HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

14 Contoh Skripsi Media Pembelajaran

14 Contoh Skripsi Media Pembelajaran

Contoh Skripsi Media Pembelajaran - Ada 14 contoh skripsi media pembelajaran yang bisa lihat pada page berikut ini. Aspek-aspek yang ditampilan di ringkas pada identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Untuk mendapatkan akses contoh skripsi full silahkan menghubungi kami.

JUDUL 1.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) YANG DILENGKAPI MEDIA PEMBELAJARAN LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI IPA

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut :

1. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah model konvensional sehingga siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran.

2. Siswa dituntut dapat menguasai kompetensi yaitu dengan mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk tiap kompetensi dasar yang diharapakan. Kenyataannya menunjukkan masih banyak siswa yang belum dapat mencapai kriteria ketuntasan tersebut.

3. Penggunaan model pembelajaran yang lebih menarik kemungkinan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

4. Penggunaan media pembelajaran masih jarang dilakukan.

 Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas agar penelitian lebih terfokus dan terarah, maka diperlukan pembatasan masalah sebagai berikut :

1. Objek Penelitian : Objek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI IPA SMA Negeri tahun pelajaran 2011/2012.

2. Model Pembelajaran : Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian adalah model pembelajaran Creative Problem Solving dilengkapi dengan media pembelajaran laboratorium virtual.

3. Materi Pelajaran, Materi pelajaran kimia dalam penelitian ini adalah pokok bahasan koloid.

4. Prestasi belajar dalam penelitian ini meliputi aspek kognitif dan afektif.

Pembelajaran efektif bila prestasi belajar kognitif dan afektif model Creative Problem Solving lebih tinggi dari pada model konvensional.

 Rumusan Masalah

Berdasarkan pada identifikasi masalah dan pembatasan masalah di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

Apakah penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving dilengkapi dengan media pembelajaran laboratorium virtual efektif dapat meningkatkan prestasi belajar materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri tahun pelajaran 2011/2012?

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah:

Mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving dilengkapi dengan media pembelajaran laboratorium virtual terhadap prestasi belajar materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 tahun pelajaran 2011/2012.”

 

JUDUL 2.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MEDIA ALAM SEKITAR DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS II SLB/B YRTRW

RumusanMasalah

Kesulitan dalam memahami konsep IPA, serta rendahnya hasil belajar siswa sebenarnya karena proses pembelajaran yang diterapkan guru sendiri masih kurang baik. Akibatnya kesiapan kurang, siswa merasa enggan belajar karena pelajaran IPA sangat sulit dan membosankan. Rumusan masalah penelitian tindakan kelas ini adalah:

Apakah dengan menggunakan media alam sekitar dapat meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa kelas II SLB/B YRTRW?

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran media alam sekitar terhadap peningkatakan prestasi belajar IPA pada siswa kelas II SLB/B YRTRW.

 Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini :

1. Manfaat Teoritis, Untuk membuktikan kebenaran hipotesis tindakan yang telah diajukan dalam ?penelitian ini dan pengembangan ilmu pengetahuan pada umumnya.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi guru

1)  Penelitian tindakan kelas (PTK) ini memberikan pengalaman langsung ?bagi guru untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran alam sekitar ?terhadap prestasi belajar IPA.

2)  Untuk memberikan gambaran bagi guru dalam memilih media dan model ?pembelajaran secara tepat.

b. Bagi Siswa

1)  Pembelajaran akan lebih menarik karena berlangsung dalam situasi yang nyaman dan menyenangkan

2)  Menumbuhkan minat siswa untuk berperan aktif sebagai pelaku utama pembelajaran dengan dasar suka, rela, riang dan gembira.

3)  Hasil belajar IPA meningkat.

c. Bagi Sekolah

 

JUDUL 3.

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA VCD DAN GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH DITINJAU DARI TINGKAT MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah:

  1. Apakah terdapat perbedaan efektivitas pembelajaran sejarah yang menggunakan media VCD dengan gambar terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri ?
  2. Apakah terdapat perbedaan efektivitas pembelajaran sejarah yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri?
  3. Apakah terdapat interaksi efektivitas antara pemanfaatan media VCD dan gambar dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri?

