HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

Contoh Skripsi Kesehatan Masyarakat | Efekvititas Pelayanan Gizi Pada Posyandu

Contoh Skripsi Kesehatan Masyarakat | Efekvititas Pelayanan Gizi Pada Posyandu

Contoh Skripsi Kesehatan Masyarakat

  • ANALISA BIAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI
  • ANALISIS ADMINISTRASI PENERIMAAN RETRIBUSI PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN BOGOR STUDI KASUS PADA PUSKESMAS DI KECAMATAN CIBINONG
  • ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN DANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (STUDI PROGRAM PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT OLEH DINAS KESEHATAN KABUPATEN BLORA
  • ANALISIS KINERJA DAN PENGELOLAAN ANGGARAN PEMBIAYAAN DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA DALAM PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) TAHUN 2008
  • ANALISIS PELAYANAN PUBLIK DI BIDANG KESEHATAN MELALUI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN DAERAH (JAMKESDA) OLEH UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) DI KOTA DEPOK
  • ANALISIS PENERAPAN REGISTRASI OBAT IMPOR BERDASARKAN PASAL 10 PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 1120 TAHUN 2008 JUNCTO PASAL 10 PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 1010 TAHUN 2008 TENTANG REGISTRASI OBAT STUDI TERHADAP PT XYZ
  • ANALISIS PENGARUH LEAFLET SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN TERAPI PASIEN HIPERKOLESTEROLEMIA DI DUA PUSKESMAS KECAMATAN KOTA DEPOK
  • ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT SURVEYOR INDONESIA
  • ANALISIS TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN PADA RUMAH TANGGA DI DAERAH KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) KEMISKINAN, PENERIMA RASKIN, DAN PENERIMA PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DI PULAU JAWA TAHUN 2007
  • ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI FAKTOR PENENTU KEPEMILIKAN SAHAM BANK UMUM DI INDONESIA
  • EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN RAWAT INAP UNTUK PASIEN PENGGUNA ASKES JAMKESMAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RSUD PASAR REBO JAKARTA
  • EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS)
  • FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMAHAMAN PESERTA JPK JAMSOSTEK TENTANG PROSEDUR PELAYANAN KESEHATAN PT JAMSOSTEK PERSERO KANTOR CABANG GAMBIR TAHUN 2012
  • GAMBARAN APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN KERJA DI PT BRIDGESTONE TIRE INDONESIA BEKASI TAHUN 2012
  • GAMBARAN KEMAMPUAN PERAWAT DI RUMAH SAKIT PASAR REBO JAKARTA TIMUR DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TERAPI ARV KEPADA PENDERITA HIV/AIDS
  • GAMBARAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN DI PROVINSI DKI JAKARTA ANALISIS DATA SUSENAS TAHUN 2011
  • GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MENCARI PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS
  • GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU MENCARI PELAYANAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE PADA PEREMPUAN PREMENOPAUSE DI KELURAHAN RAWA BADAK SELATAN
  • GAMBARAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DILIHAT DARI TINGKAT KEMATANGAN BUDAYA PT. X (KONTRAKTOR) TAHUN 2012
  • HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN YANG SESUAI DENGAN PELAYANAN DOKTER KELUARGA (PENELITIAN DESKRIPTIF PADA SEJUMLAH MASYARAKAT PENGGUNA JASA PELAYANAN KESEHATAN DI TIGA TEMPAT PELAYANAN DI JAKARTA)
  • HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DAN KESEHATAN MENTAL PADA SINGLE MOTHER
  • IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA DALAM PEMENUHAN HAK KESEHATAN WARGA NEGARA DI SURAKARTA (STUDI PADA PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA)
  • KESEHATAN MENTAL GURU PRIA DAN GURU WANITA YANG MENGAJAR DI SD NEGERI JAKARTA
  • KINERJA DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS)
  • KUALITAS PELAYANAN PRIMA PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) DI PUSKESMAS SIBELA MOJOSONGO KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
  • MANAJEMEN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2010
  • MANAJEMEN STRATEGIS PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT OLEH DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA (KEGIATAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ANAK SEKOLAH (PMT-AS) DI TK DAN SD KECAMATAN JEBRES SURAKARTA TAHUN 2010)
  • MENINGKATKAN DAYAGUNA PERPUSTAKAAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PELAYANAN KESEHATAN SURABAYA
  • PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI “BENGKEL KERJA KESEHATAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT” DI DUSUN BADEGAN BANTUL
  • PELAYANAN KESEHATAN BAGI PESERTA PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA
  • PENGARUH PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. HOLCIM INDONESIA TBK NAROGONG
  • PENGARUH SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN DIVISI K3 PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK
  • PENGELOLAAN ANGGARAN PEMBIAYAAN DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA DALAM PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) TAHUN 2011-1
  • PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI LOGISTIK MEDIA PROMOSI KESEHATAN DINAS KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH, KALIMANTAN SETATAN
  • PENGEMBANGAN WEBSITE EDUKASI KESELAMATAN KEBAKARAN UNTUK MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA TAHUN 2012
  • PERANAN PUSKESMAS DALAM PELAYANAN PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG PERANAN UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP SIBELA DALAM PELAYANAN INDRA
  • PERANCANGAN PROTOTIPE OTOMATISASI SISTEM PELAPORAN PENERIMAAN KEUANGAN UNIT PELAYANAN KESEHATAN DARI PUSKESMAS KE DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA. (STUDI KASUS PUSKESMAS KEC 001. TEBET)
  • PERTUKARAN SOSIAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS)
  • RESPONSIVITAS DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA DALAM PELAYANAN PROGRAM PEMELIHARAA.N KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA ANJAN
  • SISTEM ADMINISTRASI PEMBUATAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA (PKMS) DI BPMPT BALAIKOTA SURAKARTA
  • TINJAUAN TENTANG IMPLEMENTASI KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1241/MENKES/SK/XI/2004 TENTANG PENUGASAN PT ASKES (PERSERO) DALAM PENGELOLAAN PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN

