran atau pandangan dan tidak pula berargumentasi tentang pandangan, aliran atau pendapat tersebut.
  2. Makalah posisi (position paper). Dalam makalah posisi, penulis menunjukkan posisi teoritisnya dalam suatu kajian. Pad makalah ini penulis tidak hanya mengemukakan penguasaan suatu teori, tetapi juga dipersyaratkan untuk menunjukkan di mana posisinya di antara teori-teori tersebut, disertai dengan berbagai argumentasi, alasan dan teori yang mendukungnya. Dalam makalah posisi penulis sudah melakukan evaluasi, analisis, dan sintetis.

2. Paper

Paper adalah sebutan khusus untuk makalah di kalangan para akademisi (mahasiswa) dalam kaitan dengan pembelajaran dan pendidikannya.

3. Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah adalah sebutan khusus untuk makalah yang mengalami variasi dan adaptasi tertentu, yang dipublikasikan melalui suatu jurnal ilmiah atau penerbitan khusus, tanpa meninggalkan prinsip dari struktur, format, sistematika, dan isi makalah ilmiah.

Jadi, artikel merupakan karya tulis yang dimuat dalam majalah ilmiah. Majalah ilmiah dapat dibedakan menjadi empat jenis, yakni : (1) majalah yang belum terdaftar secara nasional; (2) majalah yang sudah terdaftar di LIPI dan mempunyai ISSN (International Standard Series Number); (3) terakreditasi secara internasional. Artikel yang termuat dalam majalah tersebut semakin tinggi semakin besar angka kreditnya. Artikel bukan hanya sekedar opini, tetapi harus didukung oleh data dan atau teori-teori. Oleh karena itu, bahan tulisan artikel umumnya berasal dari ringkasan penelitian (summary)  dan atau makalah. Artikel ilmiah ini ditulis secara ringkas dan berisi hal-hal penting. Karena ringkas, maka ia tidak memiliki bab-bab. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual.

Format dasar dan umum dari makalah atau artikel adalah sebagai berikut :

  1. Judul
  2. Pendahuluan/latar belakang masalah
  3. Permasalahan/rumusan masalah
  4. Kajian teori
  5. Pembahasan
  6. Penutup : kesimpulan dan saran
  7. Daftar Pustaka
  8. Buku

4. Buku merupakan karya tulis yang dapat berupa modul, buku pelajaran, diktat, maupun karya terjemahan. Sebagai karya ilmiah, menarik dan mudah dipahami oleh pembaca serta bermanfaat untuk memecahkan masalah kehidupan masyarakat dalam arti yang luas.

a. Modul

Menurut Suharjono (1995), modul merupakan materi yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehingga pembaca diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut, dengan tujuan sebagai bahan pembelajaran mandiri siswa. Sementara itu, menurut Rusell dalam Suharjono (1995), modul merupakan suatu paket pembelajaran berkaitan dengan unit pelajaran (subject matter) terkecil memuat sebuah konsep tunggal. Suatu modul merupakan upaya untuk membelajarkan siswa secara individual dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa menguasai satu unit pelajaran sebelum pindah ke unit yang lainnya.

Kerangka isi modul adalah sebagai berikut :

Pendahuluan : Deskripsi singkat materi, Relevansi, Tujuan pembelajaran

Penyajian : Judul kegiatan belajar, Latihan, Rangkuman

Penutup : Tes Formatif, Umpan balik dan tindakan lanjut

b. Diktat/buku teks

Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan oleh guru untuk mempermudah atau memperkaya materi mata pelajaran atau bidang studi yang disampaikannnya dalam proses pembelajaran. Biasanya diktat hanya diedarkan dalam lingkup terbatas.

Beberapa syarat diktat atau buku teks yang baik adalah :

  1. Harus mempunyai landasan, prinsip, dan sudut pandang tertentu yang menjiwai atau melandasi buku teks tersebut secara keseluruhan.
  2. Menggunakan konsep yang jelas sehingga tidak terjadi salah pengertian dan pemahaman dalam menangkap makna konsep tersebut
  3. Relevan dengan kurikulum, terutama apabila buku teks tersebut digunakan untuk kebutuhan sekolah
  4. Menarik minat siswa sebagai pemakai buku teks tersebut
  5. Menumbuhkan motivasi bagi siswa yang menyenangi dan mau mengerjakan apa yang diinstruksikan dalam buku tersebut.
  6. Menstimulasi, menantang, dan menggairahkan aktivitas siswa
  7. Memiliki ilustrasi yang menarik yang sangat diperlukan guna memberikan daya tarik bagi pembacanya
  8. Komunikatif, yaitu mudah dimengerti dan dipahami oleh pemakainya
  9. Menunjang mata pelajaran yang lain
  10. Menghargai perbedaan individu
  11. Memantapkan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat

Sistematika isi buku teks adalah sebagai berikut :

Bagian Pendahuluan : Daftar isi, Penjelasan tujuan diktat atau buku teks

Bagian Isi : Judul Bab atau topik isi bahasan, Penjelasan tujuan bab, Uraian isi pelajaran, Penjelasan teori, Sajian contoh, Ringkasan, Soal latihan

Bagian Penunjang : Daftar pustaka, Riwayat hidup penulis

5. Sasaran Karya Ilmiah

Karya ilmiah pada dasarnya adalah kebenaran ilmiah yang harus disebarluaskan sehingga harus dipublikasikan. Lingkup peredarannya ada yang terbatas di kalangan atau wilayah tertentu saja, ada pula tersebar cukup luas melalui berbagai media massa atau jurnal-jurnal ilmiah.

Sasaran publikasi karya ilmiah diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Atasan atau pimpinan di mana peneliti bertugas. Penyerahan ini merupakan bentuk laporan kegiatan ilmiah
  2. Didokumentasikan dan dipublikasikan di perpustakaan di instansi peneliti bekerja
  3. Diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang diakui oleh lembaga di mana instansi peneliti bekerja, misalnya Dinas Pendidikan
  4. Diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh pemerintah, misalnya jurnal yang memiliki ISSN dan atau terakreditasi.
  5. Dipublikasikan di media masa, baik itu lokal, regional maupun nasional
  6. Dijadikan buku dan diterbitkan oleh pencetakan yang mempunyai izin penerbitan.
Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Current day month ye@r *

Email
Print