 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan di atas, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  1. Perbedaan efektivitas pembelajaran yang menggunakan media VCD dengan media gambar terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri.
  2. Perbedaan efektivitas pembelajaran yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri
  3. Interaksi efektivitas antara pemanfaatan media VCD dan gambar dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI SMA Negeri.

 

JUDUL 4.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE GI YANG DILENGKAPI DENGAN PENERAPAN MEDIA VBL PADA MATERI POKOK KESETIMBANGAN KIMIA DI SMAN 1 

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah sebagai berikut:

  1. Adanya prestasi belajar yang rendah dalam pelajaran Kimia khususnya materi ?Kesetimbangan Kimia karena model pembelajaran dan media pembelajaran ?yang digunakan selama ini kurang variatif.
  2. Metode pembelajaran kooperatif GI belum banyak digunakan di SMA N 1
  3. Konsep Kesetimbangan Kimia yang bersifat abstrak tidak bisa dijelaskan ?dengan praktikum karena keterbatasan sarana laboratorium yang ada di SMA N 1
  4. Banyak siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran karena kurangnya motivasi belajar dan model pembelajaran yang digunakan masih bersifat teacher centered.

Pembatasan masalah

Agar penelitian ini mempunyai arah yang jelas dan pasti, maka perlu adanya pembatasan masalah. Permasalahan pada penelitian ini dibatasi pada:

  1. Materi yang diajarkan khusus pada materi Kesetimbangan Kimia
  2. Pembelajaran dilakukan dengan metode kooperatif GI yang dilengkapi dengan ?media VBL
  3. Media VBL hanya menampilkan praktikum tentang reaksi reversible dan ?pengaruh perubahan konsentrasi terhadap pergeseran kesetimbangan
  4. Prestasi belajar siswa ditinjau dari aspek kognitif dan aspek afektif
  5. Subyek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA semester ganjil SMAN 1 ?tahun pelajaran 2009/2010

Perumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka dalam penelitian ini dirumuskan masalah sebagai berikut :

  • Apakah metode pembelajaran GI yang dilengkapi dengan penerapan media VBL efektif dalam pembelajaran Kimia pada pokok bahasan Kesetimbangan Kimia?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah tersebut di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  • Efektivitas penggunaan Metode pembelajaran GI yang dilengkapi dengan penerapan media VBL dalam pembelajaran Kimia pada pokok bahasan Kesetimbangan Kimia

 ManfaatPenelitian

1. Manfaat Secara Teoritis : Informasi mengenai penggunaan metode GI yang dilengkapi dengan media VBL

2. Manfaat Secara Praktis

  1. Memberikan alternatif media pembelajaran yang lain bagi sekolah-sekolah ?yang tidak memiliki laboratorium atau tidak memiliki peralatan kimia lengkap ?dalam pembelajaran Kimia
  2. Memberikan alt ernat if met ode y ang lain ba gi guru ki mia dal am ?menyampaikan materi yang memiliki konsep abstrak agar lebih mudah ?dipahami siswa
  3. Memberikan alternatif metode pembelajaran yang lain bagi guru kimia untuk ?meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia
  4. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi peneliti-peneliti ?selanjutnya yang melakukan penelitian tentang pengajaran kimia, khususnya dalam pembelajaran kooperatif GI

 

JUDUL 5.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DILENGKAPI DENGAN MEDIA MOLLYMOD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK IKATAN KIMIA KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 2 

Identifikasi Masalah

Sehubungan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan dilengkapi media mollymod terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Ikatan Kimia dapat diidentifikasikan permasalahan sebagai berikut:

  1. Kurang minatnya sebagian besar siswa untuk mempelajari materi Ikatan Kimia.
  2. Proses pembelajaran masih dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah.
  3. Pemilihan metode pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik materi pelajaran.
  4. Kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan guru.
  5. Guru belum menggunakan media pembelajaran kimia, khususnya materi Ikatan Kimia dengan maksimal.
  6. Masih banyak siswa yang memperoleh nilai hasil ulangan untuk materi Ikatan Kimia di bawah KKM.