BAB I

PENDAHULUAN

A. JUDUL SKRIPSI : EFEKTIVITAS PELAYANAN GIZI PADA POSYANDA DAN PERSEPSI IBU TENTANG MANFAAT GIZI YANG DIIKUTI PERILAKU IBU DALAM AKTIVITAS PEMBERIAN GIZI TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK BALITA.

 

B. ALASAN PEMILIHAN JUDUL SKRIPSI

Gizi merupakan salah unsur yang sangat penting dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi pertumbuhan anak balita. Dan dimana gizi merupakan salah satu bagian program pemerintah yaitu melalui usaha memperbaiki gizi keluarga. Keadaan gizi yang kurang akan mengakibatkan :

  1. Pertumbuhan anak balita yang tidak normal
  2. Mengakibatkan tingginya angka kematian anak balita
  3. Akan menghasilkan generasi kurang produktif pada masa yang akan datang.
  4. Akan menghasilkan tenaga kerja yang akhirnya kurang menunjang pembangunan pada masa yang akan datang.

Menurut Kepala Negara RI :

Tingginya angka kematian bayi dan anak balita akan menunjukkan kurang berhasilnya upaya kita dalam meratakan pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Terpenuhinya gizi keluarga, akan meningkatkan derajat kesehatan keluarga yang selanjutnya dapat menurunkan angka kematian bayi dan anak balita.[1]

 

Berdasarkan pengertian tersebut, penulis memandang perlu untuk melakukan penelitian tentang efektivitas pelayanan gizi pada posyandu dalam rangka memotivasi ibu tentang arti pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak balita dan umumnya pada kesehatan keluarga, hal tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi sejauhmana program tersebut telah memberikan efek yang positif kepada masyarakat.

 

C. Latar Belakang Masalah

Pembangunan yang diselenggarakan oleh Bangsa Indonesia adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang meliputi semua segi kehidupan, termasuk bidang kesehatan masyarakat.

Dalam upaya mencapai derajat kesehatan bagi semua masyarakat Indonesia, pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Gizi telah diketahui sebagai salah satu faktor yang mendasari derajat kesehatan. Pengaruh gizi dalam tiap tahap dalam daur hidup manusia amat besar, yaitu janin, bayi, anak balita, remaja, dewasa, ibu mengandung dan ibu menyusui, anak dan sebagainya.

Upaya perbaikan gizi di Indonesia menduduki peranan penting dalam pembangunan kesehatan. Sumbangan gizi tak hanya berarti bagi upaya pengurangan tingkat kesakitan dan kematian, tapi lebih-lebih untuk pertumbuhan dan pengembangan mutu manusia yang merupakan salah satu bagian dari tujuan/hakekat pembangunan nasional yaitu pembangunan manusia secara fisik/biologis yang akan menghasilkan tenaga kerja yang kuat dan terampil dalam menunjang terselenggaranya pembangunan dimasa yang akan datang. Akan tetapi bila hal tersebut tidak terpenuhi maka akan menghasilkan tenage kerja yang lemah dan tidak berdaya sehingga pembangunan tidak dapat berjalan, pada masa yang akan datang seperti yang dikatakan kepala negara sebagai berikut :

“Rendahnya mutu makanan bukan saya dapat menjadikan bangsa lemah hari ini, melainkan akan menghasilkan generasi yang lebil lembek pada masa yang akan datang. [2]

 

Pernyataan kepada negara tersebut, memberikan suatu penegasan kepada kita akan arti pentingnya gizi bagi kehidupan manusia. Untuk itu perlu diupayakan pemenuhannya, agar dapat terwujud tingkat kesehatan yang memadai bagi masyarakat. Keadaan gizi ditentukan oleh banyak faktor, pada satu sisi oleh cukup tidaknya pangan yang dimakan, dan seterusnya tergantung pada persediaan, distribusi produksi, daya beli serta perilaku manusia. Di sisi lain juga ditentukan oleh kemampuan tubuh menggunakan pangan yang seterusnya tergantung pada keadaan kesehatan, lingkungan, pelayanan kesehatan, perilaku manusia dan seterusnya.

