HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

Daya Ilokusi Dalam Artikel Horoskop Pada Majalah Brigitte Edisi Nomor 4 (30 Januari – 2 Februari 2008)

ABSTRACT

The focus of this study is illocutionary force in horoscope in Brigitte Magazine Nr. 4 (30 Januari-12 Februari 2008) as source of data. The purpose of this study is to found any illocutionary force in horoscope. The result of this study shows that the most number of illocutionary force is statement because many speech is more stating.

Keywords: illocutionary force, horoscope, Brigitte

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam ilmu linguistik, bahasa adalah sistem tanda bunyi yang disepakatiuntuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri (Kridalaksana dalam Yuwono, dkk eds, 2005:1). Dari definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa peran bahasa sangat penting untuk menjalin sosialisasi dalam masyarakat, dalam hal ini yang dimaksud adalah berkomunikasi. Menurut Lewandowski (1985: 551), komunikasi adalah sebuah proses yang diawali dengan terjadinya sebuah pemberian informasi dari pembicara atau penulis kepada pendengar atau pembaca.

Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunikasi dapat terlaksana minimal oleh dua orang yang berbeda posisi, yaitu pengirim (penutur) dan penerima informasi (petutur). Komunikasi, secara umum, dapat dilakukan secara lisan ataupun tulisan. Secara lisan, dapat ditemukan dalam kegiatan belajar-mengajar, rapat, pidato, dan kampanye. Di sisi lain, komunikasi secara tulisan dapat ditemukan dalam surat, tabloid, koran, dan majalah. Dalam berkomunikasi, perlu diperhatikan mitra tutur yang dituju karena berkaitan dengan tema dan bahasa yang digunakan.

Misalnya, pada majalah dengan sasaran pembaca wanita dewasa, seperti Femina, Kartini, dan Dewi, tentu akan berbeda pemakaian bahasanya dengan bahasa yangdigunakan pada majalah anak-anak, seperti Bobo dan Donal Bebek. Beberapa majalah mode dan gaya hidup wanita Jerman, seperti Hubert Gurda, Gruner dan Jahr, Condé Nast dan Magazinpresse mencapai oplah dengan total 3,5 juta eksemplar per bulan. Hal ini mengakibatkan banyak pihak yang ingin mendulang kesuksesan yang sama dengan cara memproduksi majalah. Akan tetapi, sebagian besar isi dari majalah tersebut tidak jauh berbeda. Semuanya seperti memiliki pola yang sama, yakni iklan pada dua halaman di awal, informasi singkat tentang tema budaya dan gaya hidup, petunjuk untuk tampil modis, fashion highlights (apa yang disebut dengan ”must haves” atau apa yang ditawarkan pada musim selanjutnya), foto para bintang terkenal dan juga yang baru menanjak, kolom-kolom tentang ”bagaimana wanita tetap disukai”, diikuti oleh berbagai tips kecantikan, kesehatan, dan yang wajib adalah horoskop (http://www.goethe.de).

Dari penjelasan yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pada umumnya majalah wanita menyuguhkan horoskop sebagai salah satu konten majalah. Salah satu artikel menyebutkan bahwa kebanyakan wanita suka membaca horoskop. Bahkan, horoskop adalah artikel yang dicari pertama kali ketika membaca majalah wanita.1

Sebagian orang berpikir bahwa horoskop merupakan penjelasan karakter secara umum dan ramalan dari karakter seseorang. Ramalan yang diungkapkan dalam horoskop seringkali cocok sehingga banyak majalah yang memasukkan artikel horoskop sebagai salah satu konten majalahnya.2

Istilah horoskop berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu hora (jam, waktu) dan skopein (melihat, mengamati). Istilah horoskop mengacu pada penggambaran grafik peta kelahiran. Maksudnya adalah penggambaran grafik posisi planet pada saat seseorang lahir. Letak matahari, bulan, dan planet dalam dalam peta kelahiran tergantung pada rotasi harian bumi. Untuk mengukur pergeseran tersebut, para astrolog menandai posisi planet-planet dalam sabuk bayangan di langit yang melingkari bumi, yang disebut zodiak. Zodiak adalah rangkaian dua belas konstelasi yang melalui jalur matahari di langit. Rangkaian tersebut adalah Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.3