Pembatasan Masalah

Agar penelitian lebih terfokus maka perlu pembatasan masalah. Adapun masalah dalam penelitian ini dibatasi pada:

  1. Metode Pembelajaran, Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian adalah metode ?Student Teams Achievement Division (STAD).
  2. Media Pembelajaran, Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian adalah mollymod.
  3. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X SMA Negeri 2  semester I tahun pelajaran 2011/2012.
  4. Materi Pokok, Materi pokok yang dipilih dalam pembelajaran ini adalah Ikatan Kimia.
  5. Penilaian, Penilaian yang digunakan dalam metode pembelajaran ini meliputi aspek kognitif dan aspek afektif.

Perumusan masalah

Berdasarkan pembatasan masalah yang telah disebutkan di atas, maka dalam penelitian ini dirumuskan masalah sebagai berikut:

  • Apakah metode pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dilengkapi dengan media mollymod efektif diterapkan pada materi pokok Ikatan Kimia siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 2?

TujuanPenelitian

Berdasarkan perumusan masalah maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui:

  • Efektivitas metode pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dilengkapi dengan media mollymod pada materi pokok Ikatan Kimia siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 2 Karanganyar.

 

JUDUL 6. Efektivitas media grafis terhadap kemampuan berbicara siswa kelas P-2 SLB-B YRTRW tahun ajaran 2006/2007

Identifikasi Masalah

Dengan melihat latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka peneliti dapat mengidentifikasi masalah ini sebagai berikut :

  1. Kemampuan anak tuna rungu wicara yang terbatas menyebabkan mereka mengalami hambatan dalam kemampuan berbicara.
  2. Sebagai pengganti indera pendengaran, misalnya dengan indera penglihatan, dalam proses pembelajaran perlu pengadaan media yang sesuai dengan kemampuan anak.
  3. Ketepatan dalam penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak tuna rungu wicara , namun tidak semua media dapat digunakan.
  4. Dalam penggunaan media terdapat kekurangan dan kelebihannya, sehingga keefektifan dari media tersebut perlu diperhatikan.

Pembatasan Masalah

Peneliti membatasi pada permasalahan ini adalah sebagai berikut :

Media Grafis adalah alat-alat untuk menyampaikan pesan pembelajaran dalam bentuk simbol-simbol yang memiliki panjang dan lebar, yang dapat diamati oleh siswa dengan indera penglihatan. Dalam penelitian peneliti menggunakan media grafis yang berupa gambar.

Kemampuan berbicara merupakan kemampuan mengucapkan kalimat-kalimat untuk mengekspresikan kalimat, menyatakan, menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan. Dalam penelitian ini peneliti mengemukakan ketepatan ucapan, kejelasan ucapan dan kelancaran ucapan.

Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas P-2 semester I tahun ajaran 2006/2007.

Perumusan masalah

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  • Seberapa jauh efektif penggunaan media grafis terhadap kemampuan berbicara anak tuna rungu wicara siswa kelas P-2 YRTRW tahun ajaran 2006/2007?.

TujuanPenelitian

Berdasarkan perumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut “ Untuk mengetahui tingkat efektifitas penggunaan media grafis terhadap kemampuan berbicara anak tuna rungu wicara siswa kelas P-2 YRTRW tahun ajaran 2006/2007?.

 

JUDUL 7.

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION YANG DISERTAI DENGAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI REAKSI REDOKS KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1  TAHUN PELAJARAN?2008/2009”

IdentifikasiMasalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut:

  • Materi reaksi redoks merupakan materi yang memerlukan pemahaman konsep yang mendalam dan banyak latihan.
  • Siswa kelas X SMA Negeri 1 Kartasura mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran kimia terutama pada pokok bahasan materi redoks.
  • Selama ini guru kurang memperhatikan penggunaan metode dan media pembelajaran yang tepat.