Dalam rangka merealisasi tujuan tersebut di atas dilakukan oleh pemerintah melalui segenap jajaran Departemen Kesehatan dari pusat sampai ke daerah dan melalui swadaya gotong royong masyarakat bersama-sama dengan instansi terkait, satu diantaranya melalui pos-pos pelayanan terpadu.

Posyandu merupakan “Pusat kegiatan masyarakat dimana masyarakat melaksanakan dan memperoleh pelayanan secara terpadu”[3].

 

Kegiatan tersebut di atas merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dimotori oleh ibu-ibu yang tergabung dalam wadah pembinaan serta petunjuk dari dinas kesehatan dan pimpinan desa setempat.

  1. Unsur-unsur yang terkait dalam pelaksanaan pos pelayanan terpadu (posyandu) :
  1. Kegiatan tersebut merupakan aktivitas lintas sektoral yakni melibatkan instansi-instansi terkait seperti :

a). Dinas kesehatan DATI II, tingkat kecamatan atau Puskesmas Pembantu.

b). Dinas pertanian

c). Dinas peternakan

d). Kantor bangdes

e). Departemen agama

  1. Aktivitas lintas program, yakni meliputi kegiatan-kegiatan :

a). Pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak

b).  Imunisasi

c). Pelayanan gizi

d). Pelayanan keluarga berencana

e). Penanggulangan diare

  1. Masalah yang mendorong sehingga diadakan kegiatan-kegaitan tersebut :

Upaya tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan derajat contoh skripsi kesehatan masyarakat yang lebih baik atau untuk menekan tingginya tingkat kematian bayi, serta menciptakan generasi kuat, terampil dalam menunjang pembangunan pada masa yang akan datang. Kendala tersebut lebih banyak dirasakan oleh masyarakat pada lapisan bawah.

Salah satu sebab kematian bayi dan anak balita adalah kurang terpenuhinya pangan yang mengandung gizi yang cukup. Hal tersebut dapat diukur dengan :

1).  Berat badan belita : tidak menunjukkan kenaikan sejalan dengan bertambahnya umur.

2). Perbandingan berat badan dan tinggi badan tidak serasi

3). Pertumbuhan badan tidak normal dan lain-lain

Bila hal tersebutu tidak segera ditangani maka akan menimbulkan masalah yang lebih fatal bagi berlangsungnya hidup manusia itu sendiri dan kelangsungan bangsa dan negara Indonesia.

 

D. RUMUSAN MASALAH

Sebelum penulis merumuskan masalah, maka berikut ini dikemukakan :

“Masalah adalah setiap kesulitan yang menggerakkan manusia untuk memecahkan, masalah harus dirasakan sebagai suatu rintangan yang harus dilalui dengan jalan mengatasinya apabila ingin berjalan terus[4]

 

Menurut Muhammad Hatta :

Masalah adalah kejadian atau keadaan yang menimbulkan pertanyaan dalam hati kita tentang kedudukannya. Kita tidak puas dengan melihatnya saja, melainkan kita ingin mengetahui lebih dalam, ilmu senantiasa mengembangkan pertanyaan bagaimana dan apa sebabnya[5].

 

Dari pengertian tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa   masalah adalah kejadian yang harus dicari jalan pemecahannya atau jalan keluarnya. Untuk itu dicari dahulu sebab musababnya kemuian dicari jalan pemecahannya.

Berdasarkan beberapa pendapat mengenai masalah di atas dan latar belakang yang diuraikan di atas, maka untuk mengantisipasi masalah tingkat kematian bayi dan anak balita maka diupayakan melalui efektivitas pelayanan gizi pada posyandu dan persepsi ibu tentang manfaat gizi serta perilaku ibu dalam keluarga dalam meningkatkan pertumbuhan anak balita yang pada gilirannya akan menekan angka kamatian anak balita.

Masalah yang timbul dalam pelayanan gizi adalah tinkat kesadaran ibu-ibu dalam memanfaatkan posyandu sebagai wahana pertumbuhan, partisipasi di bidang kesehatan khususnya dalam rangka mendorong pertumbuhan anak balita.

Dari uraian tersebut di atas, maka timbulkan perumusan masalah dari Contoh Skripsi Kesehatan ini sebagai berikut :

Apakah efektivitas pelayanan gizi pada posyandu dan persepsi ibu tentang manfaat gizi dapat mempengaruhi pertumbuhan anak balita?


[1] Presiden Soeharto, UPGK,DepkesRI., 1989. hal. 3

[2] Presiden Soeharto, UPGK,DepkesRI., 1989. hal. 3 contoh skripsi kesehatan masyarakat

[3] Tim Penggerak PKK Pusat, Pedoman pengelola PKK, Tk. Kec., 1986, 93

[4] Winarno Surachmad, Prof..Dr. M.Sc., Dasar-dasar ilmu teknik research, Tarsito, Bandung, 1978, hal. 10

[5] Muhammad Hatta, Drs. Pengantar ke jalan ilmu pengetahuan, PT. Pembangunan, Jakarta, 1970, hal 10. contoh skripsi kesehatan masyarakat

Incoming search terms:
Leave a Reply

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) & BBM:2B7D0DB6

Stat