Menurut pengamatan saya, penulisan artikel horoskop sangat menarik karena berbeda dengan artikel yang lain, misalnya seperti artikel berita. Berbeda dengan bentuk artikel berita yang biasanya memiliki beberapa paragraf, artikel horoskop ditulis dalam kolom-kolom kecil yang terdiri dari dua belas zodiak. Berikut ini adalah contoh tampilan penulisan horoskop dan berita. 1http://:www.forumsains.com 2http://wiki.astro.com/astrowiki/de/ Horoskop 3Mitton, Jacqueline. A concise of Dictionary of Astronomy. 1991.USA: Oxford University Press

Contoh horoskop: Steinbock, 22.12. bis 20.1. Sollte sich jemand von Ihnenunwiderstehlich angezogen fühlen, können Sie sicher sein, dass Sie ihn dazu eingeladen haben. Eine Venus-Mars-Spannung sorgt dafür, dass selbst zurückhaltende Steinböcke intensiv und erotisch rüberkommen. Warum also lassen Sie sich von dieser Energie nicht inspirieren und geben sich dem Genuss hin, statt sofort wieder den Rückzug anzutreten? Vielleicht würden Sie so sogar Wünsche ausleben, von denen Sie bisher nicht mal wussten, dass Sie sie haben.

Contoh artikel berita:
Rowdy-Rallye heute in Berlin – Polizei wartet schon Seit Tagen rasen bis zu 100 Rennfahrer durch Europa Sicherheitsbehörden bereiten Großeinsatz vor
André Görke, Jörn Hasselmann und La 4.5.2007 0:00 Uhr Die Rallye ist in ganz Europa gefürchtet und wird von den Sicherheitsbehörden bekämpft – und heute soll die Strecke des „Gumball 3000“ ausgerechnet quer durch Berlin führen. „Wir werden in der Stadt kein illegales Autorennen zulassen“, warnte eine Polizeisprecherin. Auch auf die Polizei in Brandenburg kommt heute ein Großeinsatz zu: Sie wird die bis zu 100 aus Tschechien kommenden Fahrzeuge auf der A 13 an der sächsischen Grenze in Empfang nehmen. Am Nachmittag werden die Luxuskarrossen dieser Rallye auf der Straße des 17. Juni erwartet. Erst am vergangenen Montag hatte die Polizei in Rheinland-Pfalz mit einem Großaufgebot 52 Fahrzeuge erwischt und kontrolliert. Mehrere Teilnehmer waren mit gefährlich hoher Geschwindigkeit unterwegs – das Rennen in Deutschland wurde unterbrochen. Dass die Teilnehmer nun doch wieder ins Land zurückkehren, überraschte gestern Nachmittag auch die Berliner Polizei.

Der Großeinsatz sieht so aus: Von der Landesgrenze werden sie in drei bis vier kleinere Gruppen aufgeteilt, die jeweils von zwei Polizeiautos vorne und hinten abgesichert werden. „Niemand kann überholen oder sich zurückfallen lassen“, hieß es bei der Brandenburger Polizei. Auch auf den Abschnitten, auf denen kein Tempolimit gilt, wird die Polizei eine Geschwindigkeit bis zu 100 vorgeben. „Niemand hat die Chance, dummes Zeug zu machen“, warnte eine Polizistin. Der Einsatz ist damit nicht beendet: Die Konvois werden zunächst zum Lausitzring geleitet, den die Organisatoren von 13 bis 15 Uhr gemietet haben. Danach müssen die schnellen Wagen sich wieder in den von der Polizei angeführten Konvoi einreihen. Über die A 13 geht es weiter nach Norden. Die Berliner Polizei wird die Rallyefahrer in Grünau übernehmen. Ebenfalls im Konvoi soll es zur Straße des 17. Juni gehen. Wo die Autos über Nacht stehen, ist unklar. Die Polizei verbot den Veranstaltern gestern, dass dazu die Straße des 17. Juni genutzt werden darf. Laut Polizei soll ein Parkplatz bereit gestellt werden. Welcher, war gestern offen. Die Rallyefahrer übernachten im Luxushotel „Regent“ in der Charlottenstraße, gefeiert wird am Abend im „Felix“-Club. Ob die Polizei die Kosten für den Einsatz den Organisatoren in Rechnung stellt, blieb unklar. Die Veranstalter wiesen die Kritik zurück. „Was wir machen, ist kein Rennen, und es ist auch nicht illegal“, sagte ein Sprecher der in Großbritannien sitzenden Gumball-Organisatoren. Er erklärt die Skepsis der deutschen Behörden gegenüber dem Rennen mit dem „Missverständnis“, dass die Fahrer gezielt Gesetze und Vorschriften missachten wollten. Das sei nicht so. Das „Gumball 3000“ wird seit 1999 jährlich von London aus veranstaltet; „Gumball“ heißt übersetzt so viel wie „Kaugummikugel“; das Rennen führt über 3000 Meilen auf öffentlichen Straßen zu unterschiedlichen Zielen. Die Teilnehmer des Rennens waren am Sonntag in England gestartet. Nach einer Fahrt von Amsterdam bis Hahn ging es mit dem Flugzeug nach Istanbul. Von dort fuhren sie über Griechenland nach Albanien in die Slowakei. Das Ziel ist Sonntag London.
http://www.tagesspiegel.de/berlin/art270,1938741 Dari dua artikel tersebut (horoskop dan berita), dapat dilihat bahwa keduanya sama-sama menghadirkan informasi kepada para pembaca. Dalam hal ini, berarti telah terjadi suatu komunikasi antara penulis (penutur) dan pembaca (petutur). Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa komunikasi juga dapat dilakukan secara tertulis, dalam artikel horoskop penulis (penutur) berkomunikasi dengan cara menulis ramalan pada horoskop dan pembaca (petutur) membaca ramalan tersebut.