Pembatasan Masalah

Supaya penelitian ini lebih terfokus dan terarah, maka perlu diadakan pembatasan masalah. Berdasarkan pada latar belakang masalah dan identifikasi masalah, maka masalah dalam penelitian ini dibatasi pada:

Penggunaan metode pembelajaran Direct Instruction dilengkapi media komputer dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada sub pokok bahasan reaksi redoks untuk siswa kelas X Semester 1 SMA N 1 Kartasura dengan melihat dari prestasi belajar kognitif dan afektifnya.

Perumusan Masalah

Dari pembatasan masalah di atas, dapat dirumuskan permasalahannya yaitu:

  1. Bagaimanakah efektivitas pembelajaran kimia dengan menggunakan metode Direct Instruction yang disertai dengan media komputer pada materi Reaksi Redoks terhadap prestasi belajar aspek kognitif siswa kelas X Semester Genap SMA Negeri 1 Kartasura Sukoharjo Tahun Pelajaran 2008/2009?
  2. Bagaimanakah efektivitas pembelajaran kimia dengan menggunakan metode Direct Instruction yang disertai dengan media komputer pada materi Reaksi Redoks terhadap prestasi belajar aspek afektif siswa kelas X Semester Genap SMA Negeri 1 Kartasura Sukoharjo Tahun Pelajaran 2008/2009?

TujuanPenelitian

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk:

  1. Mengetahui efektivitas pembelajaran kimia dengan menggunakan metode Direct Instruction disertai media komputer pada materi reaksi redoks terhadap prestasi belajar aspek kognitif siswa kelas X Semester Genap SMA Negeri 1 Kartasura ?Sukoharjo Tahun Pelajaran 2008/2009.
  2. Mengetahui efektivitas pembelajaran kimia dengan menggunakan metode Direct Instruction disertai media komputer pada materi reaksi redoks terhadap prestasi belajar aspek afektif siswa kelas X Semester Genap SMA Negeri 1 Kartasura Sukoharjo Tahun Pelajaran 2008/2009.

 

JUDUL 8.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MESIN CNC DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL PADA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI I TAHUN PELAJARAN 2009/2010

Sasaran Tindakan

Dengan memperhatikan latar belakang masalah tersebut, Maka sasaran tindakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

Subjek Tindakan,

Subjek tindakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI teknik pemesinan SMK N 1 Blora tahun pelajaran 2009/2010. Penentuan subjek tindakan didasari pada alasan bahwa kelas XI ini nantinya dasar dari pelajaran CNC (Computer Numerically Controlled) akan dikembangkan lebih jauh lagi dengan diharapkan pada realita dunia perindustrian atau pemesinan yang sebenarnya, Maka dari itulah untuk mematangkan pelajaran baik itu untuk menimbulkan minat dan perhatian siswa maupun untuk memperdalam pengetahuan siswa tentang CNC yang nantinya akan berhubungan dengan prestasi siswa maka mulai dari awal kelas XI inilah siswa dibuat tertarik pada pelajaran CNC. Dilain pihakjuga didasarkan dari pengalaman yang pernah penulis alami saat duduk di bangku SMK kebanyakan siswa yang diajar mata pelajaran CNC menunjukan kurangnya ketertarikan, Hal ini terlihat saat diadakannya proses pembelajaran serta saat diadakannya ujian rutin.

Fokus Tindakan

Fokus tindakan dalam penelitian ini berupa penggunaan media pembelajaran visual untuk meningkatkan pembelajaran CNC (Computer Numerically Controlled) kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK N 1 Blora Tahun Pelajaran 2009/2010.

