HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp), 0857.0.1111.632(IM3), email:IDTesis@gmail.com BBM:2B7D0DB6

Analysis Of Variance (Anova)

Analysis of Variance atau biasa disebut ANOVA adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk menguji apakah ada persamaan nilai rata-rata dari satu atau lebih populasi. ANOVA dibedakan menjadi dua yakni One Way ANOVA (analisis ragam 1-arah) dan Two Way ANOVA. Perbedaan kedua jenis analisa tersebut terletak pada faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya nilai rata-rata tersebut.

One Way Analysis Of Variance (One-Way ANOVA)

Analisis ragam 1-arah (one-way anova) biasanya digunakan untuk menguji rata-rata/ pengaruh perlakukan dari suatu percobaan yang menggunakan 1faktor. Dimana 1 faktor tersebut memiliki 3 atau lebih level. Disebut one way atau satu arah karena peneliti dalam penelitiannya hanya berkepentingan dengan 1 faktor saja.

Contoh kasus:

Sebuah sekolah melakukan penelitian untuk mengetahui apakah 2 macam metode pengajaran baru memberikan hasil yang berbeda atau tidak terhadap kemampuan akademik siswa. Untuk mengetahui efektivitas kedua metode, dalam penelitian ini juga diikutsertakan metode standar yang selama ini dipakai di sekolah tersebut sebagai pembanding, sedangkan 2 metode yang baru tersebut adalah metode X dan metode Y.

Sebanyak 15 siswa dipilih secara acak dari sekolah tersebut untuk ikut dalam penelitian ini. Setiap metode diterapkan terhadap 5 orang siswa. Setelah 3 bulan mendapat pelatihan tersebut, kemampuan akademik siswa diukur melalui skor dari sebuah tes. Data hasil penelitian tersebut disajikan berikut:

No. Responden

Metode

Skor

1

Standar

49

2

Standar

60

3

Standar

57

4

Standar

59

5

Standar

55

6

X

71

7

X

60

8

X

65

9

X

59

10

X

69

11

Y

83

12

Y

87

13

Y

89

14

Y

92

15

Y

95

Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka program SPSS
  2. Masukkan variable metode dan skor pada sheet variable view
  3. Masukkan data-data pada tabel tersebut pada sheet data view
  4. Klik Analyze > Compare Means > One-Way ANOVA
  5. Masukkan variabel skor pada kotak dependent list. Dengan klik tanda panah yang terdapat diantara kedua kotak tersebut.
  6. Masukkan variabel metode pada kotak factor, dengan klik tanda panah yang terdapat diantara kedua kotak tersebut.
  7. Klik Post Hoc. Beri tanda centang pada LSD dan Duncan. Klik Continue.
  8. Klik Option. Beri tanda centang pada kotak Descriptive. Klik Continue.
  9. Klik OK, dan secara otomatis akan muncul outputnya. Seperti tabel berikut:

Descriptives

Skor

N

Mean

Std. Deviation

Std. Error

95% Confidence Interval for Mean

Minimum

Maximum

Lower Bound

Upper Bound

standar

5

56.0000

4.35890

1.94936

50.5877

61.4123

49.00

60.00

metode X

5

64.8000

5.31037

2.37487

58.2063

71.3937

59.00

71.00

metode Y

5

89.2000

4.60435

2.05913

83.4829

94.9171

83.00

95.00

Total

15

70.0000

15.19398

3.92307

61.5859

78.4141

49.00

95.00

Berdasarkan output tabel descriptives dapat kita ketahui jumlah responden, rata-rata, standar deviasi, standar error, nilai minimum dan maximum untuk setiap metode pembelajaran yang digunakan.

ANOVA

Skor

Sum of Squares

df

Mean Square

F

Sig.

Between Groups

2958.400

2

1479.200

64.877

.000

Within Groups

273.600

12

22.800

Total

3232.000

14

Berdasarkan output tabel anova dapat kita ketahui bahwa ketiga metode (standar, metode X dan metode Y) memiliki nilai rata-rata yang berbeda nyata. Hal ini dapat diketahui dengan melihat nilai sig, yang jauh lebih kecil daripada nilai ? = 0.05 yang digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa efektivitas ketiga metode pembelajaran tersebut berbeda nyata.

Tags: , ,
Leave a Reply

Current ye@r *

Alamat :

Jl Veteran Gang Satria UH II / 1060 Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta (Belakang Pegadaian Syariah Jln Veteran)

HP AS : 0852.2588.7747 

HP IM3 : 0857.0.1111.632

Stat