Dalam proses komunikasi, terdapat tiga tindak tutur yang terjadi secara bersamaan saat seseorang mengatakan sesuatu. Hal ini dijelaskan oleh Austin (2001: 94-101) dalam bukunya How to Do Things with Words. Ketiga tindak tutur tersebut adalah tindak lokusi, tindak ilokusi, dan tindak perlokusi. Tindak lokusi adalah tindakan penutur dalam bertutur. Tindak ilokusi adalah tindakan yang dihasilkan penutur lebih dari apa yang ia tuturkan. Dalam bertutur, terdapat kemungkinan seseorang memiliki maksud lain dari sekadar yang ia tuturkan. Tindak ilokusi sangat berkaitan dengan tujuan dari proses berkomunikasi karena tindak ilokusi mengandung ‘daya’ tertentu ketika penutur menuturkan sesuatu. Daya yang dimaksud adalah daya ilokusi. Tindak perlokusi adalah pencapaian efek tertentu yang timbul akibat ujaran petutur. Efek tersebut dapat timbul melalui perasaan, pemikiran, atau pun tindakan petutur sebagai dampak dari tuturan penutur.

Untuk lebih jelasnya dapat dijelaskan pada contoh berikut ini (Austin, 2001: 101-102): Lokusi : Shoot her! Ilokusi : He urged (or advised, ordered) me to shoot her. Perlokusi : (a) He persuaded me to shoot her. (b) He got me to (or made me) shoot her. Ketika seseorang mengatakan “Shoot her!”, pada tindak lokusi yang dimaksud ‘shoot’ bermakna harafiah, yaitu menembak dan ‘her’ yang dimaksud adalah dia yang berjenis kelamin perempuan. Hal ini karena tindak lokusi adalah tindakan penutur dalam bertutur atau mengatakan sesuatu terbatas pada makna harafiah.

Pada tindak ilokusi, tindakan yang dihasilkan penutur lebih dari apa yang ia tuturkan. Misalnya, ketika mengatakan “Shoot her!” penutur sebenarnya mendorong, mendesak, menyarankan, memerintahkan untuk menembak perempuan itu. Dengan demikian, ketika penutur mengatakan sesuatu, sebenarnya secara tidak langsung ia juga memiliki maksud lain (mendesak, menyarankan, ataupun memerintahkan) dari sekadar mengatakan “Shoot her!”. Tindak tutur ketiga, tindak perlokusi, yaitu efek yang timbul pada petutur akibat ujaran penutur. Ketika penutur mengatakan “Shoot her!”, yang terjadi adalah petutur dapat merasa terdesak (persuaded) untuk menembak perempuan itu (her).

Dari contoh tersebut, dapat diketahui bahwa ketika penutur bertutur, berarti ia melakukan tiga tindak tutur sekaligus. Akan tetapi, dalam penelitian ini saya hanya akan meneliti tindak ilokusi, khususnya daya ilokusi, yang terdapat dalam artikel horoskop pada majalah Brigitte edisi nomor 4 (30 Januari-12 Februari 2008).

Tags: , ,
Leave a Reply

Current ye@r *

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP AS : 0852.2588.7747 

Stat