Perumusan Masalah

Dari latar belakang masalah diatas bahwa Pemilihan Strategi Belajar Mengajar harus dilandaskan pada subjek belajar yang tidak hanya menerima secara pasif apa yang disampaikan oleh pendidik. Pendidik harus menempatkan peserta didiknya sebagai insan yang secara alami memiliki pengalaman, pengetahuan, keinginan, dan pikiran yang dapat dimanfaatkan untuk belajar, baik secara individual maupun secara berkelompok. Adapun rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :

  • Apakah penggunaan media pembelajaran visual terdapat efektifitas pembelajaran pada siswa kelas II teknik pemesinan SMK Negeri I Blora dalam pelajaran mesin CNC (Computer Numerically Controlled), Sehingga nantinya akan berpengaruh terhadap mutu pembelajaran itu sendiri

Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang masalah dan perumusan masalah tersebut diatas maka tujuan dilakukannya penelitian tindakan ini adalah :

  • Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran visual terhadap efektifitas pembelajaran dan untuk meningkatkan minat dan keaktifan pada siswa kelas II teknik pemesinan SMK Negeri I Blora dalam pelajaran mesin CNC (Computer Numerically Controlled)

Manfaat Hasil Penelitian

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam pengembangan ilmu ?pendidikan, khususnya metode pembelajaran yang menggunakan media dalam penyampaiannya.

  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para guru ?untuk mengadakan penelitian tindakan.

2. Manfaat Praktis

  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi belajar para siswa.
  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru mata pelajaran dalam penggunaan media pembelajaran sebagai pendekatan pembelajaran.
  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kegiatan belajar-mengajar.

JUDUL 9.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENINGKATAN KOSAKATA ANAK BERKESULITAN BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS III SD NEGERI 5 JATEN KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR?TAHUN AJARAN 2010/2011

Identifikasi Masalah

Berorientasi dari latar belakang masalah di atas, maka penulis dapat mengidentifikasi permasalahan sebagai berikut :

  • Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran bahasa asing yang sulit dipelajari oleh sebagian siswa.
  • Sebagian siswa SD Negeri 5 Jaten khususnya kelas III masih mendapatkan kesulitan dalam memahami bacaan dalam Bahasa Inggris.
  • Media pengajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris kurang efektif untuk meningkatkan kosakata siswa

Pembatasan Masalah

Agar penelitian ini lebih terarah dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, maka penulis membatasi permasalahan pada :

  1. Media pembelajaran yang digunakan adalah gambar yang diaplikasikan ke dalam komputer yang disesuaikan dengan tema.
  2. Pembelajaran dikonsentrasikan pada efektifitas penggunaan media komputer dalam pengajaran kosakata Bahasa Inggris.
  3. Peningkatan kosakata Bahasa Inggris disini termasuk mengidentifikasi dan memahami arti kata-kata baru yang sesuai dengan tema, tata pengucapan, dan penulisan kata-kata atau kelompok kata dengan benar.
  4. Data peningkatan kosakata siswa diambil dari hasil pre-test yang dilaksanakan sebelum teknik pengajaran dilakukan dan post-test yang dilaksanakan pada akhir pertemuan setelah teknik pengajaran dilakukan.
  5. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 5 Jaten Tahun Ajaran 2010/2011 yang mengalami kesulitan belajar mata pelajaran Bahasa Inggris.

Perumusan Masalah

Berdasar identifikasi masalah dan pembatasan masalah tersebut di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :

  • Apakah penggunaan media komputer dalam pembelajaran efektif untuk meningkatkan kosakata Bahasa Inggris Anak Berkesulitan Belajar Bahasa Inggris siswa kelas III SD Negeri 5 Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2010/2011?

TujuanPenelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan komputer sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kosakata Bahasa Inggris Anak Berkesulitan Belajar mata pelajaran Bahasa Inggris siswa kelas III SD Negeri 5 Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2010/2011.

Manfaat Penelitian

Suatu penelitian akan mempunyai nilai apabila penelitian tersebut memberi manfaat bagi berbagai pihak. Adapun manfaat dari penelitian ini, antara lain :

  • Penelitian ini berguna untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris yang bervariasi dalam penggunaan media.
  • Bagi guru, penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kosakata siswa yang disesuaikan dengan kondisi siswa.
  • Bagi siswa, melalui media komputer dapat lebih memberi motivasi siswa untuk belajar kosakata baru karena telah disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang menjadi tuntutan zaman.

 

JUDUL 10.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA TTS DAN KARTU SOAL DI DALAM METODE DISKUSI PADA MATERI KOLOID KELAS XI SEMESTER GENAP SMA N COLOMADU KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan  maka diperoleh beberapa masalah yang diidentifikasi sebagai berikut :

  1. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru dengan metode konvensional.
  2. Belum adanya penerapan variasi metode di dalam pembelajaran kimia.
  3. Belum adanya pemanfaatan media di dalam pembelajaran kimia.
  4. Interaksi dalam pembelajaran bersifat satu arah dan siswa cenderung bosan sehingga prestasi belajar rendah.

Pembatasan Masalah

Penelitian dibatasi pada prestasi belajar siswa yaitu prestasi belajar kognitif siswa SMA N Colomadu Kelas XI semester 2 tahun pelajaran 2011/2012 pada mata pelajaran kimia materi koloid dan prestasi belajar afektif sebagai akibat dari proses pembelajaran dengan metode diskusi disertai media TTS dan metode diskusi disertai media Kartu soal, sedangkan aspek psikomotorik dalam penelitian ini tidak dilakukan.

Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah di atas maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut:

  • Apakah terdapat perbedaan prestasi belajar siswa pada materi koloid menggunakan metode diskusi disertai media TTS dengan metode diskusi disertai media Kartu soal.”

TujuanPenelitian

Sesuai dengan perumusan masalah yang telah dikemukakan maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk:

  • Mengetahui adanya perbedaan prestasi belajar siswa pada materi koloid menggunakan metode diskusi disertai media TTS dengan metode diskusi disertai media Kartu soal.

Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Memberikan gambaran terhadap tenaga pengajar kimia tentang alternatif ?penggunaan media TTS dan Kartu Soal di dalam metode diskusi pada ?materi koloid dalam proses pembelajaran

Memberikan pengetahuan kepada tenaga pengajar kimia bahwa metode ?diskusi dengan media TTS dan Kartu Soal dapat digunakan untuk ?mengurangi sifat abstrak ilmu kimia.

2. Manfaat Praktis

a. Manfaat Bagi Siswa

1)  Mendorong siswa untuk aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran.

2)  Menumbuhkan semangat berkerjasama antar siswa.

b. Manfaat Bagi Guru

1)  Mendorong guru untuk menggunakan metode bervariasi dalam pembelajaran kimia.

2)  Memberikan informasi pada guru bahwa penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar.

 

JUDUL 11

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BERMAIN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAME ABACADA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MEMBACA DI KELAS II SLB E BHINA PUTERA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2010/2011

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka dapat diidentifikasi permasalahannya sebagai berikut:

  1. Anak berkesulitan membaca adalah anak yang mengalami hambatan dalam proses belajarnya.
  2. Prestasi belajar membaca di SLB E Bhina Putera masih belum menampakkan hasil yang optimal.
  3. Kurangnya pelayanan yang optimal bagi siswa berkesulitan belajar terutama siswa berkesulitan membaca.
  4. Kurangnya variasi metode belajar yang dipilih dan digunakan guru sehingga siswa bosan mengikuti pelajaran membaca.
  5. Kurangnya media belajar yang digunakan dalam kegiatan belajar ?mengajar membaca membuat siswa tidak termotivasi dalam belajar membaca.

Pembatasan Masalah

  1. Agar penelitian ini tidak terlalu luas, maka penulis membatasi masalah pada:
  2. Subyek pada penelitian ini adalah seluruh siswa yang duduk di bangku SD kelas II SLB E Bhina Putera Surakarta.
  3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Bermain dengan menggunakan Media Game Abacada yaitu belajar membaca dengan menggunakan permainan di dalam komputer dimana dapat dikombinasikan sedemikian rupa.
  4. Anak berkesulitan belajar membaca.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah, “Apakah penggunaan metode bermain dengan menggunakan Media Game Abacada efektif terhadap peningkatkan prestasi belajar membaca di kelas II SLB E Bhina Putera Surakarta tahun Ajaran 2010/2011?”

TujuanPenelitian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Metode Bermain dengan menggunakan Media Game Abacada terhadap peningkatan prestasi belajar membaca di kelas II SLB E Bhina Putera Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011.

Manfaat Penelitian

Dengan adanya penelitian ini maka diharapkan mempunyai manfaat sebagai berikut:

1. Bagi Guru

a. Sebagai bahan informasi bagi guru dalam menggunakan metode bermain dalam pembelajaran membaca sehingga mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan dan hasil belajar yang optimal.

b. Mengetahui bagian-bagian pembelajaran yang perlu diperbaiki.

2 Bagi Sekolah

  • Sebagai bahan informasi bagi sekolah dalam memilih media dan model pembelajaran yang baik dalam proses pembelajaran.
  • Sebagai motivasi untuk meningkatkan ketrampilan untuk memilih strategi pembelajaran yang bervariasi yang dapat memperbaiki sistem pembelajaran sehingga memberikan layanan yang terbaik bagi peserta didiknya.

3. Bagi Peneliti

Manfaat yang diperoleh peneliti yaitu mendapatkan pengalaman secara langsung dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain dengan menggunakan media game abacada dalam ?pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar membaca di kelas II SLB E Bhina Putera Surakarta.

 

JUDUL 12

Efektivitas penggunaan metode kupas rangkai suku kata dengan media gambar terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan anak tunagrahita kelas d3 di slb-c

Identifikasi Masalah

Dari uraian tentang latar belakang masalah yang telah dikemukakan dapat diidentifikasi sebagai berikut :

  1. Dalam peningkatan mutu pendidikan kemampuan membaca perlu diperhatikan, karena dengan membaca dapat diperoleh berbagai macam ilmu pengetahuan.
  2. Tingkat kecerdasan anak tunagrahita ringan yang rendah, perlu dipertimbangkan cara yang sesuai dalam pengajarannya membaca permulaan.
  3. Pelajaran membaca permulaan bagi anak tunagrahita merupakan pelajaran yang tidak mudah karena mereka mengalami kesulitan dalam memahami hal- hal yang bersifat abstrak. Karena itu media gambar merupakan alat bantu visual yang penting sebab dapat memberikan gambaran tentang pesan yang akan disampaikan.
  4. Untuk mengajar membaca permulaan diperlukan adanya suatu metode yang hendaknya disesuaikan dengan kondisi anak tunagrahita ringan.
  5. Guru- guru di SLB C Setya Darma Surakarta dalam mengajar membaca permulaan belum menggunakan metode membaca yang disertai dengan media gambar, sehingga prestasi belajar membaca permulaan anak cenderung rendah.

Pembatasan Masalah

Sesuai dengan judul yang penulis kemukakan maka masalah yang dibahas dalam penelitian ini dibatasi, agar dalam pembahasannya lebih fokus pada sasaran dan mendapatkan hasil yang akurat.

Berikut penulis kemukakan pembatasan masalahnya sebagai berikut :

  1. Metode kupas rangkai suku kata merupakan metode membaca permulaan yang penerapannya dimulai dengan pengenalan beberapa suku kata kemudian suku- suku kata tersebut dirangkaikan menjadi kata-kata dengan menggunakan tanda penghubung. Dengan penggunaan metode kupas rangkai suku kata diharapkan siswa dapat melafalkan suku kata yang menyusun kata satu demi satu?
  2. Media gambar dalam penelitian ini adalah suatu gambar sederhana yang diwujudkan diatas kertas dan dapat memberikan penggambaran visual yang konkrit tentang masalah atau pesan yang disampaikan serta mudah menarik perhatian siswa. Dengan media gambar ini diharapkan anak dapat dengan mudah menangkap ide atau pesan yang terkandung di dalamnya.
  3. Ketrampilan membaca dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes membaca. Kisi-kisi tes dan naskah tes membaca dibuat sendiri oleh penulis berdasarkan materi pelajaran membaca permulaan.
  4. Subyek penelitian adalah anak tunagrahita kelas D3 di SLB-C Setya Darma Surakarta tahun ajaran 2008/2009.

Perumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah tersebut di atas, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

  • Apakah penggunaan metode kupas rangkai suku kata dengan media gambar efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak tunagrahita kelas D3 di SLB-C Setya Darma Surakarta tahun ajaran 2008/2009”?

Tujuan Penelitian

Semua aktivitas dalam penelitian sebenarnya akan mengarah pada suatu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, maka penerapan tujuan secara jelas akan memberikan arah yang jelas dan sistematis dalam mencapai tujuan itu sendiri.

Dalam penelitian ini penulis mempunyai tujuan untuk mengetahui Efektivitas penggunaan metode kupas rangkai suku kata dengan media gambar terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan anak tunagrahita kelas D3 di SLB-C Setya Darma Surakarta tahun ajaran 2008/2009.

 

JUDUL 13

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP PRESTASI BELAJAR SIFAT ZAT PADA SISWA KELAS VII SMPN 14 TAHUN PELAJARAN 2009/2010

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut:

  1. Apakah penggunaan pendekatan pembelajaran CTL berbantuan media komputer sesuai untuk materi Sifat Zat??
  2. Apakah penggunaan pendekatan pembelajaran CTL berbantuan media komputer untuk materi Sifat Zat dapat meningkatkan prestasi belajar siswa?
  3. Bagaimanakah efektivitas penggunaan pendekatan pembelajaran CTL berbantuan media komputer dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Sifat Zat?

Pembatasan Masalah

Agar penelitian ini mempunyai arah dan ruang lingkup yang jelas, maka perlu adanya pembatasan masalah. Adapun pembatasan masalah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pengaruh pendekatan pembelajaran CTL dan pendekatan pembelajaran klasikal terhadap prestasi belajar siswa pada materi sifat zat
  2. Media komputer yang digunakan dalam bentuk Microsoft PowerPoint
  3. Prestasi belajar yang akan diteliti meliputi aspek kognitif dan afektif
  4. Peningkatan prestasi belajar aspek kognitif dan afektif pada penelitian ini dapat diketahui dari selisih antara rata-rata nilai pretest-postest

Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah yang telah disebutkan di atas, maka penulis merumuskan masalah yang timbul sebagai berikut: ”Apakah penggunaan Pendekatan Pembelajaran CTL berbantuan Media Komputer efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi sifat zat?”

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

Efektivitas penggunaan pendekatan pembelajaran CTL berbantuan media komputer dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi sifat zat”

 

JUDUL 14. Skripsi Penjaskes

UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR TOLAK PELURU GAYA ORTODOK MELALUI PENERAPAN MEDIA BANTU BOLA TENIS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NAYU 77 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012

Rumusan Masalah

Dari latar belakang, maka permasalahan yang menjadi pokok penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut:

  • Bagaimanakah penerapan media bantu bola tenis dapat meningkatkan efektivitas belajar Tolak Peluru Gaya Ortodok di kelas V SDN Nayu 77 Surakarta?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalahan yang telah disampaikan di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penerapan media bantu bola tenis dalam meningkatkan efektivitas belajar tolak peluru gaya ortodok di kelas V SDN Nayu 77 Surakarta.

Manfaat Penelitian

a. Bagi siswa, Siswa lebih partisipatif dalam proses pembelajaran Tolak Peluru.

b. Bagi Guru Penjasorkes

– Selain menambah pengalaman dalam penggunaan media belajar yang di modifikasi juga membuat pembelajaran Tolak Peluru menjadi lebih efektif.

– Guru juga bisa mencoba media modifikasi bola tenis dalam pembelajaran apabila peluru tidak tersedia dalam jumlah yang memadai, dan bisa menjadi inspirasi pengetahuan untuk menemukan media modifikasi yang lainya dalam cabang atletik dan umumnya pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan lainnya.

c. Bagi sekolah, Adanya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran yang berakibat terhadap peningkatan kualitas siswa dan guru, sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan kualitas sekolah secara keseluruhan.

Demikian telah kami sajikan contoh skripsi media pembelajaran. Contoh skripsi lengkap yang tersedia di atas bisa dipesan melalui CS kami.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Leave a Reply

Current ye@r *

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP AS : 0852.2588.7747 

Stat